Kisah Remaja Cantik di Labuan Bajo, Kecantol Om Sopir Lalu Digoyang di Pantai Pede

- Editor

Senin, 28 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kisah tragis ini bermula dari perkenalan di dunia maya. RM yang berprofesi sebagai sopir mulai merayu korban hingga akhirnya mereka sepakat untuk bertemu. (Gambar: Ilustrasi)

Kisah tragis ini bermula dari perkenalan di dunia maya. RM yang berprofesi sebagai sopir mulai merayu korban hingga akhirnya mereka sepakat untuk bertemu. (Gambar: Ilustrasi)

METRO NTT — Niat hati hanya sekadar jalan-jalan, seorang gadis berusia 18 tahun justru harus mengalami mimpi buruk di Pantai Pede, Labuan Bajo, Manggarai Barat. Seorang pria berinisial RM (37), yang baru dikenalnya lewat media sosial, berubah menjadi sosok predator yang mencabuli korban dengan paksa di malam hari, Senin (21/7/2025).

Kisah tragis ini bermula dari perkenalan di dunia maya. RM yang berprofesi sebagai sopir mulai merayu korban hingga akhirnya mereka sepakat untuk bertemu. Meski sempat menolak ajakan untuk jalan-jalan, korban akhirnya luluh setelah didatangi langsung oleh RM di pintu keluar Bandara Internasional Komodo sekitar pukul 20.30 Wita. Kala itu, korban baru saja pulang kerja dan ditemani oleh seorang temannya.

Baca Juga:  Heboh! Dua Anggota DPRD Kupang Hajar Pejabat Sekretariat Gara-Gara Anggaran Dinas? Ini Kronologinya!

Karena RM terus membujuk dengan nada sedikit memaksa, korban pun menyanggupi dengan syarat: hanya jalan-jalan saja. RM kemudian mengantar pulang teman korban terlebih dahulu, sebelum membawa korban dengan mobil Innova Reborn menuju Pantai Pede.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, suasana berubah drastis saat mereka tiba di lokasi sekitar pukul 21.10 Wita. Bukannya menikmati malam, RM justru menunjukkan sikap agresif. Dalam ketakutan, korban berusaha menolak, bahkan berteriak minta tolong. Tapi semua sia-sia. Di tempat yang seharusnya menjadi ruang publik yang aman, gadis muda itu menjadi korban tindakan tak senonoh.

Pelaku memaksa korban hingga akhirnya melakukan perbuatan cabul di bawah tekanan dan ketakutan. Sekitar pukul 22.00 Wita, RM mengantar korban pulang, lalu meninggalkannya begitu saja di depan gang rumah. Korban yang masih terguncang ditemukan warga, dan dengan penuh keberanian, ia melaporkan kejadian itu ke Polres Manggarai Barat.

Respons cepat ditunjukkan oleh aparat kepolisian. Tim Resmob Komodo Satreskrim Polres Manggarai Barat langsung bergerak, dan hanya dua jam kemudian — tepat pukul 22.50 Wita — RM berhasil ditangkap di rumahnya di Kompleks BTN, Kelurahan Labuan Bajo.

Baca Juga:  Wah, Tak Tahan Hasrat, Remaja di NTT Nekat Cabuli Ibu Muda yang Sedang Tidur Pulas

“Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan kini ditahan di rumah tahanan Polres,” tegas Kasat Reskrim Polres Mabar, AKP Lufthi Darmawan Aditya.

Menurutnya, penyidik telah memeriksa empat saksi dan menyita sejumlah barang bukti, termasuk pakaian korban dan pelaku, hasil visum, serta mobil yang digunakan saat kejadian.

“Unit PPA saat ini sedang menyusun berkas perkara untuk diserahkan ke Kejaksaan Negeri Manggarai Barat. Kami akan kawal hingga tuntas demi keadilan korban,” tambah perwira lulusan Akpol 2015 tersebut.

Baca Juga:  Heboh! Ibu dan Anak Kandung Nekat Bikin Video Mesum demi Cuan dari Medsos – Polisi Gerak Cepat Tetapkan Tersangka!

RM kini dijerat dengan Pasal 289 KUHP tentang perbuatan cabul dengan kekerasan atau ancaman kekerasan. Ancaman hukumannya tak main-main — hingga sembilan tahun penjara.

Kisah ini menjadi pengingat bahwa perkenalan di dunia maya tak selalu berakhir manis. Di balik rayuan sopan, bisa saja tersembunyi niat jahat yang menunggu untuk memangsa. Warga diimbau untuk lebih waspada, terlebih saat harus bertemu dengan orang asing, apalagi di tempat sepi dan malam hari.

Pantai boleh indah, tapi malam itu berubah menjadi gelap untuk seorang gadis muda yang hanya ingin menikmati jalan-jalan.

Berita Terkait

Perempuan Asal Malang Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Kupang, Baru Dua Hari Keluar dari Rumah Sakit
Antisipasi Laka Lantas dan Balap Liar, Satlantas Polres Manggarai Gelar Patroli Malam
Jejak Perdagangan Komodo hingga Thailand: Kolaborasi Polisi Bongkar Jaringan dari Manggarai Timur
SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum
Pria di Manggarai Ditangkap Usai Bobol Kios, Gasak Kain Songke hingga 200 Kg Kacang, Kerugian Rp18 Juta
ASTAGA! Siswa SMA di Ruteng Sudah Jadi Ayah, Sekolah Masih ‘Menunggu Undangan’
Guru Honorer di Manggarai Barat Ditangkap Usai Curi Motor Pelajar di Ruteng
Sengketa Tanah Ulayat Nyaris Picu Bentrokan, Kapolres Manggarai Datang Langsung, Warga Akhirnya Mundur

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 05:08

Perempuan Asal Malang Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Kupang, Baru Dua Hari Keluar dari Rumah Sakit

Rabu, 22 April 2026 - 02:05

Antisipasi Laka Lantas dan Balap Liar, Satlantas Polres Manggarai Gelar Patroli Malam

Rabu, 8 April 2026 - 13:38

Jejak Perdagangan Komodo hingga Thailand: Kolaborasi Polisi Bongkar Jaringan dari Manggarai Timur

Minggu, 29 Maret 2026 - 03:58

SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum

Kamis, 26 Maret 2026 - 03:36

Pria di Manggarai Ditangkap Usai Bobol Kios, Gasak Kain Songke hingga 200 Kg Kacang, Kerugian Rp18 Juta

Berita Terbaru