Duit Arisan Rp30 Juta Diduga Raib, Ibu Bhayangkari di Labuan Bajo Dilaporkan ke Polisi! Peserta: “Uangku Dibilang Hangus Padahal Aku Bayar!”

- Editor

Jumat, 4 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Duit Arisan Rp30 Juta Diduga Raib, Ibu Bhayangkari di Labuan Bajo Dilaporkan ke Polisi! Peserta: “Uangku Dibilang Hangus Padahal Aku Bayar!”

Duit Arisan Rp30 Juta Diduga Raib, Ibu Bhayangkari di Labuan Bajo Dilaporkan ke Polisi! Peserta: “Uangku Dibilang Hangus Padahal Aku Bayar!”

METRO NTT — Drama arisan online pecah di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT! Seorang peserta arisan bernama Martha Asrianti Abu alias Acin (29) melaporkan admin arisan berinisial KD ke polisi. Tak main-main, nilai uang yang dipersoalkan mencapai Rp30 juta. Yang bikin heboh? KD ternyata adalah seorang ibu Bhayangkari alias istri anggota polisi!

Laporan Acin resmi masuk ke Polres Manggarai Barat pada Kamis malam, 3 Juli 2025, dengan nomor registrasi STTPL/108/VII/2025/SPKT/POLRES MANGGARAI BARAT. Acin mengaku sudah menunggu pencairan uang arisan sejak 21 Juni, namun hingga kini nihil hasil. “Saya datang buat lapor dugaan penggelapan dana arisan oleh saudari KD,” tegasnya saat keluar dari kantor polisi.

Baca Juga:  Inilah Sosok Misri, Wanita Cantik yang Ikut Jadi Tersangka Kasus Kematian Brigadir Nurhadi

Acin mengisahkan bahwa ia adalah peserta ke-15 alias yang terakhir dari arisan yang sudah berjalan sejak Desember 2024. Dengan komitmen setor Rp1.650.000 setiap dua minggu, ia yakin berhak penuh atas pencairan. Tapi, saat gilirannya tiba, justru muncul alasan mengejutkan dari KD: uang hangus karena telat setor!

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Padahal saya bayar semua, bahkan dendanya. Tapi dia ngotot uang saya hangus begitu saja,” keluh Acin, geram.

Tak tinggal diam, sebelum membuat laporan resmi ke polisi, Acin lebih dulu mengadu ke bagian Propam, mengingat KD adalah istri polisi. Tapi usaha mediasi itu justru berakhir mengecewakan. “Dia (KD) malah ninggalin ruangan gitu aja, tanpa pamit,” ujar Acin.

Di sisi lain, KD membantah keras semua tuduhan. Ia berdalih aturan arisan sejak awal sudah jelas: telat tiga kali, uang dianggap hangus. Dan menurutnya, Acin sudah telat hingga tujuh kali! “Saya ada buktinya. Dia sering telat sampai tiga-empat hari,” klaim KD.

Baca Juga:  Heboh! Dua Anggota DPRD Kupang Hajar Pejabat Sekretariat Gara-Gara Anggaran Dinas? Ini Kronologinya!

KD juga mengaku sudah memberikan banyak peringatan sebelum akhirnya mengeluarkan Acin dari grup. “Saya tandai namanya di grup, saya sampaikan konsekuensinya. Aturan tetap aturan,” kata dia. Bahkan, KD mengaku sudah mengembalikan Rp2 juta yang sempat ditransfer Acin setelah ia dikeluarkan dari grup. “Uang yang dikirim setelah dia dikeluarkan, saya kembalikan. Itu bukan hak saya,” tegasnya.

Baca Juga:  Anggota BPD Ponto Ara Dua Tahun Tanpa SK, Bupati Manggarai Barat Diduga Tahan Penerbitan

Meski begitu, KD menyatakan siap menghadapi proses hukum. “Saya kooperatif, saya akan ikuti prosedur yang berlaku,” ujarnya.

Kini, publik menanti langkah polisi dan kejelasan nasib uang puluhan juta rupiah milik Acin. Apakah arisan online akan jadi ladang tipu-tipu baru? Atau ini sekadar kesalahpahaman aturan?

Yang jelas, kisah ini menjadi pengingat: jangan sembarangan ikut arisan daring tanpa aturan yang jelas—apalagi kalau adminnya punya power! ***

Berita Terkait

Perempuan Asal Malang Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Kupang, Baru Dua Hari Keluar dari Rumah Sakit
Antisipasi Laka Lantas dan Balap Liar, Satlantas Polres Manggarai Gelar Patroli Malam
Jejak Perdagangan Komodo hingga Thailand: Kolaborasi Polisi Bongkar Jaringan dari Manggarai Timur
SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum
Pria di Manggarai Ditangkap Usai Bobol Kios, Gasak Kain Songke hingga 200 Kg Kacang, Kerugian Rp18 Juta
ASTAGA! Siswa SMA di Ruteng Sudah Jadi Ayah, Sekolah Masih ‘Menunggu Undangan’
Guru Honorer di Manggarai Barat Ditangkap Usai Curi Motor Pelajar di Ruteng
Sengketa Tanah Ulayat Nyaris Picu Bentrokan, Kapolres Manggarai Datang Langsung, Warga Akhirnya Mundur

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 05:08

Perempuan Asal Malang Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Kupang, Baru Dua Hari Keluar dari Rumah Sakit

Rabu, 22 April 2026 - 02:05

Antisipasi Laka Lantas dan Balap Liar, Satlantas Polres Manggarai Gelar Patroli Malam

Rabu, 8 April 2026 - 13:38

Jejak Perdagangan Komodo hingga Thailand: Kolaborasi Polisi Bongkar Jaringan dari Manggarai Timur

Minggu, 29 Maret 2026 - 03:58

SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum

Kamis, 26 Maret 2026 - 03:36

Pria di Manggarai Ditangkap Usai Bobol Kios, Gasak Kain Songke hingga 200 Kg Kacang, Kerugian Rp18 Juta

Berita Terbaru