METRO NTT — Anggota DPRD Manggarai Barat dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Ino Peni, menghadiri perayaan Natal bersama Ikatan Keluarga Besar Manggarai Barat (IKMB) Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu malam, 3 Januari 2026. Kegiatan yang diikuti ratusan warga diaspora Manggarai Barat itu diawali dengan Perayaan Misa Syukur.
Ino Peni yang juga menjabat Ketua PAN Manggarai Barat periode 2025–2030 hadir langsung bersama keluarga. Perayaan Natal tersebut mengusung tema Jadikan Keluarga Sebagai Sumber Cahaya. Acara berlangsung meriah dengan penampilan artis lokal Manggarai, Theo Bagio dan Jefri Peto.
Sebelum acara dimulai, Ino Peni disambut secara adat Manggarai di kediaman tokoh diaspora Manggarai Barat di Banjarmasin, almarhum Vinsen Beribe. Dalam sambutannya, Ino Peni menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar diaspora Manggarai Barat yang dinilainya konsisten menjaga tradisi dan identitas budaya di tanah perantauan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya bersyukur dan sangat bahagia bisa ambil bagian dalam perayaan Natal bersama keluarga besar diaspora Manggarai Barat di Banjarmasin. Saya juga terkejut sekaligus terharu dengan sambutan adat Manggarai berupa curu, kapu, dan naka,” kata Ino Peni.
Ia menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya lonto cama sebagai fondasi persaudaraan di perantauan. Menurut dia, semangat kekeluargaan dan kebersamaan diaspora merupakan bukti kuatnya akar budaya Manggarai di luar daerah asal.
“Kita sudah membuktikan bahwa di tanah rantau pun, identitas dan budaya Manggarai tetap hidup. Kekompakan ini harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Ino.
Kepada awak media Metro NTT usai acara, Ino Peni juga menyoroti peran strategis diaspora dalam pembangunan daerah. Ia menyampaikan tiga poin utama, yakni kontribusi diaspora terhadap ekonomi daerah asal, pentingnya menjaga citra Manggarai Barat melalui perilaku positif di perantauan, serta dukungan promosi pariwisata Labuan Bajo sebagai destinasi super prioritas.
“Diaspora Manggarai Barat adalah wajah daerah kita. Cara hidup yang baik akan memberi kesan positif bagi Manggarai Barat. Kami juga berharap dukungan diaspora untuk terus mempromosikan pariwisata Labuan Bajo kepada siapa pun yang ditemui,” katanya. Ia menambahkan bahwa investasi terbesar generasi muda saat ini adalah membangun jejaring dan relasi untuk masa depan ekonomi yang lebih baik.
Perayaan Natal diawali dengan Misa Syukur bertema Allah Menyelamatkan Keluarga yang dipimpin Pastor Ignas Tari MSF, didampingi lima imam asal Manggarai. Dalam homilinya, Pastor Ignas menyoroti rendahnya kepedulian sebagian warga perantauan terhadap pembaruan dokumen kependudukan.
Ia mengingatkan warga Manggarai yang telah lama menetap di Banjarmasin agar memperbarui alamat administrasi kependudukan demi mempermudah berbagai urusan di daerah setempat.
Sementara itu, Koordinator Acara Natal IKMB Banjarmasin, Albert Elson, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menyebut keberhasilan acara merupakan hasil kerja bersama dan semangat kekeluargaan diaspora.
“Acara ini tidak mungkin berjalan baik tanpa partisipasi semua pihak. Ini buah dari kerja keras bersama dan tentu berkat campur tangan Tuhan,” ujar Albert saat dikonfirmasi di Labuan Bajo, Minggu, 4 Januari 2026.
Albert juga menyampaikan terima kasih kepada Ino Peni yang telah meluangkan waktu hadir di tengah masyarakat diaspora Manggarai Barat di Banjarmasin. Menurut dia, kehadiran Ino Peni menjadi momen penting karena jarang pejabat daerah asal yang menyapa langsung warga perantauan.
“Kehadiran beliau memberi semangat baru dan menegaskan pentingnya persatuan keluarga besar Manggarai Barat di Banjarmasin,” kata Albert.
Penulis : Ricky Morgan
Editor : Rena






