Teriakan Sunyi Intan: ART Asal NTT Disiksa Majikan di Batam, Mata Lebam, Tubuh Penuh Luka!

- Editor

Senin, 23 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teriakan Sunyi Intan: ART Asal NTT Disiksa Majikan di Batam, Mata Lebam, Tubuh Penuh Luka!

Teriakan Sunyi Intan: ART Asal NTT Disiksa Majikan di Batam, Mata Lebam, Tubuh Penuh Luka!

METRO NTT – Tragis! Intan, seorang Asisten Rumah Tangga (ART) asal Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi korban penganiayaan kejam oleh majikannya sendiri di kawasan Sukajadi, Batam. Tak hanya sang majikan, rekan kerja sesama ART juga diduga ikut melakukan kekerasan atas perintah majikan.

Kisah memilukan ini mencuat ke publik setelah Intan berhasil mengirim pesan minta tolong melalui ponsel tetangganya. Pesan itu diterima oleh komunitas Flobamora Batam, yang langsung bergerak cepat menuju lokasi.

“Korban mengalami banyak luka lebam di tubuhnya, yang paling parah di bagian mata,” ungkap Yulius, Ketua Flobamora Batam, Minggu (22/6/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jesica, anggota Flobamora, mengisahkan bahwa mereka segera menyambangi rumah tempat Intan bekerja begitu menerima pesan. Di lokasi, mereka menemukan Intan dalam kondisi lemah dan penuh luka. Sementara itu, majikan laki-laki kabur saat mengetahui kedatangan tim.

“Istri majikan dan rekan ART korban berhasil kami temui di rumah itu,” ujar Jesica.

Pihak Flobamora tak tinggal diam. Mereka segera berkoordinasi dengan aparat hukum untuk menindak lanjuti kejadian tersebut.

Koordinator Bidang Hukum Persekutuan Komunitas NTT (PK NTT) Batam, Balawanga, menegaskan bahwa kasus ini akan terus dikawal sampai tuntas.

Baca Juga:  Dituduh Selingkuh dengan Janda, Pria di Flores Pukul Saudari Kandung hingga Tersungkur ke Tanah

“Setelah menerima laporan dari Ketua Keluarga Sumba sekitar pukul 11.30 WIB, saya langsung berkoordinasi dengan Kapolsek Batam Kota dan Polresta Barelang. Korban segera dibawa ke rumah sakit untuk visum,” terang Balawanga.

Malam harinya, keluarga korban membuat laporan resmi di Polresta Barelang. Majikan pelaku penganiayaan pun telah diamankan oleh pihak kepolisian dan sedang diperiksa intensif.

“Kapolres memastikan kepada saya bahwa pelaku sudah diamankan dan dalam proses pemeriksaan. Kami percaya proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan,” tambahnya.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Debby Andrestian, membenarkan bahwa seorang terduga pelaku telah diamankan. Namun, pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap beberapa saksi.

Baca Juga:  Miris, Pak Kades di NTT Babak Belur Dihajar Sekelompok Anak Muda, Begini Kasusnya

“Korban saat ini menjalani perawatan di RS Elisabeth Batam Kota karena luka lebam yang cukup parah, terutama di bagian mata dan tangan,” ujar AKP Debby, Senin (23/6/2025).

Komunitas NTT di Batam menyampaikan duka dan keprihatinan mendalam atas kejadian ini. Mereka menyatakan komitmennya untuk terus mendampingi Intan secara hukum dan psikologis hingga keadilan ditegakkan.

“Kita tidak bisa diam. Tidak boleh ada lagi kekerasan terhadap pekerja rumah tangga, apalagi yang berasal dari kelompok rentan,” tegas Balawanga. ***

Berita Terkait

Perempuan Asal Malang Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Kupang, Baru Dua Hari Keluar dari Rumah Sakit
Antisipasi Laka Lantas dan Balap Liar, Satlantas Polres Manggarai Gelar Patroli Malam
Jejak Perdagangan Komodo hingga Thailand: Kolaborasi Polisi Bongkar Jaringan dari Manggarai Timur
SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum
Pria di Manggarai Ditangkap Usai Bobol Kios, Gasak Kain Songke hingga 200 Kg Kacang, Kerugian Rp18 Juta
ASTAGA! Siswa SMA di Ruteng Sudah Jadi Ayah, Sekolah Masih ‘Menunggu Undangan’
Guru Honorer di Manggarai Barat Ditangkap Usai Curi Motor Pelajar di Ruteng
Sengketa Tanah Ulayat Nyaris Picu Bentrokan, Kapolres Manggarai Datang Langsung, Warga Akhirnya Mundur

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 05:08

Perempuan Asal Malang Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Kupang, Baru Dua Hari Keluar dari Rumah Sakit

Rabu, 22 April 2026 - 02:05

Antisipasi Laka Lantas dan Balap Liar, Satlantas Polres Manggarai Gelar Patroli Malam

Rabu, 8 April 2026 - 13:38

Jejak Perdagangan Komodo hingga Thailand: Kolaborasi Polisi Bongkar Jaringan dari Manggarai Timur

Minggu, 29 Maret 2026 - 03:58

SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum

Kamis, 26 Maret 2026 - 03:36

Pria di Manggarai Ditangkap Usai Bobol Kios, Gasak Kain Songke hingga 200 Kg Kacang, Kerugian Rp18 Juta

Berita Terbaru