Melahirkan Usai Pulang Sekolah, Seorang Siswi Buang Bayi di Toilet Puskesmas, Kini Diamankan Polisi

- Editor

Sabtu, 8 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi

Gambar Ilustrasi

METRO NTT — Seorang siswi berinisial DA (17) diduga membuang bayi yang baru saja dilahirkannya di toilet Puskesmas.

Kejadian ini kini sedang ditangani oleh Polres Lombok Tengah. Sang siswi ini telah ditangkap di Kecamatan Kopang.

Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, IPTU Luk Luk Il Maqnum, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa DA membuang bayi yang ia lahirkan sendiri di toilet Puskesmas Kopang.

“Terduga pelaku membuang bayi yang ia lahirkan melalui jendela toilet. Saat ditemukan, bayi tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia,” kata Luk Luk, Sabtu (8/2/2025).

Sang siswi ini dalam keterangannya mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Kamis (6/2/2025) setelah pelaku pulang sekolah.

Sebelumnya, pelaku hanya merasakan sakit perut.

Melihat kondisi pelaku yang kesakitan pada pukul 24.00 Wita, kedua orang tuanya kemudian membawanya ke Puskesmas Kopang.

Baca Juga:  Ngeri, Anggota DPR RI Gadungan di NTT Ditangkap Polisi, Modus Janjikan Proyek

Sesampainya di puskesmas, pelaku langsung dibawa ke Unit Gawat Darurat (UGD) untuk mendapatkan perawatan.

Saat berada di ruangan, pelaku masih merasakan sakit perut dan memutuskan untuk pergi ke toilet.

“Saat berada di toilet, terduga pelaku kemudian melahirkan seorang bayi berjenis kelamin laki-laki. Karena panik, ia lalu membuang bayi tersebut melalui jendela toilet,” jelasnya.

Baca Juga:  Pria di Manggarai Ditangkap Usai Bobol Kios, Gasak Kain Songke hingga 200 Kg Kacang, Kerugian Rp18 Juta

Saat ditemukan, lanjut Luk Luk, bayi tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia. Bayi itu kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi lebih lanjut. Baca berita tanpa iklan.

“Terduga pelaku saat ini sudah kita amankan untuk dimintai keterangan guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Berita Terkait

Usai Pesta Adat Wagal, Dua Warga Cireng Jadi Korban Pengeroyokan di Rawuk Ndoso
Perempuan Asal Malang Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Kupang, Baru Dua Hari Keluar dari Rumah Sakit
Antisipasi Laka Lantas dan Balap Liar, Satlantas Polres Manggarai Gelar Patroli Malam
Jejak Perdagangan Komodo hingga Thailand: Kolaborasi Polisi Bongkar Jaringan dari Manggarai Timur
SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum
Pria di Manggarai Ditangkap Usai Bobol Kios, Gasak Kain Songke hingga 200 Kg Kacang, Kerugian Rp18 Juta
ASTAGA! Siswa SMA di Ruteng Sudah Jadi Ayah, Sekolah Masih ‘Menunggu Undangan’
Guru Honorer di Manggarai Barat Ditangkap Usai Curi Motor Pelajar di Ruteng

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:09

Usai Pesta Adat Wagal, Dua Warga Cireng Jadi Korban Pengeroyokan di Rawuk Ndoso

Jumat, 29 Mei 2026 - 05:08

Perempuan Asal Malang Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Kupang, Baru Dua Hari Keluar dari Rumah Sakit

Rabu, 22 April 2026 - 02:05

Antisipasi Laka Lantas dan Balap Liar, Satlantas Polres Manggarai Gelar Patroli Malam

Rabu, 8 April 2026 - 13:38

Jejak Perdagangan Komodo hingga Thailand: Kolaborasi Polisi Bongkar Jaringan dari Manggarai Timur

Minggu, 29 Maret 2026 - 03:58

SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum

Berita Terbaru