METRO NTT – Suasana katekese di Komunitas Basis Gerejawi (KBG) St. Fransiskus Topok, Desa Ponggeok, Kecamatan Satarmese, terasa berbeda pada salah satu pertemuan malam hari. Kegiatan yang biasanya diisi dengan doa dan pendalaman iman itu berubah menjadi momen berbagi kasih yang menyentuh.
Dalam kegiatan tersebut, umat KBG menyerahkan bantuan berupa beras kepada salah satu warga lanjut usia, Kristina Siti Fatona (72). Bantuan diserahkan langsung oleh perwakilan umat, Mikael Nahi, di tengah pertemuan katekese yang dihadiri seluruh anggota komunitas.
Penyerahan bantuan berlangsung sederhana, namun penuh makna. Beras yang diberikan merupakan hasil kumpulan dari umat selama beberapa kali pertemuan katekese.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bantuan ini bukan dilihat dari besar kecilnya, tetapi dari ketulusan hati umat. Ibu Kristina adalah bagian dari keluarga kami,” ujar Mikael dalam kesempatan tersebut.
Aksi berbagi ini merupakan bagian dari komitmen umat KBG St. Fransiskus untuk menghidupi nilai iman melalui tindakan nyata. Selama rangkaian pertemuan katekese, umat sepakat untuk tidak hanya mendalami ajaran, tetapi juga mewujudkannya dalam bentuk kepedulian sosial.
Kristina Siti Fatona mengaku terharu atas perhatian yang diberikan. Di usianya yang telah lanjut, ia merasa diperhatikan dan tidak sendiri dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
“Saya sangat berterima kasih. Ini bukan hanya bantuan, tapi tanda kasih yang sangat berarti bagi saya,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh pengurus KBG, fasilitator, serta umat setempat. Suasana kebersamaan dan solidaritas tampak kuat dalam pertemuan itu.
Peristiwa ini menjadi gambaran bahwa kegiatan katekese tidak hanya berhenti pada pembelajaran iman, tetapi juga mendorong lahirnya aksi nyata di tengah masyarakat. Umat KBG St. Fransiskus Topok menunjukkan bahwa nilai kebersamaan dan kepedulian dapat diwujudkan melalui langkah sederhana yang berdampak langsung.
Penulis : Agustinus Ardi
Editor : Redaksi






