Kronologi Seorang Ibu di Manggarai Barat Lompat ke Jurang hingga Tewas

- Editor

Senin, 7 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kronologi Seorang Ibu di Manggarai Barat Lompat ke Jurang hingga Tewas

Kronologi Seorang Ibu di Manggarai Barat Lompat ke Jurang hingga Tewas

METRO NTT — Minggu pagi (6/7/2025), suasana tenang Kampung Suka Kiong, Desa Suka Kiong, Kecamatan Kuwus, Manggarai Barat, mendadak berubah menjadi duka mendalam. Seorang perempuan paruh baya, berinisial FN (58), nekat mengakhiri hidup dengan cara tragis—melompat ke jurang sedalam 12 meter di Wae Keling, tepat dari atas jembatan kecil yang biasa dilintasi warga.

Tragedi memilukan ini disaksikan langsung oleh dua anak, OA (16) dan IH (12), yang saat itu kebetulan melintas. Mereka tak pernah menyangka, langkah kecil mereka menuju kebun akan berubah menjadi saksi bisu dari akhir kehidupan seseorang.

FN berdiri di tepi jembatan. Tatapannya kosong, mengarah lurus ke dalam jurang. Tak ada kata, tak ada air mata. Hanya keheningan yang menggantung di udara. Ketika OA dan IH menyadari niat FN, mereka langsung berteriak histeris, memohon agar perempuan itu mengurungkan niatnya. Tapi semuanya sudah terlambat. Dalam hitungan detik, tubuh FN melayang dan menghilang ditelan kedalaman jurang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa detik kemudian, terdengar jeritan memilukan dari dasar jurang—jeritan terakhir FN sebelum senyap untuk selamanya. Jeritan itu masih menghantui telinga dua anak kecil yang kini harus memikul trauma yang tak seharusnya mereka alami.

OA dan IH lari sekencang mungkin kembali ke kampung, napas mereka tersengal, wajah pucat diselimuti ketakutan. Warga langsung bergegas ke lokasi. Tapi yang mereka temukan hanya tubuh FN yang sudah tak bernyawa. Tubuhnya terkapar dengan luka parah di bagian leher, diduga akibat benturan keras saat terhempas ke bebatuan dasar jurang.

Kapolsek Kuwus, Polres Manggarai Barat, Ipda Arsilinus Lentar, membenarkan insiden tragis itu. “Korban mengalami patah pada bagian leher. Dugaan awal adalah murni bunuh diri. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (7/7/2025).

Baca Juga:  Anggota BPD Ponto Ara Dua Tahun Tanpa SK, Bupati Manggarai Barat Diduga Tahan Penerbitan

Keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan memutuskan untuk tidak menempuh jalur hukum. Tak ada surat wasiat, tak ada penjelasan—hanya keheningan yang ditinggalkan FN.

Baca Juga:  Tokoh Muda Labuan Bajo Dorong Pelibatan Tokoh Adat dalam Pencarian Korban KM Putri Sakinah

Dikenal sebagai pekerja keras yang hidup sebatang kara, FN selama ini menggantungkan hidup dari pekerjaan serabutan. Ia kerap terlihat membersihkan kebun dan sawah milik warga. Pendiam, rajin, dan tak pernah mengeluh. Tapi ternyata, di balik diamnya, ada luka yang tak tampak.

Tragedi ini kembali membuka mata banyak orang: bahwa di balik senyum dan kerja keras, bisa tersimpan kesepian yang mematikan. FN memilih jalan sunyi—diam-diam mempersiapkan perpisahannya dari dunia, di depan dua saksi kecil yang tak akan pernah melupakan detik-detik mengerikan itu.

Jika kamu atau orang terdekatmu mengalami beban psikologis, jangan pendam sendiri. Segera cari bantuan. Bicaralah. Karena hidupmu berarti.

Berita Terkait

Mario Pranda Surati Uskup Labuan Bajo, Singgung Ratusan Pegawai Jadi Korban Mutasi
Tak Perlu Antre, Bayar Pajak Kendaraan di NTT Kini Bisa Digital Lewat PRO NTT
6 Calon Jemaah Haji asal Kecamatan Lembor Resmi Dilepas, Camat: Pergi 6 Orang, Pulang Harus 6 Orang
Jalan Welu–Wuas Rusak Parah, Warga Minta Pemda Matim Segera Perbaiki di 2026
Pinjam 100 Miliar di Bank NTT, Bupati Agas:Pinjaman ini Fokus Untuk Infrastruktur Jalan Hotmix, Lapen, Air Minum Bersih dan 75 Rumah Layak Huni
Satlantas Polres Manggarai Gelar Police Goes To School di SMKN 1 Wae Ri’i, Edukasi Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini
Mutasi dan Promosi Pejabat Lingkup Pemkab Manggarai Digelar Bertahap
Antisipasi Laka Lantas dan Balap Liar, Satlantas Polres Manggarai Gelar Patroli Malam

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:30

Mario Pranda Surati Uskup Labuan Bajo, Singgung Ratusan Pegawai Jadi Korban Mutasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:11

Tak Perlu Antre, Bayar Pajak Kendaraan di NTT Kini Bisa Digital Lewat PRO NTT

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:05

6 Calon Jemaah Haji asal Kecamatan Lembor Resmi Dilepas, Camat: Pergi 6 Orang, Pulang Harus 6 Orang

Jumat, 24 April 2026 - 11:00

Jalan Welu–Wuas Rusak Parah, Warga Minta Pemda Matim Segera Perbaiki di 2026

Jumat, 24 April 2026 - 10:53

Pinjam 100 Miliar di Bank NTT, Bupati Agas:Pinjaman ini Fokus Untuk Infrastruktur Jalan Hotmix, Lapen, Air Minum Bersih dan 75 Rumah Layak Huni

Berita Terbaru