Inilah Sosok Misri, Wanita Cantik yang Ikut Jadi Tersangka Kasus Kematian Brigadir Nurhadi

- Editor

Kamis, 10 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inilah Sosok Misri, Wanita Cantik yang Ikut Jadi Tersangka Kasus Kematian Brigadir Nurhadi

Inilah Sosok Misri, Wanita Cantik yang Ikut Jadi Tersangka Kasus Kematian Brigadir Nurhadi

METRO NTT — Sebuah pesta pribadi di sebuah vila mewah di Gili Trawangan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, berubah menjadi tragedi berdarah. Seorang anggota Polri, Brigadir Muhammad Nurhadi, ditemukan tewas di kolam renang, dan kini kasus kematiannya menyisakan banyak tanda tanya. Yang lebih mengejutkan, dua perwira polisi yang merupakan atasannya sendiri, ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan!

Polda NTB resmi menetapkan Kompol I Made Yogi Purusa Utama dan Ipda Haris Chandra sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan Brigadir Nurhadi. Keduanya adalah atasan korban di Unit Propam Polda NTB. Kompol Yogi sebelumnya menjabat sebagai Kasubbid Paminal Propam Polda NTB. Kini, keduanya bukan hanya kehilangan jabatan, tetapi juga resmi dipecat dari institusi Polri.

Selain mereka, seorang wanita bernama Misri Puspita Sari juga ditetapkan sebagai tersangka. Namun, peran Misri dalam kasus ini masih didalami oleh penyidik. Sementara itu, seorang wanita lain bernama Melanie yang ikut dalam pesta maut tersebut, masih berstatus sebagai saksi.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Mohammad Kholid, menegaskan bahwa penyidikan tidak semata-mata berfokus pada pengakuan para tersangka, melainkan pada pemenuhan unsur hukum dan alat bukti yang relevan.

“Penyidik tidak mengejar pengakuan, tetapi lebih pada pemenuhan unsur terhadap pasal yang disangkakan,” tegas Kholid saat dikonfirmasi MNC Media pada Selasa (8/7/2025).

Tragedi ini bermula dari pesta tertutup yang berlangsung pada Rabu malam, 16 April 2025, di Villa Tekek, Gili Trawangan. Brigadir Nurhadi dikabarkan datang ke lokasi bersama kedua atasannya untuk menghadiri pesta tersebut. Di sana, hadir pula dua wanita muda, Misri dan Melanie.

Baca Juga:  Demi Uang, Kakak Kandung Nekat Jual Adik yang Masih SD ke Pria Hidung Belang

Menurut keterangan yang diperoleh dari saksi, sebelum insiden tragis di kolam renang, Brigadir Nurhadi sempat mendekati dan diduga merayu Misri. Momen inilah yang diduga memicu ketegangan di antara para peserta pesta, dan berujung pada peristiwa mengerikan yang merenggut nyawa sang brigadir.

Dirreskrimum Polda NTB, Kombes Pol Syarif Hidayat, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut bukanlah kecelakaan biasa. “Sebelum kejadian di kolam, ada peristiwa korban merayu dan mendekati wanita yang kini menjadi tersangka. Itu cerita awalnya, dan dibenarkan oleh saksi di lokasi,” ujarnya.

Misri Puspita Sari sendiri bukan sosok sembarangan. Ia diketahui sebagai lulusan SMA berprestasi asal Jambi. Gadis muda ini tumbuh dari keluarga sederhana; ayahnya yang telah wafat dulu bekerja sebagai buruh sekaligus menjual ikan untuk menghidupi keluarganya.

Baca Juga:  Dua Terduga Pelaku Pencurian Aki Mobil di Ruteng Manggarai Berhasil Ditangkap

Kini, nama Misri tercatat sebagai salah satu dari tiga tersangka dalam kasus pembunuhan yang menghebohkan ini. Polisi menjerat ketiganya dengan pasal berlapis: Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, Pasal 351 tentang penganiayaan, dan Pasal 359 tentang kelalaian yang menyebabkan kematian.

Kematian tragis Brigadir Nurhadi menggemparkan publik dan menodai wajah institusi Polri. Pesta tertutup di Gili Trawangan yang awalnya hanya dimaksudkan sebagai malam bersenang-senang, kini berubah menjadi catatan kelam yang akan dikenang lama di NTB.

Penyidikan masih terus berjalan. Namun satu hal pasti: keadilan tengah menanti untuk ditegakkan.

Berita Terkait

Usai Pesta Adat Wagal, Dua Warga Cireng Jadi Korban Pengeroyokan di Rawuk Ndoso
Perempuan Asal Malang Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Kupang, Baru Dua Hari Keluar dari Rumah Sakit
Antisipasi Laka Lantas dan Balap Liar, Satlantas Polres Manggarai Gelar Patroli Malam
Jejak Perdagangan Komodo hingga Thailand: Kolaborasi Polisi Bongkar Jaringan dari Manggarai Timur
SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum
Pria di Manggarai Ditangkap Usai Bobol Kios, Gasak Kain Songke hingga 200 Kg Kacang, Kerugian Rp18 Juta
ASTAGA! Siswa SMA di Ruteng Sudah Jadi Ayah, Sekolah Masih ‘Menunggu Undangan’
Guru Honorer di Manggarai Barat Ditangkap Usai Curi Motor Pelajar di Ruteng

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:09

Usai Pesta Adat Wagal, Dua Warga Cireng Jadi Korban Pengeroyokan di Rawuk Ndoso

Jumat, 29 Mei 2026 - 05:08

Perempuan Asal Malang Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Kupang, Baru Dua Hari Keluar dari Rumah Sakit

Rabu, 22 April 2026 - 02:05

Antisipasi Laka Lantas dan Balap Liar, Satlantas Polres Manggarai Gelar Patroli Malam

Rabu, 8 April 2026 - 13:38

Jejak Perdagangan Komodo hingga Thailand: Kolaborasi Polisi Bongkar Jaringan dari Manggarai Timur

Minggu, 29 Maret 2026 - 03:58

SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum

Berita Terbaru