Transformasi Desa Pinggang: Gabriel Esong Tawarkan Penguatan BUMDes dan Pemberdayaan Warga

- Editor

Jumat, 27 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gabriel mengusung tagline “Integritas Muda Siap Mengabdi” sebagai landasan utama dalam kontestasi Pilkades. Ia menempatkan penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai strategi utama dalam mendorong kemandirian ekonomi desa.

Gabriel mengusung tagline “Integritas Muda Siap Mengabdi” sebagai landasan utama dalam kontestasi Pilkades. Ia menempatkan penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai strategi utama dalam mendorong kemandirian ekonomi desa.

METRO NTT – Sebanyak 44 desa di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 2026. Salah satu desa yang ikut serta adalah Desa Pinggang, Kecamatan Cibal. Dari desa ini, muncul figur muda Gabriel Esong yang menyatakan siap maju dengan membawa gagasan transformasi desa berbasis ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.

Gabriel mengusung tagline “Integritas Muda Siap Mengabdi” sebagai landasan utama dalam kontestasi Pilkades. Ia menempatkan penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai strategi utama dalam mendorong kemandirian ekonomi desa.

“Optimalisasi BUMDes menjadi kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Desa Pinggang punya potensi besar di sektor pertanian, peternakan, hingga kerajinan tenun yang perlu dikelola secara kolektif dan profesional,” kata Gabriel saat ditemui, Jumat (27/3/2026).

Menurutnya, pengelolaan potensi desa tidak cukup hanya mengandalkan produksi, tetapi juga harus diperkuat dengan sistem manajemen dan akses pasar yang jelas agar memiliki daya saing lebih luas.

Selain itu, Gabriel juga menyoroti pentingnya pemberdayaan masyarakat secara inklusif. Ia berencana mendorong pembentukan Kelompok Wanita Tenun sebagai salah satu unit usaha unggulan desa.

“Pemberdayaan bukan hanya soal bantuan modal, tetapi bagaimana ada pendampingan berkelanjutan dan kepastian pasar. Produk lokal harus punya nilai tambah agar bisa meningkatkan ekonomi pengrajin dan petani,” ujarnya.

Baca Juga:  Nelayan di Boleng Pawai Ketinting Jemput Rombongan Mario Pranda

Di sisi lain, Gabriel menekankan pentingnya transparansi dalam tata kelola pemerintahan desa. Latar belakangnya sebagai aktivis, menurut dia, membentuk komitmen kuat terhadap akuntabilitas publik.

“Setiap kebijakan dan penggunaan anggaran harus terbuka. Masyarakat berhak tahu dan mengawasi. Ini penting agar Dana Desa benar-benar tepat sasaran,” tegasnya.

Tak hanya fokus pada ekonomi, Gabriel juga menaruh perhatian pada pengembangan sumber daya manusia, khususnya generasi muda. Ia menilai peningkatan literasi dan kapasitas SDM menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.

Gabriel Esong lahir di Kampung Pinggang pada 21 Juli 1998. Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di wilayah Cibal sebelum melanjutkan studi di Universitas Andi Djemma Palopo.

Baca Juga:  Kemenangan Petahana di Pilkada Karena Modal Namun Tidak Jadi Jaminan

Selama masa kuliah, ia aktif di berbagai organisasi, di antaranya pernah menjabat sebagai Ketua Persatuan Mahasiswa NTT (PERMAS-NTT) Palopo, Ketua Presidium PMKRI Cabang Palopo, hingga kini terlibat dalam kegiatan gereja sebagai Ketua Dewan Stasi Pinggang.

Menurut Gabriel, pengalaman organisasi menjadi bekal penting dalam membangun kepemimpinan yang berintegritas.

“Pengabdian sejati adalah kembali ke kampung halaman untuk membangun desa,” ujarnya.

Pilkades 2026 di Desa Pinggang menjadi salah satu momentum penting bagi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan ke depan. Kehadiran figur muda seperti Gabriel dinilai membawa warna baru, terutama dalam mendorong kemandirian desa berbasis potensi lokal.

Penulis : Agustinus Ardi

Editor : Reims Nahal

Berita Terkait

Penetapan Calon dan Pengundian Nomor Urut Pilkades Golo Langkok Berjalan Lancar, Rikardus Ngaca Ajak Warga Wujudkan Politik Riang Gembira
Gabriel Kas Dapat Nomor Urut 1 di Pilkades Golo Watu, Sampaikan Pesan Persatuan dan Komitmen Bangun Desa
Rikardus Ngaca Maju Pilkades Golo Langkok 2026, Tawarkan Visi Desa Inovatif dan Tata Kelola Transparan
Resmi Daftar Calon Kepala Desa Golo Watu, Gabriel Kas Tepis Isu Miring dan Paparkan Visi Desa Mandiri Sejahtera
Anggota BPD PAW Desa Ponto Ara Dilantik, Camat Lembor Ingatkan Amanah dan Fungsi Pengawasan
Perkuat Sinergi Demokrasi, Bawaslu Bali Teken PKS dengan IARMI
Bawaslu Bali Luncurkan Program Peningkatan Kapasitas SDM Pengawas
Jabatan Carles Sebagai Ketua DPD PSI Mabar Mendapat Kecaman dari Sejumlah Kader

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:38

Penetapan Calon dan Pengundian Nomor Urut Pilkades Golo Langkok Berjalan Lancar, Rikardus Ngaca Ajak Warga Wujudkan Politik Riang Gembira

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:32

Gabriel Kas Dapat Nomor Urut 1 di Pilkades Golo Watu, Sampaikan Pesan Persatuan dan Komitmen Bangun Desa

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:21

Rikardus Ngaca Maju Pilkades Golo Langkok 2026, Tawarkan Visi Desa Inovatif dan Tata Kelola Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:57

Resmi Daftar Calon Kepala Desa Golo Watu, Gabriel Kas Tepis Isu Miring dan Paparkan Visi Desa Mandiri Sejahtera

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:02

Transformasi Desa Pinggang: Gabriel Esong Tawarkan Penguatan BUMDes dan Pemberdayaan Warga

Berita Terbaru