METRO NTT – Seorang warga Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditemukan meninggal dunia di area persawahan Wae Bangka, tepatnya di wilayah Laminara, Rabu (15/4/2026).
Korban diketahui bernama Karinus Sumarno (47), yang akrab disapa Om Rinus. Ia merupakan pemilik usaha penggilingan padi di Raminara, Lembor, yang telah dijalankan selama kurang lebih empat tahun.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat pergi ke Labuan Bajo pada Selasa (14/4) untuk bertemu dengan pihak Dolog terkait rencana kerja sama pengadaan beras dalam jumlah besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, kerja sama tersebut tidak berjalan sesuai rencana. Saat dilakukan pengecekan oleh pihak Dolog, sekitar 22 ton beras yang disiapkan korban tidak diterima karena dinilai dalam kondisi kuning dan patah-patah.
Usai kejadian itu, korban disebut membeli minuman tradisional jenis sopi dan mengonsumsinya seorang diri. Sejak saat itu, korban tidak kembali ke rumah hingga akhirnya pihak keluarga melakukan pencarian.
Korban kemudian ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di area persawahan Wae Bangka, berjarak sekitar 500 meter hingga 1 kilometer dari lokasi penggilingan padinya di Raminara.
Proses evakuasi dilakukan warga dengan hati-hati karena lokasi penemuan berada di area lereng yang cukup terjal dan dipenuhi semak belukar.
Kapolsek Lembor, Ipda Vinsen Bagus, S.I.P., membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Kami masih di TKP,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke Wongkol Torok untuk dilakukan visum. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Meski demikian, hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban, termasuk mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Pihak keluarga telah menerima peristiwa ini dengan ikhlas. Diketahui, korban meninggalkan dua orang anak.
Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar yang mengenal korban sebagai sosok pekerja keras dalam usaha penggilingan padi di wilayah Lembor.
Penulis : F. Econ
Editor : Redaksi






