Heboh! Dua Anggota DPRD Kupang Hajar Pejabat Sekretariat Gara-Gara Anggaran Dinas? Ini Kronologinya!

- Editor

Rabu, 25 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Heboh! Dua Anggota DPRD Kupang Hajar Pejabat Sekretariat Gara-Gara Anggaran Dinas? Ini Kronologinya!/Gambar: Ilustrasi

Heboh! Dua Anggota DPRD Kupang Hajar Pejabat Sekretariat Gara-Gara Anggaran Dinas? Ini Kronologinya!/Gambar: Ilustrasi

METRO NTT — Dunia politik Kabupaten Kupang mendadak heboh! Dua anggota DPRD setempat diduga melakukan pengeroyokan terhadap pejabat internal mereka sendiri hanya gara-gara anggaran perjalanan dinas. Korbannya, Kepala Bagian Umum dan Keuangan Sekretariat DPRD, Rony Natonis, babak belur dan terpaksa melapor ke polisi.

Kejadian memalukan ini terjadi Jumat sore, 20 Juni 2025, sekitar pukul 15.00 WITA saat berlangsung rapat internal di lingkungan DPRD Kabupaten Kupang. Suasana yang seharusnya formal justru berubah menjadi ajang adu jotos.

Baca Juga:  Pemilik Media Online Flores Editorial Terduga Pelaku Penganiayaan Wartawan di Manggarai Timur Ditahan Polisi

Pelaku diduga kuat adalah dua anggota dewan: Tome Da Costa dari Partai Gerindra (Dapil 1) dan Octovianus Djevri Piether La’a alias Octo La’a dari Partai Golkar (Dapil 3). Menurut kuasa hukum korban, Bildad Thonak, kejadian bermula saat para anggota DPRD meminta Rony mencairkan anggaran perjalanan dinas secara prematur — sebelum kegiatan dilakukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Permintaan mereka bertentangan dengan aturan. Anggaran perjalanan dinas itu hanya bisa diklaim setelah pelaksanaan. Karena Rony menolak, justru jadi sasaran amarah,” ungkap Bildad kepada detikBali.

Tak terima ditolak, Tome disebut melontarkan makian lalu melempar Rony dengan botol kemasan. Octo La’a bahkan ikut naik tangan dan memukul wajah serta kepala korban hingga memar.

Tak tinggal diam, Rony segera melapor ke Mapolda NTT. Laporan langsung diterima dan kini dalam penanganan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda NTT.

“Benar, ada laporan masuk dan sedang dalam proses penyelidikan oleh Dirkrimum Kombes Patar Silalahi,” kata Kabid Humas Polda NTT Kombes Henry Novika Chandra.

Baca Juga:  Remaja Perempuan Cantik 16 Tahun di NTT Diperkosa Berkali-kali di Kamar Kos: Berawal dari Tawaran Kerja, Berakhir Mimpi Buruk!

Saat ini, pihak kepolisian masih mengumpulkan bukti dan mendalami kronologi lengkap kejadian. Henry menegaskan, penyelidikan dilakukan berdasarkan prinsip keadilan dan kepastian hukum.

Sementara itu, Octo La’a memilih bungkam saat dikonfirmasi. Ia berdalih telah diminta oleh Ketua DPRD, Daniel Taimenas, untuk tidak memberikan pernyataan publik. “Saya diminta Pak Ketua untuk tidak bicara apa-apa dulu,” singkat Octo.

Skandal ini sontak menimbulkan tanda tanya besar: apakah integritas lembaga legislatif di daerah bisa tetap terjaga di tengah perilaku seperti ini? ***

Berita Terkait

Perempuan Asal Malang Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Kupang, Baru Dua Hari Keluar dari Rumah Sakit
Antisipasi Laka Lantas dan Balap Liar, Satlantas Polres Manggarai Gelar Patroli Malam
Jejak Perdagangan Komodo hingga Thailand: Kolaborasi Polisi Bongkar Jaringan dari Manggarai Timur
SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum
Pria di Manggarai Ditangkap Usai Bobol Kios, Gasak Kain Songke hingga 200 Kg Kacang, Kerugian Rp18 Juta
ASTAGA! Siswa SMA di Ruteng Sudah Jadi Ayah, Sekolah Masih ‘Menunggu Undangan’
Guru Honorer di Manggarai Barat Ditangkap Usai Curi Motor Pelajar di Ruteng
Sengketa Tanah Ulayat Nyaris Picu Bentrokan, Kapolres Manggarai Datang Langsung, Warga Akhirnya Mundur

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 05:08

Perempuan Asal Malang Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Kupang, Baru Dua Hari Keluar dari Rumah Sakit

Rabu, 22 April 2026 - 02:05

Antisipasi Laka Lantas dan Balap Liar, Satlantas Polres Manggarai Gelar Patroli Malam

Rabu, 8 April 2026 - 13:38

Jejak Perdagangan Komodo hingga Thailand: Kolaborasi Polisi Bongkar Jaringan dari Manggarai Timur

Minggu, 29 Maret 2026 - 03:58

SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum

Kamis, 26 Maret 2026 - 03:36

Pria di Manggarai Ditangkap Usai Bobol Kios, Gasak Kain Songke hingga 200 Kg Kacang, Kerugian Rp18 Juta

Berita Terbaru