Kronologi Tragedi di Tanjakan Wae Nengke, Lembor yang Menewaskan Seorang Ibu Asal Ruteng

- Editor

Kamis, 3 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kronologi Tragedi di Tanjakan Wae Nengke, Lembor yang Menewaskan Seorang Ibu Asal Ruteng

Kronologi Tragedi di Tanjakan Wae Nengke, Lembor yang Menewaskan Seorang Ibu Asal Ruteng

METRO NTT — Malam yang tenang di Desa Siru, Kecamatan Lembor, Manggarai Barat, berubah jadi mencekam saat sebuah Toyota Fortuner putih mendadak terjun bebas ke jurang setelah mesinnya mati di tengah tanjakan Wae Nengke. Kecelakaan mengerikan ini terjadi pada Senin malam, 30 Juni 2025, sekitar pukul 20.00 Wita.

Mobil bernomor polisi EB 1571 EE itu dikemudikan oleh Hendra Jehabit (28 tahun). Menurut kesaksian warga dan hasil olah TKP, mobil tiba-tiba mati mesin di tengah tanjakan, lalu meluncur mundur tak terkendali, dan akhirnya terperosok ke jurang yang cukup curam. Jeritan dan benturan keras menggema di kegelapan malam, mengundang kepanikan warga sekitar.

Baca Juga:  Bantah Dituduh Bohong soal Kedatangan Ronaldo ke Kupang, Yayasan Graha Kasih Indonesia Beri Penjelasan

Tragis, salah satu penumpang bernama Ludgardis Nadia Dewi Juwita (25 tahun), seorang ibu rumah tangga asal Kampung Cuncalawar, meninggal dunia di Puskesmas Wae Nakeng akibat luka parah yang dideritanya. Patah tulang dada kiri, luka robek di beberapa bagian tubuh, serta memar hebat di perut dan bahu membuat nyawanya tak tertolong.

Sementara itu, Rikardus Mundur (41 tahun), penumpang lain, mengalami luka robek di bibir atas dan pendarahan hebat di hidung. Meski demikian, Hendra dan lima penumpang lainnya, termasuk dua anak-anak, selamat dengan kondisi yang relatif stabil tanpa luka serius.

Warga yang mendengar dentuman keras langsung berhamburan menuju lokasi dan melakukan evakuasi darurat. Korban segera dibawa ke Puskesmas menggunakan kendaraan seadanya.

Kepolisian Sektor Lembor yang dipimpin oleh Ipda Vinsensius Hardi Bagus langsung bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa kondisi kendaraan. Dua saksi kunci, yakni Vidensius Jemi dan Plasidus Ardonal Maji, telah dimintai keterangan.

Baca Juga:  Kapolsek Satarmese Pimpin Kerja Bakti Bersama TNI dan Masyarakat Perbaik Jalan Rusak di Desa Iteng

Dugaan awal polisi: kecelakaan disebabkan mesin mobil yang tiba-tiba mati di tanjakan, membuat pengemudi kehilangan kendali penuh atas kendaraan.

Peristiwa ini kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya pengecekan kendaraan sebelum perjalanan, terlebih di jalur-jalur ekstrem seperti Wae Nengke. Satu nyawa melayang, luka dan trauma membekas—sebuah perjalanan biasa berubah jadi tragedi memilukan. ***

Berita Terkait

Dampak Gempa, Puskesmas Wae Nakeng Alami Keretakan dan Pelayanan Dipindahkan ke Gedung Lama
KBM Tatap Muka di Manggarai Raya Dihentikan Sementara Pascagempa Flores
Kehadiran Dandim Manggarai Barat Berbuah Solusi, Upah Buruh Proyek KDMP Pong Majok Akhirnya Dibayarkan, Pekerja: Kami Akhirnya Bisa Bernapas Lega
Berkat Pendampingan Kodim Manggarai Barat, Pembayaran Upah Buruh Proyek KDMP di Desa Liang Sola Akhirnya Terealisasi
Proyek Fisik KDMP Hampir Rampung Tahap Satu, Upah Buruh di Desa Liang Sola Belum Dibayar
52 Desa Persiapan di Kabupaten Manggarai Jalani Verifikasi Faktual, Golo Wangko Optimis Menuju Desa Definitif
Mario Pranda Surati Uskup Labuan Bajo, Singgung Ratusan Pegawai Jadi Korban Mutasi
Tak Perlu Antre, Bayar Pajak Kendaraan di NTT Kini Bisa Digital Lewat PRO NTT

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:30

Dampak Gempa, Puskesmas Wae Nakeng Alami Keretakan dan Pelayanan Dipindahkan ke Gedung Lama

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:25

KBM Tatap Muka di Manggarai Raya Dihentikan Sementara Pascagempa Flores

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:32

Berkat Pendampingan Kodim Manggarai Barat, Pembayaran Upah Buruh Proyek KDMP di Desa Liang Sola Akhirnya Terealisasi

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:30

Proyek Fisik KDMP Hampir Rampung Tahap Satu, Upah Buruh di Desa Liang Sola Belum Dibayar

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:02

52 Desa Persiapan di Kabupaten Manggarai Jalani Verifikasi Faktual, Golo Wangko Optimis Menuju Desa Definitif

Berita Terbaru