Korban Ungkap Kerugian yang Dialami Pasca Kebakaran, Berharap Mendapat Respon Pemda Manggarai Barat

- Editor

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban Ungkap Kerugian yang Dialami Pasca Kebakaran, Berharap Mendapat Respon Pemda Manggarai Barat

Korban Ungkap Kerugian yang Dialami Pasca Kebakaran, Berharap Mendapat Respon Pemda Manggarai Barat

METRO NTT — Harapan dan kebahagiaan dari salah seorang korban pupus setelah rumah miliknya terbakar bersamaan dengan uang modal usaha bernilai puluhan juta rupiah dan perabot lainnya hanya menyisahkan puing-puing gosong dalam peristiwa yang terjadi di belakang Pasar Wae Kesambi, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat pada Jumat 5/12/2025 sekitar pkl. 13.30 Wita.

Hal ini diungkapkan oleh Aleksius Bon (57) seorang pedagang yang berasal dari kecamatan Masang pacar, Desa Compang Dusun Dangka kepada MTRO NTT Selasa (17/12/2025) sore

Korban yang kerap disapa Aleks itu mengungkapkan total kerugian yang dialaminya pasca terbakarnya rumah miliknya dan sejumlah unit rumah milik para pedagang di Pasar Wae kesambi dengan tingkat kerugian yang variatif untuk masing-masing pemilik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Uang puluhan juta Rupiah yang merupakan modal usahanya ludes termakan si jago merah akhirnya hanya tinggal puing-puing yang ditatapnya dengan wajah sedih dan linangan air mata.

Baca Juga:  Kontroversi Kadis Parekrafbud: Verifikasi Media Dipersoalkan, Kini Dilaporkan atas Dugaan Ancaman

Saat ditanyai soal besaran kerugian yang dialaminya ia pun hanya menjawab dengan nada lembut penuh pasrah mengatakan bahwa uang 50 juta Rupiah dan uang arisan dari anaknya ludes dalam bencana itu.

“Saya mengalami kerugian yang luar biasa. Saya tidak tahu bagaimana kerugian yang dialami oleh orang lain. Saya punya uang yang terbakar berjumlah Rp. 50.000.000, Kopi dua karung dengan nilai uang Rp. 5000.000, Kulkas satu buah, Handphone satu buah dan semua pakayan termasuk milik anak saya yang sekolah di SMIP. Trus uang arisan anak saya Rp.20.000.000 belum diserahkan kepada orang yang kena tiba-tiba terjadi musibah,” tutur pedagang itu saat ditemui wartawan.

Dalam ketidakberdayaan ini ia hanya bisa melimpahkan kepercayaan kepada keluarganya untuk melaporkan kerugian yang dialaminya pasca kejadian itu.

“Ada keluarga saya kemarin yang laporkan kejadian itu kepada pemerintah. Waktu kejadian itu saya tidak ada di sini. Bagaimana urusan selanjutnya keluarga saya dengan pemerintah terkait kejadian itu saya tidak tahu karena begitu rumah saya terbakar pada hari minggu saya langsung ke kampung. Hari Senin tanggal 7/12 mereka datang survei lalu bertemu dengan keluarga saya yang sudah dipercayakan untuk memyampaiakan kejadia yang saya alami ini kepada Pemerintah. Saya tidak tahu lagi bagaimana urusan selanjutnya dengan pihak Pemerintah,” pungkas Aleks dengan wajah terlihat sedih.

Baca Juga:  SPB KM Putri Sakinah Disorot, Agen Kapal hingga BMKG Buka Penjelasan

“Rumah yang terbakar kemarin berukuran 6×7 dan anggota keluarga yang tinggal di dalamnya berjumlah 7 orang. Saya tinggal di rumah itu sejak tahun 2018 dan tugas saya sehari-hari jual di pasar,” tambahnya.

Meskipun Aleks tidak menyebutkan secara jelas penyebab kejadian itu namun ia mengatakan bahwa api itu diketahuinya bersumber dari pemilik yang berasal dari Makasar.

“Api itu awalnya bersumber dari rumahnya orang. Dia berasal dari Makasar, sering kami panggil Daeng. Soal penyebab terjadinya kebakaran itu saya tidak tahu. tetapi menurut kata orang terjadi karena koslet. Rumah yang terbakar kemarin berjumlah 12 buah, semua pemilik rumah itu adalah pedagang di pasar. Sedangkan kerugian yang dialami oleh teman lain yang saya tahu yaitu 1 unit mobil dan tiga unit motor juga sejumlah kulkas dari pedagang es batu,” terang Aleks.

Baca Juga:  Pernyataan Bupati Edi soal Status Lingko Merot Dinilai Melampaui Wewenang, Ada Apa di Baliknya?

Menghadapi situasi itu, Aleks tidak bisa lagi berbuat apa-apa dan dia pun hanya bisa berterimakasih bila mendapat respon dari Pemerintah Daerah Manggarai Barat melalui Dinas terkait.

“Saya berharap kalau memang pemerintah perihatin untuk kami masyarakat yang korban ya tidak lain hanya mengucapkan terimakasih banyak. Kami sangat berterimakasih kalau ada sumbangan dari Pemerintah. Kami sekeluarga sangat sedih sekali dengan adanya kejadian ini karena hilang mata pencaharian dan tempat perlindungan juga,” ucapnya penuh harap.

Dalam rangka mengetahui tanggapan darurat dari pemerintah atas upaya korban pasca kejadian ini, awak media berusaha mengkonfirmasi Kepala Dinas Sosial melalui pesan whatsap pada Selasa 16/12/2025

Pesan tersebut sudah tersampaikan dan sudah terbaca namun hingga berita ini diturunkan, pihaknya belum merespon konfirmasi awak media.

Penulis : Fendy

Editor : Redaksi

Berita Terkait

UPTD SPAM Manggarai Timur Gandeng BRI, Permudah Pembayaran Air hingga ke Pelosok
Peduli Pendidikan di Sumba Timur, Wakapolda NTT Salurkan Bantuan untuk Siswa dan Perbaikan Sekolah
Katekese Berbuah Aksi Nyata, Umat KBG St. Fransiskus Topok Serahkan Donasi untuk Lansia di Ponggeok
Pasca-Lebaran, Sat Lantas Polres Manggarai Intensifkan Patroli KRYD di Ruteng
Lapangan Mapolda NTT Dipadati Jamaah, Kapolda Sampaikan Ucapan Idul Fitri dan Apresiasi
Momentum Lebaran Penuh Makna, Kapolres Manggarai Tunjukkan Kasih Tanpa Batas
Merawat Harmoni di Hari Raya: Silaturahmi Gubernur NTT dan Makna di Baliknya
Gagasan Penguatan Identitas Ruteng Mengemuka, Usung Konsep Kota Sejuk dan Inklusif

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 00:20

UPTD SPAM Manggarai Timur Gandeng BRI, Permudah Pembayaran Air hingga ke Pelosok

Jumat, 27 Maret 2026 - 05:58

Peduli Pendidikan di Sumba Timur, Wakapolda NTT Salurkan Bantuan untuk Siswa dan Perbaikan Sekolah

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:10

Katekese Berbuah Aksi Nyata, Umat KBG St. Fransiskus Topok Serahkan Donasi untuk Lansia di Ponggeok

Selasa, 24 Maret 2026 - 03:02

Pasca-Lebaran, Sat Lantas Polres Manggarai Intensifkan Patroli KRYD di Ruteng

Senin, 23 Maret 2026 - 04:36

Lapangan Mapolda NTT Dipadati Jamaah, Kapolda Sampaikan Ucapan Idul Fitri dan Apresiasi

Berita Terbaru