Pelajar Cantik di NTT, Digenjot Pacar Setiap Pulang Latihan Bela Diri, Kini Hamil dan Berujung Laporan ke Polisi

- Editor

Rabu, 12 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

METRO NTT — Seorang pelajar berinisial MRS (16) asal Kecamatan Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menjadi korban persetebuhan anak dibawah umur dan pria berinisial YIS dilaporkan kejadian tersebut. Kejadian itu terjadi pada Kamis, 29 Februari 2024, sekitar pukul 00.00 WITA.

YIS dilaporkan ke Polres TTU pada Sabtu 8 Februari 2025, pukul 11.32 WITA dengan Nomor: LP/B/33/II/2025//SPKT/POLRES TTU/POLDA NTT tertanggal 8 Februari 2025.

Hal itu disampaikan oleh Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote melalui Kasubsi PIDM Humas Polres TTU, Ipda Markus Wilco Mitang pada Selasa (11/02/2024).

“Korban sendiri masih status sebagai pelajar, kejadian sudah terjadi sejak tanggal 29 Februari 2024 tahun lalu. Kemudian dari peristiwa itu diketahui bahwa korban mengalami kehamilan pada bulan Juli 2024,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa korban, MRS, dan terlapor, YIS, merupakan sepasang kekasih yang belum menikah. Kejadian tersebut bermula setelah korban dan terlapor mengantar korban pulang dari latihan beladiri sekitar pukul 00:00 WITA.

Baca Juga:  Dituduh Curi Alat Cukur, Ibu dan Anak di Kupang Hampir Mati Dikeroyok Brutal Satu Keluarga

Setibanya di rumah korban, terlapor mengajak korban untuk melakukan hubungan intim, dan korban pun setuju. Sejak saat itu, setiap kali mereka bertemu, keduanya terlibat dalam hubungan seksual.

“Terlapor mengantar korban kembali ke rumah korban, setelah sesampainya di rumah terlapor mengajak korban melakukan hubungan badan layaknya suami istri,” katanya.

“Kemudian korban juga mau. Semenjak saat itu, setiap korban bertemu dengan terlapor maka maka keduanya akan melakukan hubungan badan,” lanjutnya.

Baca Juga:  Terbongkar! Jaringan Perdagangan Bayi Lintas Pulau: Sudah Dipesan Sejak dalam Kandungan, Harga Cuma Rp11 Juta!

Atas peristiwa ini, katanya, terlapor meminta korban untuk menggugurkan kandungannya. Namun, korban menolak permintaan tersebut dan justru meminta pertanggungjawaban dari pelaku atas perbuatannya.

“Karena tidak ada tindak lanjut dari terlapor maka korban bersama pelapor berinsial YCL datang melaporkan kejadian ini ke Polres TTU untuk ditindaklanjuti secara hukum,” jelasnya.

Sumber: iNewsTTU.id

Berita Terkait

SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum
Pria di Manggarai Ditangkap Usai Bobol Kios, Gasak Kain Songke hingga 200 Kg Kacang, Kerugian Rp18 Juta
ASTAGA! Siswa SMA di Ruteng Sudah Jadi Ayah, Sekolah Masih ‘Menunggu Undangan’
Guru Honorer di Manggarai Barat Ditangkap Usai Curi Motor Pelajar di Ruteng
Sengketa Tanah Ulayat Nyaris Picu Bentrokan, Kapolres Manggarai Datang Langsung, Warga Akhirnya Mundur
Mahasiswa di Ruteng Todong Pisau Demi Rokok, Tim Jatanras Polres Manggarai Ringkus Pelaku
Penggeledahan Rumah Tersangka di Tanjung Boleng, Istri Tolak Tanda Tangan Berita Acara, Kades Soroti Perbedaan Alamat
Kekerasan Seksual terhadap Anak di Belu, Apa Saja Hak-Hak Korban? Berikut Ulasannya

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 03:58

SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum

Kamis, 26 Maret 2026 - 03:36

Pria di Manggarai Ditangkap Usai Bobol Kios, Gasak Kain Songke hingga 200 Kg Kacang, Kerugian Rp18 Juta

Minggu, 22 Maret 2026 - 12:48

ASTAGA! Siswa SMA di Ruteng Sudah Jadi Ayah, Sekolah Masih ‘Menunggu Undangan’

Senin, 16 Maret 2026 - 09:54

Guru Honorer di Manggarai Barat Ditangkap Usai Curi Motor Pelajar di Ruteng

Senin, 16 Maret 2026 - 09:48

Sengketa Tanah Ulayat Nyaris Picu Bentrokan, Kapolres Manggarai Datang Langsung, Warga Akhirnya Mundur

Berita Terbaru