Usai Pesta Adat Wagal, Dua Warga Cireng Jadi Korban Pengeroyokan di Rawuk Ndoso

- Editor

Rabu, 24 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Usai Pesta Adat Wagal, Dua Warga Cireng Jadi Korban Pengeroyokan di Rawuk Ndoso

Usai Pesta Adat Wagal, Dua Warga Cireng Jadi Korban Pengeroyokan di Rawuk Ndoso

METRO NTT — Dua warga asal Cireng, Kecamatan Satar Mese Utara, Kabupaten Manggarai, menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh sekelompok pemuda usai pesta adat Wagal di Rawuk Ndoso, Desa Ndoso, Kecamatan Ndoso, Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 01.00 Wita.

Kedua korban masing-masing bernama Bonifasius Harum dan Kosmas Hadun. Akibat kejadian tersebut, keduanya mengalami luka di bagian kepala dan sejumlah memar di tubuh.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari warga setempat, insiden terjadi setelah seluruh rangkaian ritual adat Wagal selesai dilaksanakan dan masyarakat memasuki acara bebas. Situasi yang sebelumnya berlangsung aman dan kondusif berubah menjadi ricuh setelah diduga terjadi perselisihan di tengah keramaian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bonifasius Harum disebut menjadi sasaran serangan mendadak oleh sekelompok pemuda yang diduga berasal dari lingkungan sekitar Rawuk Ndoso. Karena jumlah pelaku lebih banyak dan serangan terjadi secara tiba-tiba, korban tidak sempat menghindar maupun memberikan perlawanan.

Saat ayah korban berusaha melerai keributan tersebut, ia juga diduga dilempari batu hingga mengenai bagian kepala.

Akibat pengeroyokan itu, Bonifasius Harum mengalami luka robek pada bagian dahi dan kepala serta memar di beberapa bagian tubuh. Sementara Kosmas Hadun mengalami luka memar dan lecet di bagian kepala.

Baca Juga:  Kronologi Seorang Ibu di Manggarai Barat Lompat ke Jurang hingga Tewas

Kedua korban kemudian mendapat pertolongan dari warga yang masih berada di lokasi kejadian sebelum mendapatkan perawatan awal dari pihak keluarga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait peristiwa tersebut. Belum diketahui secara pasti penyebab perselisihan yang berujung pada aksi pengeroyokan maupun jumlah pelaku yang terlibat.

Baca Juga:  PSSI Gelar Grassroots Football Festival di Labuan Bajo: Saatnya NTT Menyumbang Pemain Timnas

Informasi mengenai laporan resmi dari keluarga korban kepada pihak kepolisian juga masih belum diperoleh.

Keluarga korban dan masyarakat setempat berharap aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta motif di balik kejadian tersebut. Warga menilai insiden itu sangat disayangkan karena pesta adat Wagal sejatinya merupakan momentum mempererat persaudaraan dan kebersamaan antarwarga.

Kasus ini masih menunggu penjelasan resmi dari pihak berwenang. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah ada keterangan resmi dari kepolisian maupun pihak terkait lainnya.

Penulis : Fransiskus Econ

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Perempuan Asal Malang Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Kupang, Baru Dua Hari Keluar dari Rumah Sakit
Antisipasi Laka Lantas dan Balap Liar, Satlantas Polres Manggarai Gelar Patroli Malam
Jejak Perdagangan Komodo hingga Thailand: Kolaborasi Polisi Bongkar Jaringan dari Manggarai Timur
SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum
Pria di Manggarai Ditangkap Usai Bobol Kios, Gasak Kain Songke hingga 200 Kg Kacang, Kerugian Rp18 Juta
ASTAGA! Siswa SMA di Ruteng Sudah Jadi Ayah, Sekolah Masih ‘Menunggu Undangan’
Guru Honorer di Manggarai Barat Ditangkap Usai Curi Motor Pelajar di Ruteng
Sengketa Tanah Ulayat Nyaris Picu Bentrokan, Kapolres Manggarai Datang Langsung, Warga Akhirnya Mundur

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:09

Usai Pesta Adat Wagal, Dua Warga Cireng Jadi Korban Pengeroyokan di Rawuk Ndoso

Jumat, 29 Mei 2026 - 05:08

Perempuan Asal Malang Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Kupang, Baru Dua Hari Keluar dari Rumah Sakit

Rabu, 22 April 2026 - 02:05

Antisipasi Laka Lantas dan Balap Liar, Satlantas Polres Manggarai Gelar Patroli Malam

Rabu, 8 April 2026 - 13:38

Jejak Perdagangan Komodo hingga Thailand: Kolaborasi Polisi Bongkar Jaringan dari Manggarai Timur

Minggu, 29 Maret 2026 - 03:58

SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum

Berita Terbaru