Sampah Menumpuk di Tepi Jalan Menjerite, Diduga Bersumber Dari Hotel Mawatu

- Editor

Senin, 8 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

METRO NTT — Mata dan penciuman para penumpang dan pengguna jalan terganggu saat menyaksikan tumpukan sampah yang membusuk di tepi jalan menuju pelabuhan Pelindo serta berdampak mengotori laut disaat terbawa banjir, diduga bersumber dari Hotel Mawatu yang di buang dibuang pada saat situasi jalan sepi persis di gorong-gorong yang terletak di Menjerite, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat

Sampah yang menumpuk ini berupa kemasan makanan, botol dan gelas plastik serta pembalut dan Pampers yang dibuang ditepi jalan maupun di kolong gorong-gorong yang mengganggu pandangan masyarakat dan dapat mengotori laut pada saat terbawa banjir karena letaknya tidak jauh dari tepi laut.

Baca Juga:  Kisah Donatus Tinggal di Gubuk Reyot di Manggarai Timur, Dinsos: Data Bansos Sedang Diusulkan ke Kemensos

Selain sampah terlihat pula tumpukan tanah bercampur akar pohon dan bahan bekas bangunan milik warga yang tidak diketahui asal usulnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sampah lain juga terlihat menumpuk di kolong deker dalam kondisi terbungkus dan sudah lama dibuang dan menumpuk di situ. Ada juga sampah yang sudah dibakar dan hanya tersisa puing-puing bekas bakaran.

Salah seorang pemungut sampah yang sedang mengumpulkan botol plastik di tepi jalan itu mengatakan bahwa sampah itu bersumber dari Mawatu namun awak media ini belum mengetahui pasti kebenaran dari informasi itu.

Baca Juga:  Penutupan Kantor Desa Golo Watu Ganggu Pelayanan, Warga Protes

Ia mengatakan bahwa sampah itu bersumber dari Mawatu saat melihat sebuah mobil carry datang dari arah Los Baba dan berhenti di tempat itu untuk menurunkan sampah.

“itu sampah dari Mawatu pak, saya dapatkan tadi mereka turunkan sampah menggunakan mobil carry L300 warna hitam. Terkadang mereka buang sampah pada saat jalan lagi sepi,” ungkap warga mengaku asal Sulawesi itu saat diwawancarai wartawan pada Senin (8/12/2025)

Ia juga menambahkan bahwa sampah itu milik Mawatu setelah melihat sebuah kemasan yang diketahuinya sering digunakan oleh Mawatu untuk mengisi makanan ringan.

Baca Juga:  Kampanye di Satar Mese, Maksi Ngkeros: BKH Titipkan Masa Depan Manggarai Lewat Maksi-Ronald

“Gelas ini sering saya lihat di Mawatu. mereka gunakan untuk mengisi jagung bunga untuk diberikan kepada tamu di situ,” tuturnya sembari menunjukan kepada model gelas yang dimaksud.

Dalam rangka mengetahui kepemilikan sampah itu yang sebenarnya awak media ini masih berusaha untuk menemui pihak Mawatu yang diduga sebagai sumber keberadaan sampah tersebut.

Awak media ini juga akan mengkonfirmasi Dinas Lingkungan hidup, Kesehatan dan Pertanahan Kabupaten Manggarai Barat terkait keberadaan sampah yang mengganggu lingkungan dan akan mengotori laut.

Berita Terkait

Dampak Gempa, Puskesmas Wae Nakeng Alami Keretakan dan Pelayanan Dipindahkan ke Gedung Lama
KBM Tatap Muka di Manggarai Raya Dihentikan Sementara Pascagempa Flores
Kehadiran Dandim Manggarai Barat Berbuah Solusi, Upah Buruh Proyek KDMP Pong Majok Akhirnya Dibayarkan, Pekerja: Kami Akhirnya Bisa Bernapas Lega
Berkat Pendampingan Kodim Manggarai Barat, Pembayaran Upah Buruh Proyek KDMP di Desa Liang Sola Akhirnya Terealisasi
Proyek Fisik KDMP Hampir Rampung Tahap Satu, Upah Buruh di Desa Liang Sola Belum Dibayar
52 Desa Persiapan di Kabupaten Manggarai Jalani Verifikasi Faktual, Golo Wangko Optimis Menuju Desa Definitif
Mario Pranda Surati Uskup Labuan Bajo, Singgung Ratusan Pegawai Jadi Korban Mutasi
Tak Perlu Antre, Bayar Pajak Kendaraan di NTT Kini Bisa Digital Lewat PRO NTT

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:30

Dampak Gempa, Puskesmas Wae Nakeng Alami Keretakan dan Pelayanan Dipindahkan ke Gedung Lama

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:25

KBM Tatap Muka di Manggarai Raya Dihentikan Sementara Pascagempa Flores

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:32

Berkat Pendampingan Kodim Manggarai Barat, Pembayaran Upah Buruh Proyek KDMP di Desa Liang Sola Akhirnya Terealisasi

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:30

Proyek Fisik KDMP Hampir Rampung Tahap Satu, Upah Buruh di Desa Liang Sola Belum Dibayar

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:02

52 Desa Persiapan di Kabupaten Manggarai Jalani Verifikasi Faktual, Golo Wangko Optimis Menuju Desa Definitif

Berita Terbaru