Upaya Jurnalis Menemui Provincial SVD Ruteng Gagal: Ternyata Ada Rapat Tertutup di Hotel Milik Pater Marsel Agot

- Editor

Selasa, 17 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upaya Jurnalis Menemui Provincial SVD Ruteng Gagal: Ternyata Ada Rapat Tertutup di Hotel Milik Pater Marsel Agot

Upaya Jurnalis Menemui Provincial SVD Ruteng Gagal: Ternyata Ada Rapat Tertutup di Hotel Milik Pater Marsel Agot

METRO NTT – Upaya jurnalis menemui Provincial Ruteng dalam rangka mengkonfirmasi terkait kasus sengketa tanah yang menyeret seorang imam Katolik dari kongregasi Societas Verbini Divini (SVD) Pater Marsel Agot, SVD menjadi gagal ternyata pembesar Serikat ini sedang menggelar rapat tertutup di Hotel Prundi yang diduga merupakan milik Pater Marsel Agot SVD.

Jurnalis mengalami kesulitan menemui Pater Paulus Tolo Djogo, SVD selaku Provincial SVD Ruteng, selain susah ditemui, juga dihubungi via telepon dan pesan Whatsapp tidak direspon, ia malah lebih memilih menghindari wartawan yang hendak mewawancarainya.

Akhir akhir ini kasus sengketa tanah yang menyeret Pater Marsel Agot SVD ramai diberitakan namun hingga saat ini awak media belum mendapatkan keterangan langsungKarena itu Pater Paul.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pastor Provinsial SVD Ruteng, Paternity Paulus Tolo Djogo, SVD, dikabarkan turun langsung ke Labuan Bajo untuk menyikapi dinamika yang terus bergulir dan menyita perhatian publik bahkan pihaknya menggelar rapat secara tertutup di Hotel Perundi, Labuan Bajo pada Senin sore (16/2/2026).

Upaya awak media untuk memperoleh konfirmasi resmi dari Pastor Provinsial SVD Ruteng terkait surat terbuka Alosius Oba terus dilakukan.

Pada Minggu malam (15/2/2026) sekitar pukul 19.00 WITA, awak media mendatangi langsung rumah Induk SVD yang berada di Ruteng, Kabupaten Manggarai. Namun, Pater Paulus Tolo Djogo, SVD dikabarkan tidak berada di tempat.

Baca Juga:  Dia Ngaku Polisi Brimob, Ajak Jalan-Jalan, Eh Malah Dibawa ke Kontrakan! Gadis Belia Ini Ungkap Detik-Detik Nyaris Diperkosa

Sejumlah imam dan Bruder yang ditemui menyampaikan bahwa keberadaan Provinsial belum dapat dipastikan, apakah sedang menjalankan pelayanan atau melakukan kunjungan pribadi.

Awak media memilih menunggu hingga pukul 21.00 WITA. Namun karena belum ada kepastian, beberapa Frater dan Bruder menyarankan agar konfirmasi dilanjutkan keesokan harinya.

Keesokan paginya, Senin (16/2/2026), awak media kembali mendatangi Rumah Induk SVD Ruteng. Informasi yang diperoleh dari Bruder Dede, Pengurus Sekretariat Rumah Induk SVD Ruteng, menyebutkan bahwa Pater Paulus telah bertolak ke Labuan Bajo.

“Baru saja dia jalan ke Labuan Bajo,” ujar Bruder Dede kepada awak media.

Keterangan tersebut diperkuat oleh salah seorang karyawati di sekretariat yang menyatakan bahwa Pater Paulus sebelumnya sempat berada di lokasi sebelum berangkat.

“Tadi pagi Pater Paul masih bersama kami. Dia sudah jalan ke Labuan Bajo. Kemungkinan dia sudah di Bahong,” katanya.

Di lokasi yang sama, awak media juga menemui Pater Oswaldus Bule, SVD, yang berdasarkan salinan dokumen yang dikantongi media ini bahwa Pater Oswaldus diduga sebagai salah satu penerima hibah tanah dari penata tanah yang berlokasi di Batu Gosok, Labuan Bajo. Namun ketika dikonfirmasi, Pater Oswaldus memilih tidak memberikan komentar panjang dan mengarahkan awak media untuk meminta klarifikasi langsung kepada pimpinan serikat.

Baca Juga:  Pernyataan Bupati Edi soal Status Lingko Merot Dinilai Melampaui Wewenang, Ada Apa di Baliknya?

“Saya posisinya sebagai anggota serikat, termasuk Pater Marsel Agot. Alangkah baiknya tanyakan langsung kepada pimpinan besar saya,” ujarnya singkat.

Selain itu, Pater Oswaldus menyarankan kepada awak media untuk menghubungi langsung Pater Provinsial SVD baik melalui telpon mau WhatsApp guna mendapatkan informasi yang valid.

“Silahkan hubungi beliau, atau buat janjian untuk ketemu. Karena mungkin saja ada banyak kegiatan yang sudah terjadwalkan itu agak padat,” kata Oswaldus.

Saran dari Pater Oswaldus tersebut telah dilakukan oleh awak media sejak Minggu malam (15/2). Awak media telah berupaya menghubungi via telephone dan chating Whatsapp namun tidak mendapatkan jawaban.

Setelah hampir setengah jam berdiskusi tanpa keterangan substansial, awak media memutuskan meninggalkan Rumah Induk SVD Ruteng dan langsung bergerak menuju Labuan Bajo guna melanjutkan upaya konfirmasi.

Setiba di Labuan Bajo sekitar pukul 16.10 Wita, awak media mendapatkan informasi bahwa Pater Provinsial SVD Ruteng dan sejumlah imam termasuk Pater Marsel Agot, SVD bersama warga sipil tengah menggelar rapat tertutup di Hotel Perundi, Labuan Bajo.

Baca Juga:  Sedih, Seorang Pastor Katolik Ditikam Hingga Tewas di Gereja oleh Sekelompok Pria

Untuk memastikan informasi tersebut, awak media mendatangi hotel Perundi dan langsung mengkonfirmasi kepada 2 orang resepsionis atau karyawan hotel Perundi. Karyawan hotel tersebut membenarkan hal tersebut.

“Pertemuan masih berlanjut, sudah mulai dari sekitar jam 4 lewat kaka. Orang yang kami tau itu hanya dia (Pater Paulus Tolo Dijogo, SVD.red) saja. Kami tidak tau yang lain. Tapi sepertinya mereka sebentar lanjut dengan makan malam. Kami di sini tadi sudah siapkan makan malam untuk mereka. Mereka tidak nginap di sini, karena kami juga tidak tau Kaka,” kata Teresia dan Exer.

Ia menyarankan kepada wartawan untuk membuat catatan untuk diteruskan kepada pihak-pihak terkait.

“Kalau Kaka ada perlu sekali, supaya kita bisa hubungi. Atau buatkan catatan saja supaya kami teruskan nanti,” Kata Teresia.

Hingga berita ini diturunkan, pernyataan resmi dari Pastor Provinsial SVD Ruteng terkait surat terbuka Alosius Oba maupun perkembangan internal SVD masih belum diperoleh. Awak media akan terus berupaya mendapatkan klarifikasi demi menghadirkan informasi yang berimbang kepada publik.

Penulis : Fendi Ruem

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Perempuan Asal Malang Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Kupang, Baru Dua Hari Keluar dari Rumah Sakit
Antisipasi Laka Lantas dan Balap Liar, Satlantas Polres Manggarai Gelar Patroli Malam
Jejak Perdagangan Komodo hingga Thailand: Kolaborasi Polisi Bongkar Jaringan dari Manggarai Timur
SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum
Pria di Manggarai Ditangkap Usai Bobol Kios, Gasak Kain Songke hingga 200 Kg Kacang, Kerugian Rp18 Juta
ASTAGA! Siswa SMA di Ruteng Sudah Jadi Ayah, Sekolah Masih ‘Menunggu Undangan’
Guru Honorer di Manggarai Barat Ditangkap Usai Curi Motor Pelajar di Ruteng
Sengketa Tanah Ulayat Nyaris Picu Bentrokan, Kapolres Manggarai Datang Langsung, Warga Akhirnya Mundur

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 05:08

Perempuan Asal Malang Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Kupang, Baru Dua Hari Keluar dari Rumah Sakit

Rabu, 22 April 2026 - 02:05

Antisipasi Laka Lantas dan Balap Liar, Satlantas Polres Manggarai Gelar Patroli Malam

Rabu, 8 April 2026 - 13:38

Jejak Perdagangan Komodo hingga Thailand: Kolaborasi Polisi Bongkar Jaringan dari Manggarai Timur

Minggu, 29 Maret 2026 - 03:58

SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum

Kamis, 26 Maret 2026 - 03:36

Pria di Manggarai Ditangkap Usai Bobol Kios, Gasak Kain Songke hingga 200 Kg Kacang, Kerugian Rp18 Juta

Berita Terbaru