Heri Ngabut: Jika Sikap Tidak Pantas Terhadap Pegawai, Itulah Awal Kehancuran Penyelenggaraan Pemerintah

- Editor

Sabtu, 21 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Heribertus Ngabut (Dok. Istimewa)

Heribertus Ngabut (Dok. Istimewa)

MANGGARAI – Wakil Bupati Manggarai Heribertus Ngabut mengatakan, menjadi Pemimpin harus menunjukkan sikap yang baik terhadap semua elemen, termasuk terhadap pegawai di lingkungan birokrasi.

Hal itu dikatakan Ngabut, saat menyampaikan orasi dalam deklarasi pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Maksimus Ngkeros-Marianus Ronald Susilo (Maksi-Ronald) di Wae Mbeleng, Kecamatan Ruteng, Jumaat, 20 September 2024.

“Pesan saya dalam perjuangan (Maksi-Ronald) ini, jika terpilih nanti harus dedi’a (baik-baik) agu (dengan) Pegawai,” ujar Ngabut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Eks bakal Calon Bupati Manggarai itu menjelaskan, pegawai merupakan pemikir, perancang, perencana, membantu Kepala Daerah juga sekaligus pengevaluasi penyelenggaraan Pemerintahan. Karena itu menurutnya, jika Maksi dan Ronald terpilih sebagai pemimpin Daerah, maka harus memberikan teladan yang baik terhadap bawahannya.

Baca Juga:  Dinilai Sederhana dan Ramah Ribuan Masyarakat Macang Pacar Dukung Mario-Richard

“Jika kita menunjukkan sikap yang tidak pantas terhadap pegawai, itulah awal kehancuran penyelenggaraan Pemerintahan,” kata Ngabut disambut tepuk tangan ratusan pendukung Maksi-Ronald.

Sementara Maksi Ngkeros, Bakal Calon Bupati Manggarai dalam orasi politiknya mengkritik keras kinerja Pemerintah Daerah. Ia menyampaikan, Kabupaten Manggarai saat ini sedang tidak baik-baik saja. Ia bersama Dokter Ronald merasa terpanggil untuk membenahi berbagai persoalan di Manggarai.

“Kami terpanggil demi melakukan perubahan dan perbaikan untuk Manggarai ke arah yang lebih baik,” ungkap Maksi, disambut tepuk tangan pendukung.

Maksi menilai, Pemerintah Kabupaten Manggarai saat ini sedang gagal dalam mengurus daerah.

“Evaluasi saya terhadap pemimpin kita. Kegagalan pertama, hanya mau bekerja sendiri. Tidak mau mengajak orang lain untuk bekerja sama, terutama bekerja sama dengan pegawai,” beber Maksi.

Baca Juga:  Gusur Pengurus Tanpa Prosedur, Para Keder Sebut Ketua PSI Manggarai Barat Gagal Paham

“Banyak program-program yang tidak menyentuh kepentingan masyarakat hari ini. Banyak uang-uang yang dihamburkan tidak jelas dan mubazir dimana-mana,” tambahnya.

Maksi menegaskan bahwa dirinya tidak ingin melihat pemimpin yang berpesta pora di atas penderitaan rakyat.

Lebih jauh, mantan Kepala Bappelitbangda Manggarai Timur itu juga menyayangkan surat keputusan Kementerian Keuangan nomor 353 pada tanggal 1 September 2024. Dalam surat tersebut, jelas Maksi, Kabupaten Manggarai tidak mendapatkan penghargaan dalam kategori kesejahteraan masyarakat.

“Manggarai tidak mendapatkan penghargaan insentif fiskal. Itu karena tidak mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat Manggarai. Manggarai Timur dapat, Manggarai Barat dapat, lah Manggarai?,” ungkap Maksi menyindir.

Kehadiran para pendukung Maksi-Ronald dalam deklarasi tersebut, lanjut Maksi, tentu mempunyai kemauan, mimpi serta harapan yang sama untuk melahirkan pemimpin yang baru demi Manggarai yang lebih baik. “Sebagai orang baru, kami hadir untuk masyarakat Manggarai. Kehadiran yang baru, tentu karena tidak menginginkan yang lama,” tegasnya.

Baca Juga:  Jalani Tes Kesehatan, Yohan-Thomas dan Maksi-Ronald Terlihat Akrab di Rumah Sakit

Untuk diketahui, Deklarasi yang digelar tersebut sekaligus sebagai bukti dukungan Heribertus Ngabut-Karolus Mance (Humanis) bersama keluarga besar dan pendukungnya terhadap Maksi-Ronald.

Heri Ngabut dan Karel Mance menyatakan dukungan terhadap Maksi-Ronald setelah keduanya tidak dapat berkontestan pada Pilkada 2024 karena tidak memenuhi syarat dukungan partai politik.

Hadir pula dalam deklarasi tersebut yakni sejumlah pengurus Partai Demokrat, PAN, Partai Perindo, serta ratusan pendukung loyalis Humanis yang diutus dari setiap Desa di Kecamatan Ruteng. Mereka berkonsolidasi menyatukan kekuatan untuk memenangkan paket Maksi-Ronald. (*)

 

Berita Terkait

Marselinus Demang Menang Pilkades Liang Sola, Unggul 101 Suara
Dampak Gempa, Puskesmas Wae Nakeng Alami Keretakan dan Pelayanan Dipindahkan ke Gedung Lama
KBM Tatap Muka di Manggarai Raya Dihentikan Sementara Pascagempa Flores
Penetapan Calon dan Pengundian Nomor Urut Pilkades Golo Langkok Berjalan Lancar, Rikardus Ngaca Ajak Warga Wujudkan Politik Riang Gembira
Gabriel Kas Dapat Nomor Urut 1 di Pilkades Golo Watu, Sampaikan Pesan Persatuan dan Komitmen Bangun Desa
Kehadiran Dandim Manggarai Barat Berbuah Solusi, Upah Buruh Proyek KDMP Pong Majok Akhirnya Dibayarkan, Pekerja: Kami Akhirnya Bisa Bernapas Lega
Berkat Pendampingan Kodim Manggarai Barat, Pembayaran Upah Buruh Proyek KDMP di Desa Liang Sola Akhirnya Terealisasi
Proyek Fisik KDMP Hampir Rampung Tahap Satu, Upah Buruh di Desa Liang Sola Belum Dibayar

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:08

Marselinus Demang Menang Pilkades Liang Sola, Unggul 101 Suara

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:30

Dampak Gempa, Puskesmas Wae Nakeng Alami Keretakan dan Pelayanan Dipindahkan ke Gedung Lama

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:25

KBM Tatap Muka di Manggarai Raya Dihentikan Sementara Pascagempa Flores

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:38

Penetapan Calon dan Pengundian Nomor Urut Pilkades Golo Langkok Berjalan Lancar, Rikardus Ngaca Ajak Warga Wujudkan Politik Riang Gembira

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:32

Gabriel Kas Dapat Nomor Urut 1 di Pilkades Golo Watu, Sampaikan Pesan Persatuan dan Komitmen Bangun Desa

Berita Terbaru