Warga NTT Nekat Gantung Diri Gegara Tak Diberi Ijin Kerja ke Luar Negeri

- Editor

Sabtu, 15 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

METRO NTT — Y. A. Misa (20), warga Desa Mnelalete, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT ditemukan tewas dengan kondisi gantung diri.

Korban ditemukan pada Kamis (13/3/2025) di pohon di Desa Mnelalete, Kecamatan Amanuban Barat. Korban ditemukan oleh ibu kandungnya, Yuliana Misa (45) pada Kamis pagi. Korban diketahui keluar dari rumah sejak Rabu (12/3/2025) siang sekitar pukul 11.00 wita.

Sebelum keluar rumah, korban sempat meminta izin ibu kandungnya Yuliana Misa untuk bekerja di luar negeri sebagai tenaga kerja wanita (TKW).Korban ingin bekerja di luar negeri seperti temannya yang lain. Namun permintaan izin korban ditolak oleh ibu korban dengan alasan ibu korban sering sakit-sakitan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres TTS, AKBP Sigit Harimbawan melalui Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Joel Ndolu saat dikonfirmasi pada Sabtu (15/3_2025) membenarkan kejadian ini.

Baca Juga:  Kronologi Kasus Vadel Badjideh, Bujuk Lolly Berhubungan Badan hingga Putri Nikita Mirzani Itu Hamil, Diduga Paksa Gugurkan Kandungan dengan Minum Pil

“Ibu kandung korban menjelaskan bahwa korban keluar dari rumah sejak Rabu (12/3/2025) sekitar pukul 11:00 wita,” ujar Kasat.

Saat keluar, ibu korban sempat bertanya korban hendak kemana namun korban tidak menjawab.

“Korban tidak menjawab saat ditanya ibunya hendak kemana. Ia terus berjalan menuju ke arah belakang rumah tempat kebun warga sekitar,” ujar Kasat.

Hingga petang hari, korban belum juga pulang ke rumah sehingga Yuliana mencari korban ke rumah tetangga namun nihil.

Sampai malam hari, korban pun belum pulang. Yuliana ke rumah ketua RT, Naema Selan dan menginformasikan kalau korban belum pulang.

Ketua RT Naema Selan meminta bantuan warga membantu mencari korban hingga pukul 23:00 wita.

Baca Juga:  Demi Uang, Kakak Kandung Nekat Jual Adik yang Masih SD ke Pria Hidung Belang

Hasilnya pun nihil sehingga upaya pencarian dihentikan sementara.Pencarian dilanjutkan pada Kamis (13/3/2025) sekitar pukul 01:00 wita dinihari hingga pukul 03:00 wita.

Korban tetap tidak ditemukan sehingga warga sekitar dan ketua RT bubar kembali ke rumah masing,-masing untuk istirahat.

Korban baru ditemukan oleh ibunya pada Kamis (13/3/2025) sekira pukul 05:00 wita. Saat itu ibu kandung korban, Yuliana Misa hendak pergi mencari kayu api untuk memasak di pinggir sungai Fisi.

Dari arah kejauhan, ia melihat korban tergantung di atas pohon, sehingga Yuliana langsung lari pulang ke rumah dan menginformasikan kepada keluarga dan warga sekitar.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan oleh ketua RT Naema Selan kepada Bhabinkamtibmas Desa Mnelalete, Bripka Nelson Bety dan ke Polres TTS.

Baca Juga:  Ayah Bej4t di NTT, Nekat Setubuhi Anak Kandung yang Masih Kuliah Gegera Cemburu Buta Sang Anak dekat dengan Pria Lain

Anggota Unit Identifikasi langsung ke lokasi kejadian melakukan olah tempat kejadian (TKP) dan identifikasi jenazah korban.

Hasil visum etrepertum luar oleh dr Beby Tanesia dan dr Yusri Selan dari RSUD Soe menerangkan bahwa korban murni meninggal karema bunuh diri.

Saat pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Korban diperkirakan meninggal bunuh diri dengan cara gantung diri 8 jam sebelum ditemukan.

Untuk mengetahui pasti kematian korban harus dilakukan visum et repertum dan otopsi.

Namun keluarga korban melalui ibu kandung korban menolak untuk dilakukan otopsi.

Penolakan dituangkan dengan membuat surat pernyataan penolakan otopsi. Keluarga juga bersedia menerima kematian korban secara ikhlas.

Kasat menyebutkan kalau diduga korban bunuh diri karena tidak diizinkan bekerja ke luar negeri.

Berita Terkait

Jejak Perdagangan Komodo hingga Thailand: Kolaborasi Polisi Bongkar Jaringan dari Manggarai Timur
SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum
Pria di Manggarai Ditangkap Usai Bobol Kios, Gasak Kain Songke hingga 200 Kg Kacang, Kerugian Rp18 Juta
ASTAGA! Siswa SMA di Ruteng Sudah Jadi Ayah, Sekolah Masih ‘Menunggu Undangan’
Guru Honorer di Manggarai Barat Ditangkap Usai Curi Motor Pelajar di Ruteng
Sengketa Tanah Ulayat Nyaris Picu Bentrokan, Kapolres Manggarai Datang Langsung, Warga Akhirnya Mundur
Mahasiswa di Ruteng Todong Pisau Demi Rokok, Tim Jatanras Polres Manggarai Ringkus Pelaku
Penggeledahan Rumah Tersangka di Tanjung Boleng, Istri Tolak Tanda Tangan Berita Acara, Kades Soroti Perbedaan Alamat

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 13:38

Jejak Perdagangan Komodo hingga Thailand: Kolaborasi Polisi Bongkar Jaringan dari Manggarai Timur

Minggu, 29 Maret 2026 - 03:58

SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum

Kamis, 26 Maret 2026 - 03:36

Pria di Manggarai Ditangkap Usai Bobol Kios, Gasak Kain Songke hingga 200 Kg Kacang, Kerugian Rp18 Juta

Minggu, 22 Maret 2026 - 12:48

ASTAGA! Siswa SMA di Ruteng Sudah Jadi Ayah, Sekolah Masih ‘Menunggu Undangan’

Senin, 16 Maret 2026 - 09:54

Guru Honorer di Manggarai Barat Ditangkap Usai Curi Motor Pelajar di Ruteng

Berita Terbaru