METRO NTT – Pemuda Katolik cabang Manggarai Timur, NTT, gelar Musyawarah komisariat cabang (Muskomcab) dan Masa penerimaan anggota (Mapenta), Sabtu (18/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kevikepan Borong itu dibuka resmi oleh Bupati Kabupaten Manggarai Timur, Andreas Agas.
Dalam sambutannya Bupati Agas menyampaikan harapan, agar Pemuda Katolik cabang Manggarai Timur, menjadi organisasi yang hidup dan kreatif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita menitipkan pesan, agar organisasi ini menjadi suatu wadah yang hidup, kreatif, peduli serta peka,”ujarnya.
Bupati Agas juga menyampaikan, agar organisasi itu berjalan dengan baik dan maju, diperlukan kekompakan dan solidaritas.
Hasil Muskomcab
Peserta Muskomcab yang merupakan perwakilan dari OMK Paroki se- Kabupaten Manggarai Timur tersebut, melalui forum musyawarah mufakat, menetapkan Saferinus Gapur dan Yopie Mon, sebagai Ketua dan Sekertaris Umum, Pemuda Katolik Cabang Manggarai Timur, periode 2026-2028.
Kepada media ini, Saferinus Gapur menyampaikan terima kasih untuk semua pihak yang telah rela berkorban, untuk membangkitkan kembali organisasi Pemuda Katolik di Manggarai Timur.
“Tentunya kita berharap, hasil Muskomcab kali ini, menjadi dasar untuk kita sama- sama berjuang dalam membesarkan organisasi ini di Manggarai Timur ke depannya,” harap Saferinus.
Ia juga berkomitmen, melalui kerjasama dan kekompakan, segala target kerja- kerja organisasi, dapat memberikan dampak yang signifikan dalam bermasyarakat dan ber-Gereja.
Hal serupa juga disampaikan oleh Sekertaris Umum Yopie Mon, Ia berharap dengan adanya organisasi Pemuda Katolik di Kabupaten Manggarai Timur, menjadi wadah pemersatu bagi seluruh Orang Muda Katolik (OMK) , yang tersebar di seluruh wilayah Paroki di Kabupaten Manggarai Timur.
” Ada agenda besar yang harus kita lakukan kedepan, tentunya semua itu bisa tercapai, karena adanya penyatuan ide yang kuat dalam berorganisasi”,ucap Yopie.
Yopi juga menyampaikan, hidup berorganisasi tidak terlepas dari segala dinamika. Menurutnya, dengan dinamika, kedewasaan berorganisasi itu bisa teruji.
“Semuanya akan semakin kuat dan solid. Mari berjuang dan bergerak bersama. Dalam membangun sikap peduli terhadap lingkungan, masyarakat , Gereja dan bangsa”,tandas Yopie.
Penulis : Agustinus Ardi
Editor : Redaksi






