METRO NTT — Kupang, NTT – Kota ini kembali diguncang skandal asmara yang menghebohkan. Seorang mahasiswi, kelahiran 2005, terlibat hubungan terlarang dengan pria beristri hingga diduga mengurung sang suami orang di kamar kos miliknya. Yang bikin geger? Sang mahasiswi terang-terangan mengaku rela “memberikan diri” demi pria tersebut!
Semua bermula dari niat sederhana: menghadiri pesta bersama agar tampak seolah punya kekasih. Tapi dari ajakan pura-pura itu, justru terkuak fakta-fakta mengejutkan yang membuat warga dunia maya geger.
Lewat tangkapan layar percakapan yang viral, terungkap bahwa pria itu bukan hanya sudah menikah, tetapi juga ayah dari seorang anak berusia empat tahun. Meski begitu, ia disebut kerap bermalam di kos milik si mahasiswi, bahkan saat kembali dari kampung, ia langsung menuju tempat yang sama: kamar kos sang perempuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak hanya itu. Isi percakapan yang tersebar memperlihatkan pengakuan mengejutkan dari sang mahasiswi:
“Saya bahkan rela ko kasih dem diri badan di b pu laki dong. Berhubungan bukan satu kali, tapi su ulang ka.”
Kalimat itu bukan sekadar curhat. Ia adalah simbol dari keputusan nekat, hasrat yang tak terbendung, dan cinta terlarang yang melampaui batas-batas moral.
Beberapa kerabat dan teman mengaku sudah berulang kali memperingatkan si mahasiswi untuk menjauh dari pria itu. Namun semua teguran mental di tembok. Ia tetap menjalin hubungan dan membiarkan pria beristri itu keluar masuk kamar kosnya.
Salah seorang saksi bahkan menyebut bahwa pemilik kos sempat menyampaikan langsung bahwa dua insan itu sering tidur sekamar. Dugaan hubungan fisik pun makin sulit dibantah.
Kini, publik menyoroti dua sisi kelam dari drama ini: seorang perempuan muda yang terseret dalam cinta yang salah arah, dan seorang pria dewasa yang mengkhianati keluarga kecilnya demi godaan sesaat.
Ini bukan sekadar kisah cinta. Ini potret buram dari relasi tanpa kendali, dari ego dan emosi yang tak diatur nalar. Di tengah tuntutan moral dan norma sosial, hubungan terlarang ini jadi pengingat pahit:
Cinta yang dimulai dari kebohongan, selalu berakhir dengan kehancuran.






