Tawuran Kelompok Pemuda di Kabupaten Alor, NTT 7 Orang Kena Panah, Ini Penyebabnya

- Editor

Sabtu, 15 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

METRO NTT— Sebanyak tujuh orang terkena panah dalam tawuran antarpemuda di Simpang Putra Lio, Kelurahan Nusa Kenari, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), dini hari tadi, sekitar pukul 02.30 Wita.

“Tawuran itu melibatkan pemuda dari Kelurahan Wetabua dan Kampung Baru. Ada tujuh orang terkena panah dan lemparan batu,” ujar Kapolres Alor, AKBP Supriadi Rahman, Sabtu (15/2/2025) sore.

Baca Juga:  Dipicu Masalah Jagung, Pria di NTT Tikam Istri hingga Tewas

Supriadi menjelaskan kejadian bermula saat tiga pemuda dari Kelurahan Wetabua mendatangi Kampung Baru dan melontarkan kata-kata provokatif. Pemuda Kampung Baru yang tersulut emosi langsung melakukan penyerangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi tawuran pun tak terhindarkan hingga menyebabkan tujuh orang terkena panah dan dua lainnya mengalami luka akibat lemparan batu. Polisi yang mendapat laporan segera menuju lokasi untuk membubarkan massa.

Baca Juga:  Disiksa, Dipaksa Makan Kotoran Anjing, dan Tak Digaji Setahun: Derita Intan di Rumah Mewah Batam!

“Anggota saya dari SPKT Polres Alor dan personel Brimob Kompi 4 Yon A Polda NTT dikerahkan semua untuk membantu pembubaran massa,” tutur Supriadi.

Setelah aparat keamanan turun tangan, tawuran dibubarkan. Kedua kelompok pemuda kemudian membubarkan diri, sementara korban yang terkena panah langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kalabahi.

“Sampai detik ini kondisi mereka sudah membaik,” ungkap Supriadi.

Baca Juga:  Siswi Sekolah Dasar di NTT jadi Korban Pemerkosaan Ayah Angkat Selama 3 Tahun

Saat ini, polisi masih bersiaga di lokasi guna mencegah bentrokan susulan. Polisi juga masih menyelidiki dan mencari pelaku pemanahan.

“Kami masih mengumpulkan bukti-bukti dan mencari pelaku untuk proses lebih lanjut sesuai hukum dan aturan,” imbuhnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi agar situasi tetap kondusif.

Sumber Detik.com

Berita Terkait

Jejak Perdagangan Komodo hingga Thailand: Kolaborasi Polisi Bongkar Jaringan dari Manggarai Timur
SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum
Pria di Manggarai Ditangkap Usai Bobol Kios, Gasak Kain Songke hingga 200 Kg Kacang, Kerugian Rp18 Juta
ASTAGA! Siswa SMA di Ruteng Sudah Jadi Ayah, Sekolah Masih ‘Menunggu Undangan’
Guru Honorer di Manggarai Barat Ditangkap Usai Curi Motor Pelajar di Ruteng
Sengketa Tanah Ulayat Nyaris Picu Bentrokan, Kapolres Manggarai Datang Langsung, Warga Akhirnya Mundur
Mahasiswa di Ruteng Todong Pisau Demi Rokok, Tim Jatanras Polres Manggarai Ringkus Pelaku
Penggeledahan Rumah Tersangka di Tanjung Boleng, Istri Tolak Tanda Tangan Berita Acara, Kades Soroti Perbedaan Alamat

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 13:38

Jejak Perdagangan Komodo hingga Thailand: Kolaborasi Polisi Bongkar Jaringan dari Manggarai Timur

Minggu, 29 Maret 2026 - 03:58

SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum

Kamis, 26 Maret 2026 - 03:36

Pria di Manggarai Ditangkap Usai Bobol Kios, Gasak Kain Songke hingga 200 Kg Kacang, Kerugian Rp18 Juta

Minggu, 22 Maret 2026 - 12:48

ASTAGA! Siswa SMA di Ruteng Sudah Jadi Ayah, Sekolah Masih ‘Menunggu Undangan’

Senin, 16 Maret 2026 - 09:54

Guru Honorer di Manggarai Barat Ditangkap Usai Curi Motor Pelajar di Ruteng

Berita Terbaru