Kadis DLHK NTT Tinjau Pembangunan 69 Resort & Beach Club di Pulau Kelapa, Pastikan Izin Lingkungan Berproses

- Editor

Minggu, 30 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses dan progres pembangunan 69 Resort & Beach Club di Pulau Kepala, Kabupaten Manggarai Barat. (Foto: Metro NTT)

Proses dan progres pembangunan 69 Resort & Beach Club di Pulau Kepala, Kabupaten Manggarai Barat. (Foto: Metro NTT)

METRO NTT — Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi NTT, Ondy Christian Siagian, SE, MSi, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan 69 Resort & Beach Club di Pulau Kepala, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Sabtu (29/11/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai ketentuan dan dokumen lingkungan dipenuhi oleh pihak pengembang.

Dalam keterangannya kepada awak media, Ondy menegaskan bahwa aktivitas di lokasi masih dalam tahap konstruksi.

“Hari ini kita langsung mengunjungi 69 Resort & Beach Club dan memang belum ada aktivitas operasional, masih dalam tahap pembangunan,” ujarnya.

Izin Lingkungan Masih Berproses

Ondy mengungkapkan bahwa izin lingkungan untuk proyek tersebut tengah dalam tahap pengurusan. Awalnya, pengembang menggunakan dokumen UPL-UKL, namun karena ruang lingkup proyek kini terintegrasi dengan izin perairan, mereka diwajibkan mengajukan dokumen lingkungan baru.

“Perizinan sedang berproses. Izin perairannya sudah ada persetujuan. Karena ruang lingkupnya menjadi satu kesatuan dengan izin perairan, maka 69 Resort & Beach Club sudah mengajukan permohonan perubahan izin lingkungan,” jelas Ondy.

Ia menambahkan bahwa karena pembangunan telah berlangsung, pihaknya mengarahkan pengembang menggunakan skema Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup (DELH) yang setara dengan Amdal.

DLHK NTT juga telah mengirimkan surat balasan berisi arahan kelengkapan dokumen, dan manajemen resort disebut telah berkomitmen untuk memenuhi seluruh persyaratan tersebut.

Baca Juga:  PSSI Gelar Grassroots Football Festival di Labuan Bajo: Saatnya NTT Menyumbang Pemain Timnas

Manajemen: Baru Trial Opening, Bukan Grand Opening

Terpisah, pihak manajemen 69 Resort & Beach Club memberikan klarifikasi terkait isu pembukaan resort yang sempat beredar. Mereka menegaskan bahwa kegiatan dua bulan lalu bukanlah grand opening, melainkan perkenalan internal kepada sejumlah pejabat daerah, pelaku perhotelan, dan agen perjalanan.

“Sampai saat ini kami belum melakukan grand opening. Yang berjalan baru trial opening, karena masih ada beberapa proyek yang kami kerjakan,” jelas manajemen.

Untuk melakukan promo dan memperkenalkan 69 Resort, berbagai macam cara dilakukan oleh pihak manajemen, seperti membawa tamu Hotel Loccal Collection mengunjungi tempat yang sangat indah ini.

“Bahkan kami manajemen pun telah merubah rute trip bagi tamu yang nginap di Hotel Loccal Collection, yang awalnya harus mampir ke Pulau Kanawa diarahkan untuk mampir ke 69 Resort. Dan ini adalah bagian dari cara manajemen untuk mempromosikan 69 Resort, tambah pihak manajemen.

Baca Juga:  Kadin Manggarai Barat Nilai Tata Kelola KSOP Labuan Bajo Gagal, Desak Menhub Lakukan Pembersihan Total

Selain itu, sejak Juli 2025, pihak resort telah mempekerjakan sejumlah karyawan, mayoritas merupakan warga lokal. Sementara itu, kehadiran resort di platform pemesanan hotel online disebut sebagai bagian dari strategi promosi agar publik mengetahui keberadaan resort baru tersebut.

Hasil Peninjauan DLHK NTT

Hasil peninjauan itu, DLHK menyimpulkan bahwa dokumen yang perlu dilengkapi sudah dalam proses.

Dan dari pihak mananjemen pun pasti akan mengikuti semua aturan yang berlaku.

Penulis : Yoflan Bagang

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Gubernur NTT Sambut CEO NIHI Sumba, Bahas Ekspansi Wisata Premium ke Rote
Ketua DPRD Manggarai Barat: Tragedi KM Putri Sakinah Tampar Wajah Pariwisata Super Premium
Kadin Manggarai Barat Nilai Tata Kelola KSOP Labuan Bajo Gagal, Desak Menhub Lakukan Pembersihan Total
Haji Baso Soroti Penyalahgunaan Nama Pinisi Usai Kapal Tenggelam di Labuan Bajo
KSOP Klaim Cuaca Aman, Agen Kapal Sebut Semua Lewat Sistem: Misteri SPB KM Putri Sakinah yang Tenggelam di Pulau Padar
Staycation Mewah dan Tiga Petualangan Eksotis Ala Meruorah, Healing Paling Menyenangkan
Prestasi Gemilang Dibalik Sosok General Manager Baru Hotel Meruorah Rudy Rudolf H Butar Butar
Kerja di 1.000 Industri Pariwisata Dalam & Luar Negeri

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 03:18

Gubernur NTT Sambut CEO NIHI Sumba, Bahas Ekspansi Wisata Premium ke Rote

Rabu, 7 Januari 2026 - 02:02

Ketua DPRD Manggarai Barat: Tragedi KM Putri Sakinah Tampar Wajah Pariwisata Super Premium

Rabu, 31 Desember 2025 - 03:03

Kadin Manggarai Barat Nilai Tata Kelola KSOP Labuan Bajo Gagal, Desak Menhub Lakukan Pembersihan Total

Selasa, 30 Desember 2025 - 10:26

Haji Baso Soroti Penyalahgunaan Nama Pinisi Usai Kapal Tenggelam di Labuan Bajo

Senin, 29 Desember 2025 - 15:58

KSOP Klaim Cuaca Aman, Agen Kapal Sebut Semua Lewat Sistem: Misteri SPB KM Putri Sakinah yang Tenggelam di Pulau Padar

Berita Terbaru