METRO NTT, MANGGARAI BARAT – Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) melalui program UTM Peduli hadir secara langsung di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, untuk memberikan dukungan terhadap pemulihan pendidikan pascabencana.
Selama 27 September hingga 1 Oktober 2026, Tim UTM Peduli melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, mengunjungi sejumlah sekolah dan madrasah, memberikan bantuan pendukung pembelajaran dan sarana olahraga, serta melaksanakan kegiatan trauma healing dan mitigasi bencana bagi siswa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran UTM tidak sekadar membawa bantuan, tetapi juga mendengarkan secara langsung kondisi dan kebutuhan sekolah di lapangan. Dengan demikian, dukungan yang diberikan disesuaikan dengan permintaan dan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.
Diawali Koordinasi dengan BPBD Manggarai Barat
Rangkaian kegiatan dimulai pada Minggu, 27 September 2026 dengan koordinasi bersama BPBD Kabupaten Manggarai Barat.
Tim UTM Peduli diterima langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Manggarai Barat, Ir. Oktavianus Andi Bona, bersama jajaran tim di posko.
Koordinasi dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi pascabencana sekaligus memahami kebutuhan masyarakat dan satuan pendidikan di wilayah terdampak.
Koordinasi dengan Dinas Pendidikan
Pada Senin, 28 September 2026, Tim UTM Peduli melanjutkan koordinasi dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Manggarai Barat.
Tim diterima langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, Agustinus Gias, S.Pd., bersama Sekretaris Dinas, Gabriel Ferdy.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya UTM untuk menyelaraskan dukungan dengan kondisi dan kebutuhan pendidikan di Manggarai Barat.
Setelah koordinasi, tim melanjutkan perjalanan menuju sejumlah sekolah dan madrasah yang menjadi sasaran kegiatan.
Menjangkau Sekolah di Berbagai Wilayah
Tim UTM Peduli kemudian mengunjungi MTsN Manggarai Barat, yang berjarak sekitar 2,5 jam perjalanan dari Kota Labuan Bajo.
Tim diterima oleh Kepala MTsN Manggarai Barat, Cholifatul Ajizah, S.E., bersama dewan guru.
Pada kunjungan tersebut, UTM memberikan bantuan berupa perangkat pendukung pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dan permintaan pihak sekolah.
Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju wilayah Lembor.
Pada Selasa, 29 September 2026, Tim UTM Peduli mengunjungi SMAN 2 Lembor dan diterima oleh Kepala Sekolah Martinus Golo, S.E., bersama dewan guru.
Tim kemudian melanjutkan kegiatan ke SMPN 2 Lembor Selatan dan diterima oleh Kepala Sekolah Gerardus Gotmei, S.Pd., bersama dewan guru.
Kedua sekolah tersebut juga mendapatkan bantuan pendukung pembelajaran sesuai kebutuhan masing-masing sekolah.
Menyapa Sekolah-Sekolah di Komodo
Pada Rabu, 30 September 2026, kegiatan UTM Peduli berlanjut ke wilayah Komodo.
Tim mengunjungi SMPN 8 Komodo dan diterima oleh Kepala Sekolah Aloysia Moto, M.Pd., bersama dewan guru.
Di sekolah tersebut, bantuan yang diberikan lebih diarahkan pada sarana olahraga sesuai kebutuhan sekolah untuk menunjang aktivitas siswa dan pembelajaran olahraga.
Kegiatan dilanjutkan ke SMPN 3 Komodo. Tim diterima oleh Kepala Sekolah Tadeus Tamur, S.Pd., bersama dewan guru.
SMPN 3 Komodo menerima dukungan berupa perangkat pendukung pembelajaran dan sarana olahraga sesuai dengan permintaan sekolah.
Selanjutnya, Tim UTM Peduli mengunjungi SMPN 2 Komodo dan diterima oleh Kepala Sekolah Christian Rahmat, S.Pd., bersama dewan guru.
Sekolah tersebut juga mendapatkan dukungan sarana olahraga sesuai kebutuhan yang disampaikan kepada Tim UTM Peduli.
Tidak Hanya Bantuan, UTM Hadir untuk Siswa
Kegiatan UTM Peduli tidak berhenti pada penyerahan bantuan.
Tim juga melaksanakan trauma healing dan mitigasi bencana bagi siswa di sejumlah sekolah.
Kegiatan trauma healing dilakukan dengan pendekatan edukatif dan interaktif untuk membantu menciptakan suasana yang lebih positif bagi siswa setelah menghadapi situasi bencana.
Sementara itu, edukasi mitigasi bencana diarahkan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai tindakan yang perlu dilakukan ketika menghadapi kondisi darurat.
Bagi UTM, pemulihan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan fasilitas fisik, tetapi juga bagaimana memastikan siswa mendapatkan dukungan untuk kembali belajar dengan rasa aman, nyaman, dan percaya diri.
Bantuan Disesuaikan dengan Kebutuhan Sekolah.
Dalam pelaksanaan UTM Peduli, setiap bantuan diberikan dengan mempertimbangkan permintaan, kondisi, dan kebutuhan masing-masing sekolah.
Pendekatan ini membuat bentuk dukungan yang diberikan tidak harus sama antara satu sekolah dengan sekolah lainnya.
Ada sekolah yang membutuhkan perangkat pendukung pembelajaran, sementara sekolah lainnya lebih membutuhkan sarana olahraga. Perbedaan kebutuhan tersebut menjadi dasar bagi Tim UTM dalam menentukan bentuk bantuan.
Dengan pendekatan berbasis kebutuhan, UTM berharap bantuan yang diberikan dapat digunakan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi siswa maupun guru.
UTM Hadir Bersama Sekolah
Tim UTM Peduli yang melaksanakan kegiatan di Manggarai Barat terdiri atas Ir. M. Latif, S.Kom., M.T., Dr. Haryo Triajie, S.Pi., M.Si., dan Ansori, S.H., M.H.
Rangkaian kegiatan berlangsung hingga 1 Oktober 2026.
Kehadiran UTM di Manggarai Barat menjadi bagian dari komitmen perguruan tinggi untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung pemulihan pendidikan pascabencana.
Melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, dialog dengan kepala sekolah dan guru, pemberian bantuan sesuai kebutuhan, serta kegiatan trauma healing dan mitigasi bencana, UTM berupaya menghadirkan dukungan yang lebih menyeluruh bagi sekolah dan siswa.
UTM hadir bukan hanya untuk memberikan bantuan, tetapi untuk mendengarkan, memahami kebutuhan, dan berjalan bersama sekolah dalam proses pemulihan pendidikan Manggarai Barat.
Karena bagi UTM, bencana tidak boleh menghentikan pendidikan dan harapan anak-anak untuk terus belajar dan meraih masa depan.
Penulis : Ir. M. Latif, S. Kom., M.T.
Editor : Redaksi






