Kronologi Penemuan Mayat Mahasiswi Cantik di Ruteng, Kamar Kos Sudah Tertutup 4 Hari

- Editor

Selasa, 19 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi

Gambar Ilustrasi

METRO NTT — Warga RT 019, RW 05, Kelurahan Tenda, Kecamatan Langke Rembong digegerkan dengan penemuan sesosok mayat seorang mahasiswi yang ditemukan tergeletak di kamar kos beralamat Selasa, 19 November 2024 siang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mahasiswi itu diduga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dalam sebuah kamar kos miliknya berukuran kurang lebih 2×3 meter.

Sosok mayat mahasiswi itu berinisial LJ (21), jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di Universitas Katolik (Unika) Ruteng.

Belum tahu penyebab dugaan LJ gantung diri, hanya menurut pengakuan rekan kosnya, Estiana Suryani, bahwa kamar kos korban LJ tertutup sejak empat hari lalu.

Saat itu ia tidak berani membuka pintu untuk menanyakan keberadaan korban LJ. Baru pada Selasa 19 November 2024, Estiani sempat mencium aroma busuk di kamar kos korban saat hendak berangkat kuliah.

Begitu mencium aroma busuk itu Estiani pun segera memanggil rekan-rekannya untuk mendekati kamar korban.

Baca Juga:  Ngeri!! 15 Orang Terluka, Gereja Rusak Dihantam Bom Jet Tempur

Perhatian mereka pun tertuju pada kamar LJ yang letaknya di ujung bagian selatan, berdekatan langsung dengan satu kamar kos.

Semuanya pun berteriak memanggil nama korban, namun tak menyahut.

Estiani yang berani mengintip dari jendela kamar kos LJ langsung terkejut saat melihat korban tergeletak dengan seutas tali.

Warga sekitar yang mendengar informasi dan teriakan penghuni kos kemudian menghampiri kos tersebut.

Baca Juga:  TRAGIS! Seorang Ibu Lompat ke Jurang di Manggarai Barat, Jeritannya Terdengar Tapi Terlambat Diselamatkan

Aparat Kepolisian Resort Manggarai dan Kodim 1612 Manggarai merapat ke lokasi kejadian lalu memasang police line atau garis polisi di sekitar lokasi.

Beberapa anggota polisi pun langsung mendobrak pintu untuk mengevakusi korban ke RSUD Ruteng.

Korban dibungkus dengan plastik mayat lalu diangkat keluar dan dibawa ke RSUD Ruteng menggunakan mobil kepolisian.

Saat ini korban sedang diotopsi oleh petugas medis untuk mengetahui motif di balik kematian mahasiswi itu.

Berita Terkait

UPTD SPAM Manggarai Timur Gandeng BRI, Permudah Pembayaran Air hingga ke Pelosok
Peduli Pendidikan di Sumba Timur, Wakapolda NTT Salurkan Bantuan untuk Siswa dan Perbaikan Sekolah
Katekese Berbuah Aksi Nyata, Umat KBG St. Fransiskus Topok Serahkan Donasi untuk Lansia di Ponggeok
Pasca-Lebaran, Sat Lantas Polres Manggarai Intensifkan Patroli KRYD di Ruteng
Lapangan Mapolda NTT Dipadati Jamaah, Kapolda Sampaikan Ucapan Idul Fitri dan Apresiasi
Momentum Lebaran Penuh Makna, Kapolres Manggarai Tunjukkan Kasih Tanpa Batas
Merawat Harmoni di Hari Raya: Silaturahmi Gubernur NTT dan Makna di Baliknya
Gagasan Penguatan Identitas Ruteng Mengemuka, Usung Konsep Kota Sejuk dan Inklusif

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 00:20

UPTD SPAM Manggarai Timur Gandeng BRI, Permudah Pembayaran Air hingga ke Pelosok

Jumat, 27 Maret 2026 - 05:58

Peduli Pendidikan di Sumba Timur, Wakapolda NTT Salurkan Bantuan untuk Siswa dan Perbaikan Sekolah

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:10

Katekese Berbuah Aksi Nyata, Umat KBG St. Fransiskus Topok Serahkan Donasi untuk Lansia di Ponggeok

Selasa, 24 Maret 2026 - 03:02

Pasca-Lebaran, Sat Lantas Polres Manggarai Intensifkan Patroli KRYD di Ruteng

Senin, 23 Maret 2026 - 04:36

Lapangan Mapolda NTT Dipadati Jamaah, Kapolda Sampaikan Ucapan Idul Fitri dan Apresiasi

Berita Terbaru