Sedih, Siswi SD Ditikam Gurunya hingga Tewas di Sekolah

- Editor

Selasa, 11 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi

Gambar Ilustrasi

METRO NTT — Siswa berusia delapan tahun ditikam oleh gurunya hingga tewas di sebuah sekolah dasar di Korea Selatan pada Senin (10/2/2025).

Dikutip dari kantor berita AFP, guru perempuan berusia 40-an tersebut mengakui kejahatannya usai polisi menemukannya dan korban yang tak lain gadis muda dengan luka tusuk di SD di pusat Kota Daejeon pada Senin malam.

Petugas kepolisian setempat langsung membawa gadis itu ke rumah sakit dalam keadaan tak sadarkan diri.

Meski demikian, nyawa gadis tersebut tak tertolong.

Guru tersebut memiliki luka tusuk di leher dan lengannya, yang menurut para pejabat dimungkinkan dilakukannya sendiri.

“Polisi menemukan bahwa guru tersebut telah mengambil cuti karena depresi dan kembali ke sekolah akhir tahun lalu,” kata laporan tersebut.

Siswa tersebut berada di sekolah untuk penitipan anak setelah pelajaran kelas sebelum dia dijadwalkan akan menghadiri kelas seni privat.

Guru dan gadis itu ditemukan oleh polisi sekitar pukul 18.00 waktu setempat usai orang tua anak itu melaporkan bahwa dia hilang dari kelas seni.

Baca Juga:  Kisah Tragis Ibu Muda di NTT, Dibunuh Suami gegara Tolak Berhubungan Badan

Kini, pelaku menjalani operasi untuk luka-lukanya, dan polisi akan melanjutkan pemeriksaannya nanti.

Diketahui, Korea Selatan secara umum adalah negara yang sangat aman, dengan tingkat pembunuhan 1,3 per 100.000 orang pada 2021, menurut statistik resmi.

Data itu masih di bawah rata-rata global enam kematian akibat pembunuhan per 100.000 orang. Namun, negara itu menyaksikan serangkaian insiden kejahatan kekerasan yang terkenal pada 2023, termasuk beberapa penusukan.

Baca Juga:  Kembali Terjadi di Manggarai Timur, Seorang Pria Beristri Genjot Siswi hingga Hamil, Korban Diberi Uang 50 Ribu

Pada Agustus tahun itu, seorang guru sekolah menengah dilaporkan diserang dengan pisau, juga di Daejeon, sekitar 140 kilometer selatan ibu kota Seoul.

Pada minggu yang sama, seorang penyerang menabrakkan mobil ke jalur pejalan kaki di kota Bundang, dekat Seoul, sebelum menyerang orang-orang di sebuah department store dengan pisau.

Sementara itu, pada Juli 2023, satu orang tewas dan tiga lainnya terluka dalam penusukan lainnya di Seoul.

Berita Terkait

Jejak Perdagangan Komodo hingga Thailand: Kolaborasi Polisi Bongkar Jaringan dari Manggarai Timur
SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum
Pria di Manggarai Ditangkap Usai Bobol Kios, Gasak Kain Songke hingga 200 Kg Kacang, Kerugian Rp18 Juta
ASTAGA! Siswa SMA di Ruteng Sudah Jadi Ayah, Sekolah Masih ‘Menunggu Undangan’
Guru Honorer di Manggarai Barat Ditangkap Usai Curi Motor Pelajar di Ruteng
Sengketa Tanah Ulayat Nyaris Picu Bentrokan, Kapolres Manggarai Datang Langsung, Warga Akhirnya Mundur
Mahasiswa di Ruteng Todong Pisau Demi Rokok, Tim Jatanras Polres Manggarai Ringkus Pelaku
Penggeledahan Rumah Tersangka di Tanjung Boleng, Istri Tolak Tanda Tangan Berita Acara, Kades Soroti Perbedaan Alamat

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 13:38

Jejak Perdagangan Komodo hingga Thailand: Kolaborasi Polisi Bongkar Jaringan dari Manggarai Timur

Minggu, 29 Maret 2026 - 03:58

SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum

Kamis, 26 Maret 2026 - 03:36

Pria di Manggarai Ditangkap Usai Bobol Kios, Gasak Kain Songke hingga 200 Kg Kacang, Kerugian Rp18 Juta

Minggu, 22 Maret 2026 - 12:48

ASTAGA! Siswa SMA di Ruteng Sudah Jadi Ayah, Sekolah Masih ‘Menunggu Undangan’

Senin, 16 Maret 2026 - 09:54

Guru Honorer di Manggarai Barat Ditangkap Usai Curi Motor Pelajar di Ruteng

Berita Terbaru