Pinjam 100 Miliar di Bank NTT, Bupati Agas:Pinjaman ini Fokus Untuk Infrastruktur Jalan Hotmix, Lapen, Air Minum Bersih dan 75 Rumah Layak Huni

- Editor

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pinjam 100 Miliar di Bank NTT, Bupati Agas:Pinjaman ini Fokus Untuk Infrastruktur Jalan Hotmix, Lapen, Air Minum Bersih dan 75 Rumah Layak Huni

Pinjam 100 Miliar di Bank NTT, Bupati Agas:Pinjaman ini Fokus Untuk Infrastruktur Jalan Hotmix, Lapen, Air Minum Bersih dan 75 Rumah Layak Huni

METRO NTT Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur melaksanakan pinjaman 100 Miliar di Bank NTT dengan menandatangani perjanjian kerja sama kredit,yang berlangsung di Resto Hiu, pada Kamis (23/4/2026) .

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Bank NTT, Carlie Paulus, didampingi Direktur Kredit Bank NTT, Aloysius Geong, dan dari Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur dihadiri langsung oleh Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas.

Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur melakukan pinjaman daerah sebesar Rp 100 miliar ke Bank NTT untuk melakukan pembangunan infrastruktur di daerah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas berkata kalau untuk mempercepat pembangunan di Matim pemerintah daerah tidak bisa mengandalkan kemampuan keuangan daerah saja, harus memanfaatkan semua sumber daya yang ada.

Baca Juga:  Hans Rumat Kritik Arah Bisnis Bank NTT: Jangan Hanya Andalkan Kredit Konsumtif

“Sehingga kita lakukan kerja sama dengan Bank NTT untuk pinjaman kredit daerah ini, dan ini sudah kedua kalinya kita laksanakan kerja sama ini,” kata Bupati Agas.

Dia membeberkan kalau dana pinjaman itu akan digunakan untuk membangun infrastruktur jalan hotmix dan lapen, instalasi air minum dan 75 unit rumah layak huni, yang akan dibangun sampai tuntas.

“Jadi kita pinjam saat ini, manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, dan pemerintah daerah wajib mengembalikan dana pinjaman itu sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata dia.

Baca Juga:  Inspektorat Mabar Hitung Dugaan Korupsi Proyek Irigasi yang Diduga Menyeret Adik Bupati Edi Endi

Awalnya, kata dia, kalau diajukan pinjaman sebesar Rp150 miliar, namun yang disetujui oleh Kementerian Keuangan hanya Rp100 miliar, sehingga nominal itu yang diajukan oleh pemerintah ke Bank NTT.

Dia berharap kerjasama ini dapat menjadi bukti nyata pembangunan di Manggarai Timur, dan masyarakat pun bisa merasakan asas manfaatnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur, Carlie Paulus berkata, sejauh ini sudah dua Pemerintah Daerah yang memanfaatkan pinjaman daerah ini yaitu Kabupaten Rote Ndao dan Manggarai Timur.

Baca Juga:  Kapolsek Satarmese Pimpin Kerja Bakti Bersama TNI dan Masyarakat Perbaik Jalan Rusak di Desa Iteng

“Kita menyambut baik usulan pinjaman daerah ini, inisiatifnya memang dari pemerintah daerah, yang memang membutuhkan pendanaan, maka akan dilayani oleh Bank NTT, kita juga berikan kemudahan proses yang menjadi skala prioritas, karena bagaimanapun pemerintah daerah adalah pemegang saham,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan kalau pinjaman daerah yang diberikan untuk Manggarai Timur sebesar Rp100 miliar, dan Bank NTT sangat terbuka jika ada pemerintah daerah lainnya yang ingin mengajukan pinjaman daerah.

Penulis : Agustinus Ardi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kehadiran Dandim Manggarai Barat Berbuah Solusi, Upah Buruh Proyek KDMP Pong Majok Akhirnya Dibayarkan, Pekerja: Kami Akhirnya Bisa Bernapas Lega
Berkat Pendampingan Kodim Manggarai Barat, Pembayaran Upah Buruh Proyek KDMP di Desa Liang Sola Akhirnya Terealisasi
Proyek Fisik KDMP Hampir Rampung Tahap Satu, Upah Buruh di Desa Liang Sola Belum Dibayar
52 Desa Persiapan di Kabupaten Manggarai Jalani Verifikasi Faktual, Golo Wangko Optimis Menuju Desa Definitif
Mario Pranda Surati Uskup Labuan Bajo, Singgung Ratusan Pegawai Jadi Korban Mutasi
Tak Perlu Antre, Bayar Pajak Kendaraan di NTT Kini Bisa Digital Lewat PRO NTT
6 Calon Jemaah Haji asal Kecamatan Lembor Resmi Dilepas, Camat: Pergi 6 Orang, Pulang Harus 6 Orang
Jalan Welu–Wuas Rusak Parah, Warga Minta Pemda Matim Segera Perbaiki di 2026

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:48

Kehadiran Dandim Manggarai Barat Berbuah Solusi, Upah Buruh Proyek KDMP Pong Majok Akhirnya Dibayarkan, Pekerja: Kami Akhirnya Bisa Bernapas Lega

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:32

Berkat Pendampingan Kodim Manggarai Barat, Pembayaran Upah Buruh Proyek KDMP di Desa Liang Sola Akhirnya Terealisasi

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:30

Proyek Fisik KDMP Hampir Rampung Tahap Satu, Upah Buruh di Desa Liang Sola Belum Dibayar

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:02

52 Desa Persiapan di Kabupaten Manggarai Jalani Verifikasi Faktual, Golo Wangko Optimis Menuju Desa Definitif

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:30

Mario Pranda Surati Uskup Labuan Bajo, Singgung Ratusan Pegawai Jadi Korban Mutasi

Berita Terbaru