HARI KE-6 PENCARIAN KM FERONIA: Teknologi Bawah Laut Diterjunkan, Korban Masih Belum Ditemukan

- Editor

Senin, 19 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hari ke 6 pencarian kapal KM Feronia bersama Kapolres manggarai barat

Hari ke 6 pencarian kapal KM Feronia bersama Kapolres manggarai barat

 

 

METRO NTT – Labuan Bajo, 18 Oktober 2026 — Operasi pencarian korban hilang akibat tenggelamnya kapal wisata KM Feronia memasuki hari keenam pada Minggu (18/10/2026). Tim SAR Gabungan terus berjuang menembus tantangan arus deras di perairan Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, demi menemukan satu korban yang masih belum ditemukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fokus Pencarian di Titik-Titik Kritis

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K., turun langsung memantau operasi pencarian di lapangan. Ia menjelaskan bahwa penyisiran bawah laut kini difokuskan pada area yang mencakup Perairan Tatawa Besar, Batu Bolong, Mawan, Batu Tiga, hingga Perairan Sebayur  mengikuti jejak pergeseran arus laut dari titik awal kejadian.

“Operasi deteksi dan pemetaan bawah laut difokuskan pada titik koordinat kejadian awal hingga radius pergeseran arus,” ujar AKBP Christian Kadang di lokasi pencarian.

Baca Juga:  Tragis! Mahasiswi Cantik Tewas Usai Melahirkan Diam-Diam, Sang Pacar Buang Bayi Hidup-Hidup ke Kolong Jembatan

Sebanyak 76 personel gabungan dari berbagai elemen : TNI-Polri, Basarnas, KPLP, KKP, Pelindo, hingga masyarakat lokal  terlibat dalam operasi besar-besaran ini.

Teknologi Canggih Diterjunkan ke Dasar Laut

Menyadari kedalaman dan kekuatan arus di kawasan TN Komodo yang cukup ekstrem, tim gabungan tidak hanya mengandalkan penyelaman konvensional. Mulai hari ke-4 hingga hari ke-6, berbagai peralatan canggih bawah laut telah dikerahkan:

– Sonar Single Beam dan Drone Bawah Air (ROV) milik Ditpolairud Polda NTT
– Remotely Operated Vehicle (ROV) dari PT Farmindo
– Side Scan Sonar milik Koarmada II TNI AL Surabaya, yang dioperasikan dari KM Hiu Macan 03 milik KKP Kupang serta RIB Lanal Labuan Bajo
– KRI Pulau Fani-731 turut mendukung operasi ini

“Kami dari kepolisian turut membantu dengan mengerahkan teknologi bawah laut modern untuk memindai titik-titik krusial di dasar laut,” tegas Kapolres Mabar.

Baca Juga:  Tokoh Adat dan Ratusan Masyarakat Warloka Nyatakan Dukungan ke Mario Richard

Korban dan Bangkai Kapal Masih Belum Ditemukan

Hingga pencarian dihentikan sementara pada pukul 17.00 WITA Minggu sore, hasilnya masih nihil. Baik keberadaan korban maupun bangkai utama kapal KM Feronia belum berhasil ditemukan. Korban yang masih dicari adalah VBJ (23 tahun), seorang Dive Master berdomisili di Kompleks Bandara Batu Cermin, Labuan Bajo.

“Kami telah mengoptimalkan pengerahan alat utama dan teknologi canggih pencarian bawah air. Namun, tantangan arus di perairan TN Komodo cukup kuat dan luas, sehingga pencarian korban masih terus kami maksimalkan,” ungkap AKBP Christian.

Faktor arus bawah laut yang dinamis disebut menjadi tantangan terbesar yang dihadapi tim di lapangan. Oleh karena itu, untuk sementara waktu, kegiatan penyelaman langsung dihentikan dan para penyelam diistirahatkan guna menjaga keselamatan.

Baca Juga:  Cerita Santi Teman Duet Erphin Dion: Awal Bertemu hingga Ajak Buat Lagu Bersama

Hari Ke-7: Rencana Perluasan Radius Pencarian

Operasi SAR akan dilanjutkan kembali pada Senin, 19 Oktober 2026, pukul 07.00 WITA, dengan strategi yang diperbarui. Pola sebaran pencarian akan diperluas dan disesuaikan dengan simulasi prediksi pergeseran arus laut terkini, menggunakan teknologi sensor sonar bersama Tim SAR Gabungan Insan Maritim.

Imbauan kepada Masyarakat

Sementara itu, tim juga menyebarkan imbauan keselamatan kepada nelayan, kru kapal wisata Phinisi, pemandu wisata, dan seluruh pelaku aktivitas bahari di kawasan TN Komodo. Jika melihat tanda-tanda keberadaan korban atau material bangkai kapal, dimohon segera melapor melalui:

📞 Call Center 110 SPKT Polres Manggarai Barat atau mendatangi Pos TNK terdekat.

Semangat dan doa menyertai seluruh tim yang bertugas. Semoga korban segera ditemukan.

Penulis : Erik Idin

Editor : Redaksi

Berita Terkait

JALUR RAHASIA SAPE–KOMODO TERBONGKAR: Sindikat Sabu Lintas Provinsi Dibekuk Polres Manggarai Barat
Kapal Wisata KM Feronia Tenggelam di Perairan Komodo: Satu Dive Master Masih Hilang, Polisi Selidiki Faktor Arus dan Konstruksi Kapal  
NTT Kini Miliki Kodam Sendiri, Mayjen TNI Thevi Angandowa Zebua Dilantik Jadi Pangdam Pertama
Suyudi Ario Seto Resmi Dilantik Menjadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit Prabowo  
UTM dari Madura Hadir di Tengah Pemulihan Pendidikan Manggarai Barat
Dampak Gempa, Puskesmas Wae Nakeng Alami Keretakan dan Pelayanan Dipindahkan ke Gedung Lama
KBM Tatap Muka di Manggarai Raya Dihentikan Sementara Pascagempa Flores

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:23

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:22

JALUR RAHASIA SAPE–KOMODO TERBONGKAR: Sindikat Sabu Lintas Provinsi Dibekuk Polres Manggarai Barat

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:53

HARI KE-6 PENCARIAN KM FERONIA: Teknologi Bawah Laut Diterjunkan, Korban Masih Belum Ditemukan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:07

Kapal Wisata KM Feronia Tenggelam di Perairan Komodo: Satu Dive Master Masih Hilang, Polisi Selidiki Faktor Arus dan Konstruksi Kapal  

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:20

NTT Kini Miliki Kodam Sendiri, Mayjen TNI Thevi Angandowa Zebua Dilantik Jadi Pangdam Pertama

Berita Terbaru

HUKRIM

Jumat, 23 Okt 2026 - 00:23