Camat Lembor Apatis Saat Dikonfirmasi Soal Tumpukan Sampah Busuk di Pasar Lembor

- Editor

Jumat, 2 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Lembor Apatis Saat Dikonfirmasi Soal Tumpukan Sampah Busuk Di Pasar Lembor

Camat Lembor Apatis Saat Dikonfirmasi Soal Tumpukan Sampah Busuk Di Pasar Lembor

METRO NTT — Tumpukan sampah yang membusuk berminggu-minggu di Pasar Lembor, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, mengganggu aktivitas pedagang dan pembeli. Bau menyengat dan pemandangan tak sedap muncul dari sampah yang menumpuk di tengah area pasar, terutama di sekitar lapak penjual ikan.

Sejumlah pedagang menduga persoalan ini terjadi akibat kelalaian petugas pengangkut sampah. Padahal, para pedagang mengaku rutin membayar retribusi kebersihan setiap bulan.

“Kami selalu bayar retribusi sampah. Petugas hanya lewat, tapi sampah tidak diangkut. Karena itu kami terpaksa buang di depan,” kata sejumlah pedagang kepada wartawan, Rabu, 31 Desember 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluhan serupa disampaikan pemilik Toko Dua Putra yang berhadapan langsung dengan lapak ikan. Ia mengatakan petugas hanya datang memungut uang tanpa menyediakan fasilitas kebersihan yang memadai.

“Petugas rajin pungut uang sampah, tapi sampahnya tidak diangkut. Tong atau kantong sampah juga tidak disediakan, jadi kami pakai kardus besar. Karena lama tidak diangkut, kami buang di depan,” ujar pemilik toko yang enggan disebutkan namanya.

Pedagang ikan di pasar itu juga mengaku kesal. Menurut mereka, petugas kerap menagih retribusi sambil membiarkan tumpukan sampah membusuk di lokasi.

Baca Juga:  Sampah Menumpuk di Tepi Jalan Menjerite, Diduga Bersumber Dari Hotel Mawatu

“Baru saja petugas datang tagih uang sampah, tapi cuma lihat tumpukan ini. Kadang kami bakar saja supaya tidak makin busuk dan pembeli tidak jijik,” kata seorang pedagang ikan.

Selain tidak rutin diangkut, waktu pengambilan sampah juga dinilai tidak tepat. Pedagang menyebut seharusnya sampah diangkut pada pagi hari sebelum aktivitas pasar dimulai.

“Kalau diangkut jam enam pagi tidak masalah. Tapi ini sering jam delapan ke atas, saat pedagang dan pembeli sudah ramai. Bau busuk makin terasa dan aktivitas pasar terganggu,” ujar seorang penjual ikan.

Baca Juga:  Mbehal - Nggorang Perkuat Tapal Batas  yang Telah Ditetapkan Sejak Leluhur

Wartawan telah berupaya mengonfirmasi persoalan ini kepada Camat Lembor, Raymundus Majar. Pada Jumat, 2 Januari 2026, sejumlah foto tumpukan sampah dikirimkan melalui pesan WhatsApp disertai pertanyaan terkait penyebab dan penanganannya.

Pesan tersebut telah terbaca. Namun hingga berita ini diturunkan, Camat Lembor tidak memberikan tanggapan apa pun atas keluhan pedagang mengenai sampah yang menumpuk berminggu-minggu di Pasar Lembor.

Penulis : Fendy

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Mario Pranda Surati Uskup Labuan Bajo, Singgung Ratusan Pegawai Jadi Korban Mutasi
Tak Perlu Antre, Bayar Pajak Kendaraan di NTT Kini Bisa Digital Lewat PRO NTT
6 Calon Jemaah Haji asal Kecamatan Lembor Resmi Dilepas, Camat: Pergi 6 Orang, Pulang Harus 6 Orang
Jalan Welu–Wuas Rusak Parah, Warga Minta Pemda Matim Segera Perbaiki di 2026
Pinjam 100 Miliar di Bank NTT, Bupati Agas:Pinjaman ini Fokus Untuk Infrastruktur Jalan Hotmix, Lapen, Air Minum Bersih dan 75 Rumah Layak Huni
Satlantas Polres Manggarai Gelar Police Goes To School di SMKN 1 Wae Ri’i, Edukasi Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini
Mutasi dan Promosi Pejabat Lingkup Pemkab Manggarai Digelar Bertahap
Antisipasi Laka Lantas dan Balap Liar, Satlantas Polres Manggarai Gelar Patroli Malam

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:30

Mario Pranda Surati Uskup Labuan Bajo, Singgung Ratusan Pegawai Jadi Korban Mutasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:05

6 Calon Jemaah Haji asal Kecamatan Lembor Resmi Dilepas, Camat: Pergi 6 Orang, Pulang Harus 6 Orang

Jumat, 24 April 2026 - 11:00

Jalan Welu–Wuas Rusak Parah, Warga Minta Pemda Matim Segera Perbaiki di 2026

Jumat, 24 April 2026 - 10:53

Pinjam 100 Miliar di Bank NTT, Bupati Agas:Pinjaman ini Fokus Untuk Infrastruktur Jalan Hotmix, Lapen, Air Minum Bersih dan 75 Rumah Layak Huni

Jumat, 24 April 2026 - 10:49

Satlantas Polres Manggarai Gelar Police Goes To School di SMKN 1 Wae Ri’i, Edukasi Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini

Berita Terbaru