Kecelakaan Kapal Wisata Berulang, DPRD Mabar Desak Evaluasi Nasional dan Akan Mengadu ke DPR RI

- Editor

Rabu, 31 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecelakaan Kapal Wisata Berulang, DPRD Mabar Desak Evaluasi Nasional dan Akan Mengadu ke DPR RI

Kecelakaan Kapal Wisata Berulang, DPRD Mabar Desak Evaluasi Nasional dan Akan Mengadu ke DPR RI

METRO NTT — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai Barat, Beni Nurdin, S.T menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tenggelamnya Kapal Wisata Putri Sakinah di perairan Taman Nasional Komodo.

Tragedi yang kembali menorehkan luka dalam dunia pariwisata Labuan Bajo itu dinilai sebagai peringatan keras atas lemahnya tata kelola keselamatan pelayaran wisata yang selama ini berlangsung.

“Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Manggarai Barat, kami menyampaikan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah tenggelamnya Kapal Wisata Putri Sakinah,” ujar Beni Nurdin dalam pernyataannya kepada media ini Rabu (31/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menyampaikan harapan agar wisatawan yang hingga kini masih dinyatakan hilang dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat, serta mendoakan agar keluarga korban diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan berat tersebut.

Baca Juga:  Staycation Mewah dan Tiga Petualangan Eksotis Ala Meruorah, Healing Paling Menyenangkan

DPRD Segera Panggil KSOP, BMKG, dan Pemda

Lebih jauh, Beni Nurdin menegaskan bahwa DPRD tidak akan tinggal diam menyikapi tragedi yang dinilainya bukan peristiwa tunggal, melainkan bagian dari rangkaian kecelakaan kapal wisata yang terus berulang di perairan Manggarai Barat.

Sebagai langkah konkret, DPRD Manggarai Barat dalam waktu dekat akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan berbagai pihak terkait, termasuk Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), BMKG, serta Pemerintah Daerah.

“RDP ini penting untuk mengurai secara terbuka apa yang sebenarnya terjadi, bagaimana prosedur keselamatan dijalankan, serta sejauh mana pengawasan negara hadir dalam aktivitas pelayaran wisata,” tegasnya.

Menurut Beni, tragedi ini harus dibaca sebagai momentum evaluasi menyeluruh terhadap sistem perizinan, pengawasan teknis kapal, hingga mekanisme penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) bagi kapal-kapal wisata di Labuan Bajo.

Baca Juga:  Geger di Labuan Bajo! Bocah 5 Tahun Jadi Korban Pemerkosaan oleh Kerabat Dekat, Terungkap Setelah Cerita ke Orang Tua

Akan Bawa Persoalan ke DPR RI dan Kementerian Terkait

Tidak berhenti di tingkat daerah, DPRD Manggarai Barat juga berencana membawa persoalan ini ke tingkat nasional. Beni Nurdin menyatakan pihaknya akan melakukan audiensi dengan DPR RI serta kementerian terkait, guna mendorong peninjauan ulang kewenangan dan tata kelola pengurusan kapal wisata.

“Kami akan mendorong agar otoritas kewenangan pengelolaan kapal wisata ini ditinjau ulang. Apakah regulasinya sudah tepat? Apakah pengawasannya memadai? Karena faktanya, kejadian seperti ini sudah berulang kali terjadi,” ungkapnya.

Ia menilai, status Labuan Bajo sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) seharusnya dibarengi dengan standar keselamatan yang jauh lebih ketat, bukan sebaliknya.

“Pariwisata tidak boleh dibangun di atas risiko dan kelalaian. Keselamatan wisatawan adalah harga mati,” tandas Beni.

Baca Juga:  DPD PSI Manggarai Barat Memulai Konsolidasi Struktural, Kecamatan Mbeliling Jadi Kunjungan Perdana Ketua Baru

Apresiasi untuk Tim SAR dan Aparat Gabungan

Di sisi lain, Ketua DPRD Manggarai Barat juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja ekstra dalam penanganan musibah tersebut. Ia secara khusus menyebut Kepolisian, TNI Angkatan Laut, tim SAR, serta seluruh unsur terkait yang terlibat dalam proses pencarian dan penyelamatan korban.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja tanpa lelah, siang dan malam, dalam upaya pencarian wisatawan yang masih hilang dan penanganan korban lainnya,” katanya.

Tragedi sebagai Titik Balik

Beni Nurdin menegaskan, tragedi tenggelamnya Kapal Wisata Putri Sakinah harus menjadi titik balik bagi seluruh pemangku kepentingan untuk membenahi wajah pariwisata bahari di Manggarai Barat.

“Jangan sampai setiap musibah hanya diakhiri dengan ucapan duka, tanpa ada perubahan nyata,” tutupnya.

Penulis : Yoflan Bagang

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Bupati Agas Resmi Membuka Kegiatan Muskomcab dan Masa Penerimaan Anggota Pemuda Katolik Cabang Manggarai Timur
Peduli Sesama, Satlantas Polres Manggarai Barat Bagikan Sembako Door-to-Door, Kepada Warga di Kota Premium Labuan Bajo
Kapolsek Satarmese Pimpin Kerja Bakti Bersama TNI dan Masyarakat Perbaik Jalan Rusak di Desa Iteng
Satlantas Polres Manggarai Patroli Malam, Cegah Balap Liar hingga Tekan Kecelakaan
Warga Lembor Ditemukan Tewas di Sawah Wae Bangka, Begini Pengakuan Warga
Sosok IPDA Thomas Ola Payi: Ketulusan di Balik Seragam saat Jumat Agung di Labuan Bajo
UPTD SPAM Manggarai Timur Gandeng BRI, Permudah Pembayaran Air hingga ke Pelosok
Peduli Pendidikan di Sumba Timur, Wakapolda NTT Salurkan Bantuan untuk Siswa dan Perbaikan Sekolah

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 23:13

Bupati Agas Resmi Membuka Kegiatan Muskomcab dan Masa Penerimaan Anggota Pemuda Katolik Cabang Manggarai Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 06:56

Peduli Sesama, Satlantas Polres Manggarai Barat Bagikan Sembako Door-to-Door, Kepada Warga di Kota Premium Labuan Bajo

Sabtu, 18 April 2026 - 06:52

Kapolsek Satarmese Pimpin Kerja Bakti Bersama TNI dan Masyarakat Perbaik Jalan Rusak di Desa Iteng

Kamis, 16 April 2026 - 04:52

Satlantas Polres Manggarai Patroli Malam, Cegah Balap Liar hingga Tekan Kecelakaan

Kamis, 9 April 2026 - 02:42

Sosok IPDA Thomas Ola Payi: Ketulusan di Balik Seragam saat Jumat Agung di Labuan Bajo

Berita Terbaru