Ngeri!! 15 Orang Terluka, Gereja Rusak Dihantam Bom Jet Tempur

- Editor

Jumat, 7 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

METRO NTT — Sejumlah bom yang secara tidak sengaja dijatuhkan oleh jet tempur Korea Selatan (Korsel) di area sipil, ketika melakukan latihan militer pada Kamis (6/3), memicu kerusakan pada rumah-rumah warga dan sebuah gedung gereja setempat. Jumlah korban luka dalam insiden ini bertambah menjadi 15 orang.

Dinas Pemadam Kebakaran Gyeonggi-do Bukbu, seperti dilansir Reuters dan AFP, Kamis (6/3/2025), melaporkan bahwa sedikitnya 15 orang mengalami luka-luka dalam insiden yang terjadi di area Pocheon tersebut. Dua korban luka di antaranya disebut mengalami luka parah.

Baca Juga:  Ditolak Balikan, Pria di NTT Diduga Ancam Mantan Pacarnya Lewat FB: Lu Mau Coba Beta Ko!

Pocheon terletak sekitar 40 kilometer sebelah timur laut ibu kota Seoul dan berlokasi di dekat perbatasan dengan Korea Utara (Korut) yang dijaga ketat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Angkatan Udara Korsel mengakui bahwa ada delapan bom jenis MK-82, masing-masing berbobot 500 pon, yang secara tidak sengaja dijatuhkan oleh sebuah jet tempur KF-16 yang sedang berpartisipasi dalam latihan tembak langsung di area tersebut. Bom-bom itu dijatuhkan di luar zona latihan yang ditetapkan.

“Kami meminta maaf atas kerusakan yang disebabkan oleh kecelakaan penjatuhan (bom) yang tidak normal tersebut, dan kami berharap para korban luka mendapatkan kesembuhan cepat,” demikian pernyataan Angkatan Udara Korsel.

Ditegaskan oleh Angkatan Udara Korsel bahwa pihaknya telah membentuk komite tanggap kecelakaan untuk menyelidiki lebih lanjut insiden tersebut. Angkatan Udara Korsel menyatakan pihaknya akan “mengambil semua langkah yang diperlukan, termasuk kompensasi atas kerusakan”.

Baca Juga:  Parkir Pelabuhan Labuan Bajo Diduga Bocor, KSOP Tak Tahu Aturan, Pemda Tak Pernah Terima Laporan

Laporan kantor berita Yonhap sebelumnya menyebut latihan tembak itu merupakan latihan gabungan dengan militer Amerika Serikat (AS).

Berita Terkait

Mario Pranda Surati Uskup Labuan Bajo, Singgung Ratusan Pegawai Jadi Korban Mutasi
Tak Perlu Antre, Bayar Pajak Kendaraan di NTT Kini Bisa Digital Lewat PRO NTT
6 Calon Jemaah Haji asal Kecamatan Lembor Resmi Dilepas, Camat: Pergi 6 Orang, Pulang Harus 6 Orang
Jalan Welu–Wuas Rusak Parah, Warga Minta Pemda Matim Segera Perbaiki di 2026
Pinjam 100 Miliar di Bank NTT, Bupati Agas:Pinjaman ini Fokus Untuk Infrastruktur Jalan Hotmix, Lapen, Air Minum Bersih dan 75 Rumah Layak Huni
Satlantas Polres Manggarai Gelar Police Goes To School di SMKN 1 Wae Ri’i, Edukasi Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini
Mutasi dan Promosi Pejabat Lingkup Pemkab Manggarai Digelar Bertahap
Antisipasi Laka Lantas dan Balap Liar, Satlantas Polres Manggarai Gelar Patroli Malam

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:30

Mario Pranda Surati Uskup Labuan Bajo, Singgung Ratusan Pegawai Jadi Korban Mutasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:11

Tak Perlu Antre, Bayar Pajak Kendaraan di NTT Kini Bisa Digital Lewat PRO NTT

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:05

6 Calon Jemaah Haji asal Kecamatan Lembor Resmi Dilepas, Camat: Pergi 6 Orang, Pulang Harus 6 Orang

Jumat, 24 April 2026 - 11:00

Jalan Welu–Wuas Rusak Parah, Warga Minta Pemda Matim Segera Perbaiki di 2026

Jumat, 24 April 2026 - 10:53

Pinjam 100 Miliar di Bank NTT, Bupati Agas:Pinjaman ini Fokus Untuk Infrastruktur Jalan Hotmix, Lapen, Air Minum Bersih dan 75 Rumah Layak Huni

Berita Terbaru