Parkir Pelabuhan Labuan Bajo Diduga Bocor, KSOP Tak Tahu Aturan, Pemda Tak Pernah Terima Laporan

- Editor

Rabu, 3 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Parkir Pelabuhan Labuan Bajo Diduga Bocor, KSOP Tak Tahu Aturan, Pemda Tak Pernah Terima Laporan

Parkir Pelabuhan Labuan Bajo Diduga Bocor, KSOP Tak Tahu Aturan, Pemda Tak Pernah Terima Laporan

METRO NTT – Dugaan kebocoran potensi pendapatan daerah dari pengelolaan parkir di Pelabuhan Labuan Bajo kembali menyeruak. Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, menyebut pengelolaan parkir kini diserahkan kepada pihak ketiga. Namun, hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat tidak pernah menerima laporan pajak parkir dari lokasi tersebut.

“Dulu dikelola KSOP, sekarang pihak ketiga. Parkir profesional, yah,” kata Stephanus saat ditemui wartawan di Labuan Bajo, pekan ini.

Stephanus mengaku tidak mengetahui aturan mengenai kewajiban pajak parkir ke pemerintah daerah. Menurut dia, KSOP baru akan menindaklanjuti jika ada aturan tertulis dari Pemda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Harus ada aturan atau Perdanya. Aturannya saya tidak tahu. Kalau memang harus ada penarikan pajak, kami fasilitasi. Tapi sampai sekarang belum ada aturan resmi dari Pemda,” ujar dia.

Baca Juga:  Parkir Pelabuhan Waterfront Labuan Bajo: Aset Negara Dikelola Swasta, Daerah Tak Kebagian Sepeser Pun

Bapenda: Wajib Pajak Berlaku Jika Dikelola Pihak Ketiga

Pernyataan Stephanus berbanding terbalik dengan sikap Badan Pendapatan Daerah Manggarai Barat. Kepala Bapenda, Maria Yuliana Rotok, menegaskan pengelolaan parkir oleh pihak ketiga otomatis menjadi objek pajak.

“Jika dikelola pihak ketiga, itu wajib pajak parkir 10 persen untuk daerah,” kata Yuliana Rotok, Rabu 3 Desember 2025.

Ia menuturkan, hingga kini tak ada satu pun laporan pajak parkir dari pelabuhan. Rotok bahkan membandingkan dengan pengelolaan parkir di Bandara Komodo yang rutin melaporkan pajak setiap bulan.

“Dari KSOP? Tidak pernah ada. Sampai sekarang belum pernah lapor,” ucapnya.

Baca Juga:  SPB KM Putri Sakinah Disorot, Agen Kapal hingga BMKG Buka Penjelasan

Pengelola Misterius, Rekrutmen Parkir Tak Melalui KSOP

Informasi yang diperoleh media ini menyebut petugas parkir di Pelabuhan Labuan Bajo direkrut bukan oleh KSOP, tetapi langsung oleh pihak ketiga. Namun identitas pengelola tersebut masih tertutup.

Seorang sumber internal pelabuhan yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan tak punya kewenangan memberi keterangan.

“Maaf, saya tidak bisa beri akses informasi tanpa izin atasan. Atasan saya di Jakarta,” kata dia singkat.

Pertanyaan yang Menggantung

Sejumlah pertanyaan kini muncul:

  • Siapa pihak ketiga yang mengoperasikan lahan parkir negara tersebut?
  • Berapa nilai potensi pajak parkir yang seharusnya masuk ke kas daerah?
  • Mengapa pengelolaan berjalan tanpa transparansi laporan ke Pemda?

Sejumlah warga meminta Unit Tipikor Polres Manggarai Barat segera turun tangan menelusuri dugaan kebocoran pendapatan daerah.

Baca Juga:  Kapal Tenggelam di Labuan Bajo, Tanda Rendahnya Kontrol Atas Kelayakan Kapal Wisata

“Ini sudah terlalu lama dibiarkan. Harus dibuka siapa pengelolanya dan kemana uang parkir itu mengalir,” ujar seorang warga.

Ironic di Destinasi Pariwisata Premium

Labuan Bajo telah ditetapkan pemerintah sebagai destinasi super prioritas. Namun, tata kelola parkir di pintu gerbang utama aktivitas lautnya justru berjalan tanpa transparansi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak KSOP belum memberikan data resmi mengenai kontrak kerja sama maupun nilai setoran pengelola parkir. Pemda Manggarai Barat juga belum mengambil langkah penegakan regulasi.

Publik kini menunggu penyelidikan lebih lanjut agar dugaan kebocoran pendapatan daerah ini tidak terus menjadi ruang gelap yang menguntungkan kelompok tertentu. **

Penulis : Yoflan Bagang

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Metro NTT

Berita Terkait

Dampak Gempa, Puskesmas Wae Nakeng Alami Keretakan dan Pelayanan Dipindahkan ke Gedung Lama
KBM Tatap Muka di Manggarai Raya Dihentikan Sementara Pascagempa Flores
Kehadiran Dandim Manggarai Barat Berbuah Solusi, Upah Buruh Proyek KDMP Pong Majok Akhirnya Dibayarkan, Pekerja: Kami Akhirnya Bisa Bernapas Lega
Berkat Pendampingan Kodim Manggarai Barat, Pembayaran Upah Buruh Proyek KDMP di Desa Liang Sola Akhirnya Terealisasi
Proyek Fisik KDMP Hampir Rampung Tahap Satu, Upah Buruh di Desa Liang Sola Belum Dibayar
52 Desa Persiapan di Kabupaten Manggarai Jalani Verifikasi Faktual, Golo Wangko Optimis Menuju Desa Definitif
Mario Pranda Surati Uskup Labuan Bajo, Singgung Ratusan Pegawai Jadi Korban Mutasi
Tak Perlu Antre, Bayar Pajak Kendaraan di NTT Kini Bisa Digital Lewat PRO NTT

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:30

Dampak Gempa, Puskesmas Wae Nakeng Alami Keretakan dan Pelayanan Dipindahkan ke Gedung Lama

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:25

KBM Tatap Muka di Manggarai Raya Dihentikan Sementara Pascagempa Flores

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:32

Berkat Pendampingan Kodim Manggarai Barat, Pembayaran Upah Buruh Proyek KDMP di Desa Liang Sola Akhirnya Terealisasi

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:30

Proyek Fisik KDMP Hampir Rampung Tahap Satu, Upah Buruh di Desa Liang Sola Belum Dibayar

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:02

52 Desa Persiapan di Kabupaten Manggarai Jalani Verifikasi Faktual, Golo Wangko Optimis Menuju Desa Definitif

Berita Terbaru