
METRO NTT – Nama Luluk Nuril, yang sebelumnya sempat menghebohkan dunia maya karena aksinya memarahi seorang anak magang di sebuah swalayan pada akhir 2023, kini kembali menjadi sorotan. Bukan karena tingkahnya di media sosial, melainkan karena dugaan keterlibatannya dalam kasus penipuan berkedok arisan dan investasi senilai ratusan juta rupiah!
Luluk Nuril atau yang memiliki nama asli Luluk Sofiatul Jannah, dikenal publik setelah videonya marah-marah kepada seorang anak magang viral di berbagai platform media sosial. Kala itu, aksinya menuai hujatan dari netizen karena dinilai arogan dan tidak pantas sebagai seorang istri anggota polisi.
Namun kini, nama Luluk kembali menghiasi jagat maya setelah ia diduga terlibat dalam kasus penipuan yang menyeret banyak korban. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah pengakuan dari aktris sinetron Delia Yasmine, yang mengklaim mengalami kerugian hingga Rp130 juta akibat ulah Luluk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya baru saja pulang dari rumah sakit dan masih dalam tahap pemulihan waktu itu. Luluk datang menawari investasi dengan janji imbal hasil yang menggiurkan. Saya percaya karena sudah kenal cukup lama dengannya,” ungkap Delia kepada awak media, Rabu (9/7).
Menurut pengakuan Delia, dari total Rp130 juta yang ia serahkan, Rp30 juta di antaranya adalah uang arisan yang seharusnya dibayarkan Luluk. Namun, hingga saat ini uang tersebut tak kunjung dikembalikan, meski Luluk diduga telah menerima dana penuh dari kelompok arisan tersebut.
Tak hanya Delia, sejumlah korban lain dari berbagai daerah di Jawa Timur seperti Surabaya, Probolinggo, dan sekitarnya juga mulai angkat bicara. Banyak di antara mereka yang merasa tertipu oleh janji manis Luluk Nuril, yang dikenal cukup aktif sebagai TikToker.
“Sekarang saya sedang mengumpulkan para korban. Saya sudah buat grup khusus agar kami bisa berkoordinasi untuk membuat laporan bersama ke pihak kepolisian,” jelas Delia.
Rencananya, para korban akan mengajukan laporan ke Polres di daerah masing-masing agar dugaan penipuan ini segera diproses secara hukum. Sejumlah bukti dan data korban tengah dikumpulkan guna memperkuat laporan tersebut.
Kasus ini pun menjadi peringatan keras bagi publik untuk berhati-hati dalam memilih mitra investasi, apalagi yang hanya bermodal kedekatan personal atau popularitas di media sosial. Kepercayaan yang diberikan bisa saja berujung pada kerugian besar dan luka mendalam.
Apakah Luluk Nuril akan mempertanggungjawabkan perbuatannya? Ataukah akan muncul kejutan baru dari kasus yang makin panas ini? Waktu yang akan menjawab. Yang pasti, para korban kini bersatu, dan keadilan tengah diperjuangkan.








