Kisah Ibu Hamil di NTT, Tewas Gegara Nekat Serobot Kobaran Api Demi 2 Anaknya yang Kebakaran di Kios

- Editor

Jumat, 7 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

METRO NTT – Kasih ibu tak terbatas, bahkan sampai rela mengorbankan nyawa demi anak-anaknya. Ungkapan itulah yang mungkin sepadan dengan apa yang dilakukan Syamsiah Muhamad (33), seorang ibu yang menembus kobaran api, hendak menyelamatkan anak-anaknya.

Peristiwa ini terjadi ketika kebakaran menghanguskan empat bangunan di Bungawaru, Kelurahan Kalabahi Tengah, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (6/3/2025) siang, kemarin.

Dalam keadaan hamil, Syamsiah masuk ke dalam rumah, hendak menyelamatkan dua anaknya, Muhammad Fahaat (4) dan Muhammad Fahmi (2).

Namun nasib berkata lain, Syamsiah justru tewas bersama kedua anaknya, karena terjebak di dalam kobaran api.

Bersama sang suami, Istiar Harun (37), ketiga korban memang tinggal di rumah yang juga dijadikan kios tempat usaha mereka.

Saat kejadian, Istiar sedang menjaga kios di depan, sedangkan Syamsiah dan dua anaknya berada di dalam kamar. Harun keluar ke depan toko untuk melayani pembeli.

Namun tiba-tiba api muncul dari dalam kios dan cepat membesar lantaran barang-barang di dalamnya mudah terbakar.

Melihat api yang semakin membesar, Harun sempat berteriak meminta tolong kepada warga sekitar. Namun, saat kejadian, situasi sedang sepi.

Baca Juga:  Dinsos Manggarai Barat Salurkan Bantuan Kepada Sejumlah Korban Bencana Kebakaran di Pasar Wae Kesambi

Berdasarkan keterangan saksi mata, sudah sempat keluar dan lolos dari kobaran api. Namun, sang ibu teringat kedua anaknya yang masih tertidur, dan kembali masuk menembus kobaran api.

Istiar pun sempat mencoba masuk tetapi terhalang api. Apalagi, untuk masuk ke dalam kios terhalang satu pintu.

“Ibu hamil itu sudah keluar, tapi dia masuk kembali karena anak-anaknya masih tidur di kamar, makanya mereka terjebak,” ujar Gerson Blegur, warga Kalabahi yang berada di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Kupang Memanas! Mahasiswi Kirim Video Tak Senonoh ke Mantan yang Sudah Punya Pacar! Istri Sah Brimob Bongkar Semua Aibnya!

Dua unit mobil pemadam kebakaran dan tiga unit mobil tangki air milik masyarakat tiba di lokasi untuk memadamkan kobaran api. Jenazah ibu hamil dan dua anaknya itu lalu dibawa ke rumah sakit.

“Tiga korban sudah dimakamkan oleh pihak keluarga pukul 18.00 Wita,” kata Kepala Kepolisian Resor Alor, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Supriadi Rahman.

Kini, kata Supriadi, pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran. Supriadi sempat memerinci, empat bangunan yang terbakar itu yakni satu warung makan, satu bangunan rumah, dan tiga unit kios.

Berita Terkait

UTM dari Madura Hadir di Tengah Pemulihan Pendidikan Manggarai Barat
Dampak Gempa, Puskesmas Wae Nakeng Alami Keretakan dan Pelayanan Dipindahkan ke Gedung Lama
KBM Tatap Muka di Manggarai Raya Dihentikan Sementara Pascagempa Flores
Kehadiran Dandim Manggarai Barat Berbuah Solusi, Upah Buruh Proyek KDMP Pong Majok Akhirnya Dibayarkan, Pekerja: Kami Akhirnya Bisa Bernapas Lega
Berkat Pendampingan Kodim Manggarai Barat, Pembayaran Upah Buruh Proyek KDMP di Desa Liang Sola Akhirnya Terealisasi
Proyek Fisik KDMP Hampir Rampung Tahap Satu, Upah Buruh di Desa Liang Sola Belum Dibayar
52 Desa Persiapan di Kabupaten Manggarai Jalani Verifikasi Faktual, Golo Wangko Optimis Menuju Desa Definitif
Mario Pranda Surati Uskup Labuan Bajo, Singgung Ratusan Pegawai Jadi Korban Mutasi
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:00

UTM dari Madura Hadir di Tengah Pemulihan Pendidikan Manggarai Barat

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:30

Dampak Gempa, Puskesmas Wae Nakeng Alami Keretakan dan Pelayanan Dipindahkan ke Gedung Lama

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:25

KBM Tatap Muka di Manggarai Raya Dihentikan Sementara Pascagempa Flores

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:48

Kehadiran Dandim Manggarai Barat Berbuah Solusi, Upah Buruh Proyek KDMP Pong Majok Akhirnya Dibayarkan, Pekerja: Kami Akhirnya Bisa Bernapas Lega

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:32

Berkat Pendampingan Kodim Manggarai Barat, Pembayaran Upah Buruh Proyek KDMP di Desa Liang Sola Akhirnya Terealisasi

Berita Terbaru