METRO NTT — Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo meluncurkan layanan baru bertajuk One Stop Trip, sebuah program yang memungkinkan warga maupun wisatawan mengurus paspor tanpa harus datang ke kantor imigrasi. Layanan ini disiapkan di BRI Lounge Marina, salah satu titik paling strategis di kawasan wisata waterfront Labuan Bajo.
Kepala Kantor Imigrasi Labuan Bajo, Charles Christian Mathaus, mengatakan layanan tersebut merupakan bentuk inovasi pelayanan publik yang lebih ramah wisatawan dan efisien.
“Program ini kami hadirkan sebagai komitmen meningkatkan kualitas layanan Imigrasi serta mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Kini, orang bisa liburan sambil bereskan paspor tanpa harus ke kantor,” kata Charles dalam keterangan tertulis, Senin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui konsep layanan satu pintu, pemohon hanya perlu datang ke satu lokasi untuk seluruh proses administrasi. Menurut Imigrasi, metode ini menghilangkan proses bolak-balik yang selama ini membuat masyarakat maupun wisatawan kesulitan mengatur waktu.
Layanan One Stop Trip dibuka setiap Senin, Rabu, dan Jumat. Charles menyebut penentuan jadwal itu telah disesuaikan dengan pola kunjungan wisatawan serta aktivitas masyarakat yang cukup dinamis.
“Labuan Bajo merupakan kawasan pariwisata super prioritas sekaligus pintu masuk wisatawan dari berbagai negara. Karena itu, layanan keimigrasian harus mengikuti ritme pariwisata yang cepat, mudah, dan nyaman,” ujarnya.
Lokasi pelayanan di BRI Lounge Marina dipilih karena berada di pusat aktivitas wisatawan. Alih-alih antre di kantor, pemohon dapat menunggu sambil menikmati suasana Marina yang tenang. Imigrasi menyebut konsep ini sebagai pengalaman mengurus paspor yang lebih santai, efisien, dan bebas tekanan.
Charles berharap layanan ini dapat dimanfaatkan baik oleh masyarakat lokal maupun wisatawan yang memiliki waktu terbatas selama berkunjung.
“Liburan tetap jalan, urus paspor juga selesai tanpa ribet,” katanya.
Dengan peluncuran One Stop Trip, Imigrasi Labuan Bajo menegaskan komitmen menghadirkan pelayanan publik yang adaptif, modern, dan sesuai kebutuhan daerah pariwisata premium. ***
Penulis : Yoflan Bagang
Editor : Redaksi






