MANGGARAI – Calon Bupati Manggarai nomor urut 1 Ir. Ngkeros Maksimus bersama istri dan rombongan mendapat sambutan hangat dari warga Ru’a, Desa Pongkor, Kecamatan Satar Mese pada Minggu malam, 20 Oktober 2024.
Pantauan metrontt.com, sejumlah warga yang hadir tampak serius mendengarkan orasi politik dari Maksimus Ngkeros. Mereka begitu menyimak dengan saksama penjelasan Maksi Ngkeros tentang berbagai persoalan yang dihadapi Kabupaten Manggarai saat ini.
Meskipun tidak mengumbar banyak janji dalam tatap muka tersebut, namun Maksi Ngkeros lebih memilih untuk menjelaskan berbagai solusi yang ditawarkannya untuk memperbaiki Kabupaten Manggarai dari berbagai persoalan. Mulai dari masalah ekonomi, infrastruktur, air minum bersih, pendidikan dan kesehatan, hingga penataan birokrasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya pastikan kebijakan-kebijakan Maksi-Ronald akan berpihak pada kepentingan rakyat,” ujar Calon Bupati yang puluhan tahun berkecimpung di birokrasi itu.
Usai menyampaikan orasi, warga yang hadir pun diberi kesempatan untuk memberikan pertanyaan dan tanggapan.
“Kami tidak ada pertanyaan untuk Pak Maksi. Apa yang Pak Maksi sampaikan sudah jelas. Tapi kami ingin memberikan pernyataan bahwa kami yang hadir pada malam hari ini dapat dipastikan satu pilihan untuk Maksi-Ronald,” ujar perwakilan warga bernama Ladis.
Sementara Jhon Intan, yang diberi kesempatan bicara berikutnya menyampaikan, calon pemimpin Kabupaten Manggarai harus betul-betul mempunyai kapasitas seperti Maksi Ngkeros.
“Jadi pemimpin kita mesti orang yang betul-betul siap, berkualitas dan tidak karang-karang seperti Pak Maksi,” ungkap Jhon.
Menjadi Bupati, kata Dia, harus bisa mengoreksi diri dan tahu sejauh mana kemampuan yang dimilikinya sendiri.
“Kalau belum siap jadi pemimpin, tapi paksa mau jadi Bupati, lebih baik jangan bawa itu kebodohan. Tanggung jawab jadi pemimpin itu besar,” tegasnya.
“Mari kita cerdas memilih. Tinggalkan eforia, soal keluarga besar, banyak uang dan lain sebagainya. Sama halnya kita bunuh generasi kalau dalam politik itu kita dikenyangkan dengan uang,” jelas Jhon.
Demikian John, sebagai pemimpin harus bisa memberikan pendidikan politik yang baik terhadap generasi muda. Jangan selalu mengaitkan politik dengan uang banyak.
“Anak-anak kita yang mau belajar politik, tapi selalu ada sugesti tentang uang, jadi mereka tidak mau belajar lagi. Padahal soal politik itu untuk kita semua. Kewajiban kita untuk partisipasi dalam demokrasi. Ingat bahwa suara rakyat itu suara Tuhan. Suara emas,” terang Jhon.
Menanggapi itu, Cabup Maksi Ngkeros menyampaikan terima kasih atas pernyataan dukungan yang disampaikan warga Ru’a dan sebagian warga Pongkor yang hadir dalam tatap muka tersebut.
Mantan Kadis PUPR Manggarai itu meyakini bahwa masyarakat di Kecamatan Satar Mese secara khusus dan di Kabupaten Manggarai pada umumnya punya niat dan cita-cita yang sama untuk memperbaiki Kabupaten Manggarai.
“Saya meyakini Bapa Mama, Adik Kakak semua pasti cerdas dan rasional dalam memilih pemimpin kita. Mari jalan bersama Maksi-Ronald untuk membawah perubahan dan perbaikan demi Manggarai yang lebih baik,” pungkas Maksi Ngkeros disambut teriakan ‘ambil alih nomor 1’ dari para pendukung. (*)






