METRO NTT — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Bali menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) Bali untuk memperkuat pengawasan partisipatif Pemilu. Penandatanganan kerja sama itu berlangsung di Denpasar dan dihadiri pimpinan Bawaslu Bali serta jajaran pengurus IARMI.
Kerja sama ini menjadi tindak lanjut dari komunikasi dan koordinasi yang telah dilakukan kedua lembaga sebelumnya. PKS tersebut dimaksudkan sebagai fondasi sinergi kelembagaan dalam menjaga kualitas demokrasi, terutama pada aspek pengawasan Pemilu yang melibatkan partisipasi masyarakat.
Ketua IARMI Bali menyatakan bahwa organisasi yang dipimpinnya berkomitmen untuk tidak sekadar hadir secara simbolik. Menurut dia, kerja organisasi harus dikelola dengan prioritas yang jelas dan diwujudkan melalui kontribusi nyata. Ia juga mengapresiasi kepercayaan Bawaslu Bali yang menjadikan IARMI sebagai mitra strategis dalam pengawasan Pemilu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Bawaslu Provinsi Bali, I Putu Agus Tirta Suguna, mengatakan pengawasan Pemilu tidak bisa hanya dibebankan kepada Bawaslu. Ia menilai keterlibatan masyarakat merupakan prasyarat penting agar demokrasi berjalan jujur dan berintegritas.
“Pengawasan Pemilu tidak dapat dilakukan oleh Bawaslu sendiri. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga proses demokrasi tetap jujur dan berintegritas,” kata Suguna melalui pesan WhatsApp, Selasa.
Melalui kerja sama dengan IARMI, Suguna berharap lahir pengawas-pengawas partisipatif yang bergerak atas dasar kesadaran, integritas, dan semangat pengabdian. Ia mengibaratkan pengawasan Pemilu sebagai api kecil yang harus dijaga bersama agar tidak padam di tengah angin kepentingan.
Suguna juga menekankan pentingnya profesionalitas dalam setiap tugas pengawasan. Menurut dia, sikap profesional menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik terhadap Bawaslu dan seluruh proses Pemilu.
“Kami menegaskan pentingnya profesionalitas dalam setiap tugas pengawasan Pemilu, agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga dan setiap langkah Bawaslu menjadi teladan bagi partisipasi demokrasi,” ujarnya.
Perwakilan Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional IARMI turut menyampaikan terima kasih atas kerja sama tersebut. Ia berharap kemitraan antara IARMI dan Bawaslu Bali tidak berhenti pada penandatanganan PKS, tetapi berlanjut dalam kerja-kerja konkret yang memberi manfaat nyata bagi penguatan pengawasan Pemilu ke depan.
Sinergi antara lembaga negara dan kekuatan masyarakat sipil ini diharapkan menjadi pilar yang kokoh bagi demokrasi yang semakin matang dan terpercaya di Bali.
Penulis : Risaldus Pan
Editor : Ricky






