Merawat Harmoni di Hari Raya: Silaturahmi Gubernur NTT dan Makna di Baliknya

- Editor

Minggu, 22 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

METRO NTT — Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, untuk merajut kembali simpul-simpul kebersamaan antar pemangku kepentingan di daerah. Pada Sabtu, 21 Maret 2026, ia melakukan kunjungan silaturahmi ke sejumlah pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi NTT.

Kunjungan yang berlangsung sejak pagi hingga menjelang siang itu tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Di tengah suasana lebaran yang identik dengan saling memaafkan, pertemuan lintas institusi ini menghadirkan ruang dialog yang lebih cair—jauh dari protokoler kaku—namun sarat makna strategis.

Baca Juga:  Hari ke-10 Pencarian, Satu Jenazah Diduga WNA Spanyol Korban KM Putri Sakinah Ditemukan di Padar

Sejumlah tokoh yang disambangi antara lain Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi NTT H. Muhammad S. Wongso, Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Hendro Cahyono, Komandan Lanud El Tari Marsma TNI Somad, Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, hingga anggota DPRD Provinsi NTT H. Mohammad Ansor. Kehadiran Gubernur di kediaman para pimpinan lembaga ini mencerminkan upaya menjaga komunikasi lintas sektor tetap terbuka dan hangat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangannya, Melki menekankan bahwa Idul Fitri tidak hanya dimaknai sebagai perayaan keagamaan, melainkan juga sebagai titik refleksi bersama. “Semangat saling memaafkan dan membangun kembali kepercayaan menjadi penting dalam menjaga hubungan kerja antar lembaga,” ujarnya.

Baca Juga:  52 Desa Persiapan di Kabupaten Manggarai Jalani Verifikasi Faktual, Golo Wangko Optimis Menuju Desa Definitif

Pernyataan tersebut menggarisbawahi satu hal: koordinasi pemerintahan tidak semata dibangun di ruang rapat formal, tetapi juga melalui pendekatan kultural dan emosional. Tradisi silaturahmi, dalam konteks ini, menjadi instrumen sosial yang efektif untuk memperkuat kohesi antar pemimpin daerah.

Lebih jauh, Melki berharap silaturahmi ini dapat memperkokoh sinergi antara Pemerintah Provinsi NTT dan Forkopimda. Ia menilai kolaborasi yang solid menjadi prasyarat utama dalam menjaga stabilitas keamanan daerah sekaligus mendorong percepatan pembangunan.

Baca Juga:  Maut di Tikungan Wae Nengke, Lembor! Fortuner Terjun Bebas, Istri Tewas di Tempat, Suami Selamat

Dalam beberapa tahun terakhir, tantangan pembangunan di NTT memang tidak ringan. Isu ketimpangan wilayah, akses infrastruktur, hingga penguatan sektor ekonomi lokal membutuhkan kerja lintas sektor yang terkoordinasi. Karena itu, relasi yang harmonis antar institusi menjadi modal sosial yang tak kalah penting dibandingkan kebijakan teknokratis.

Silaturahmi Idul Fitri yang dilakukan Gubernur NTT ini, pada akhirnya, memperlihatkan wajah lain dari praktik pemerintahan: bahwa di balik agenda formal dan target pembangunan, terdapat kebutuhan mendasar untuk menjaga hubungan antarmanusia. Di sanalah, kepercayaan dibangun—dan dari kepercayaan itu pula, kerja bersama menemukan pijakannya.

Penulis : Agustinus Ardi

Editor : Reims Nahal

Berita Terkait

Dampak Gempa, Puskesmas Wae Nakeng Alami Keretakan dan Pelayanan Dipindahkan ke Gedung Lama
KBM Tatap Muka di Manggarai Raya Dihentikan Sementara Pascagempa Flores
Kehadiran Dandim Manggarai Barat Berbuah Solusi, Upah Buruh Proyek KDMP Pong Majok Akhirnya Dibayarkan, Pekerja: Kami Akhirnya Bisa Bernapas Lega
Berkat Pendampingan Kodim Manggarai Barat, Pembayaran Upah Buruh Proyek KDMP di Desa Liang Sola Akhirnya Terealisasi
Proyek Fisik KDMP Hampir Rampung Tahap Satu, Upah Buruh di Desa Liang Sola Belum Dibayar
52 Desa Persiapan di Kabupaten Manggarai Jalani Verifikasi Faktual, Golo Wangko Optimis Menuju Desa Definitif
Mario Pranda Surati Uskup Labuan Bajo, Singgung Ratusan Pegawai Jadi Korban Mutasi
Tak Perlu Antre, Bayar Pajak Kendaraan di NTT Kini Bisa Digital Lewat PRO NTT

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:30

Dampak Gempa, Puskesmas Wae Nakeng Alami Keretakan dan Pelayanan Dipindahkan ke Gedung Lama

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:25

KBM Tatap Muka di Manggarai Raya Dihentikan Sementara Pascagempa Flores

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:32

Berkat Pendampingan Kodim Manggarai Barat, Pembayaran Upah Buruh Proyek KDMP di Desa Liang Sola Akhirnya Terealisasi

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:30

Proyek Fisik KDMP Hampir Rampung Tahap Satu, Upah Buruh di Desa Liang Sola Belum Dibayar

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:02

52 Desa Persiapan di Kabupaten Manggarai Jalani Verifikasi Faktual, Golo Wangko Optimis Menuju Desa Definitif

Berita Terbaru