Pergoki Istri Selingkuh, Suami Ini Tak Marah—Tapi Minta Hal Mengejutkan di Hadapan Polisi dan Warga!

- Editor

Rabu, 16 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pergoki Istri Selingkuh, Suami Ini Tak Marah—Tapi Minta Hal Mengejutkan di Hadapan Polisi dan Warga!

Pergoki Istri Selingkuh, Suami Ini Tak Marah—Tapi Minta Hal Mengejutkan di Hadapan Polisi dan Warga!

METRO NTT – Di tengah maraknya kasus perselingkuhan yang berujung laporan polisi dan perceraian panjang, kisah berbeda datang dari Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Seorang suami yang memergoki istrinya berselingkuh justru mengambil jalan yang tak biasa: bukan ke pengadilan, melainkan ke pangkuan adat.

Peristiwa ini berlangsung pada Senin, 7 Juli 2025. Bertempat di Mapolsek Mamuju, suasana mendadak tegang namun penuh haru ketika tiga sosok duduk berhadapan—seorang suami yang terluka, istrinya yang bersalah, dan pria selingkuhan yang tertunduk malu. Mereka tak sendiri. Hadir pula aparat desa, tokoh masyarakat, serta Bhabinkamtibmas Briptu Muh. Aswar Sakti yang memimpin jalannya mediasi.

Tak ada emosi yang meledak. Tak ada bentakan atau pukulan. Yang terjadi justru dialog damai yang sarat makna. Dengan mengedepankan kearifan lokal, proses ini difasilitasi oleh Polsek Mamuju melalui program Problem Solving, pendekatan humanis yang kini mulai banyak dihidupkan kembali oleh aparat kepolisian di daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semua sepakat menyelesaikan perkara ini lewat jalur adat, demi menjaga keharmonisan,” ujar Briptu Aswar.

Dalam pertemuan yang berlangsung terbuka itu, pria selingkuhan mengakui kesalahannya. Ia pun bersedia menerima sanksi adat berupa denda sebesar Rp10 juta. Bukan karena dipaksa, tetapi karena kesadaran bahwa tindakannya telah melukai norma dan meresahkan masyarakat.

Sementara sang suami, yang sejak awal memilih jalan damai, menyampaikan keputusan yang membuat banyak orang terdiam. Ia memilih untuk memaafkan istrinya.

Baca Juga:  HEBOH, Skandal Oknum Polisi Diduga Zina dan Nyabu Bareng Istri Orang di Dalam Kantor Polsek

“Bukan karena saya tidak sakit hati. Tapi demi anak-anak, demi keluarga, dan demi lingkungan yang tenang. Saya tidak ingin dendam ini meracuni hidup kami selamanya,” ungkapnya lirih, disambut anggukan penuh simpati dari warga yang hadir.

Tak hanya selesai di situ. Sebuah surat pernyataan bersama ditandatangani di atas materai, disaksikan semua pihak yang hadir. Surat itu menjadi komitmen tertulis agar kejadian serupa tak kembali terjadi.

Langkah ini dianggap sebagai bentuk nyata bagaimana penyelesaian konflik rumah tangga bisa dilakukan secara bermartabat, tanpa harus berujung ke meja hijau. Pendekatan adat yang dipilih bukan hanya mengobati luka, tapi juga menyelamatkan banyak hati dari kebencian berkepanjangan.

Baca Juga:  Kisah Pegawai Bank dan Oknum Polisi  Digerebek Tanpa Busana di Vila Curup, Suaminya Sendiri yang Menyergap

“Di tengah era modern yang penuh ego, pendekatan musyawarah seperti ini adalah oase. Bukan soal besar kecilnya persoalan, tapi bagaimana cara kita menyikapi konflik dengan bijak,” tegas Briptu Aswar.

Kasus ini pun menjadi pembelajaran penting. Bahwa tidak semua konflik harus ditanggapi dengan amarah. Terkadang, memilih jalan damai dan bermusyawarah justru lebih kuat daripada seribu tuntutan hukum.

Polsek Mamuju mengajak masyarakat untuk meneladani penyelesaian seperti ini, tanpa mengesampingkan nilai-nilai hukum yang berlaku. Karena damai bukan berarti kalah. Damai adalah kemenangan hati yang paling sejati. ***

Berita Terkait

Mario Pranda Surati Uskup Labuan Bajo, Singgung Ratusan Pegawai Jadi Korban Mutasi
Tak Perlu Antre, Bayar Pajak Kendaraan di NTT Kini Bisa Digital Lewat PRO NTT
6 Calon Jemaah Haji asal Kecamatan Lembor Resmi Dilepas, Camat: Pergi 6 Orang, Pulang Harus 6 Orang
Jalan Welu–Wuas Rusak Parah, Warga Minta Pemda Matim Segera Perbaiki di 2026
Pinjam 100 Miliar di Bank NTT, Bupati Agas:Pinjaman ini Fokus Untuk Infrastruktur Jalan Hotmix, Lapen, Air Minum Bersih dan 75 Rumah Layak Huni
Satlantas Polres Manggarai Gelar Police Goes To School di SMKN 1 Wae Ri’i, Edukasi Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini
Mutasi dan Promosi Pejabat Lingkup Pemkab Manggarai Digelar Bertahap
Antisipasi Laka Lantas dan Balap Liar, Satlantas Polres Manggarai Gelar Patroli Malam

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:30

Mario Pranda Surati Uskup Labuan Bajo, Singgung Ratusan Pegawai Jadi Korban Mutasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:11

Tak Perlu Antre, Bayar Pajak Kendaraan di NTT Kini Bisa Digital Lewat PRO NTT

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:05

6 Calon Jemaah Haji asal Kecamatan Lembor Resmi Dilepas, Camat: Pergi 6 Orang, Pulang Harus 6 Orang

Jumat, 24 April 2026 - 11:00

Jalan Welu–Wuas Rusak Parah, Warga Minta Pemda Matim Segera Perbaiki di 2026

Jumat, 24 April 2026 - 10:53

Pinjam 100 Miliar di Bank NTT, Bupati Agas:Pinjaman ini Fokus Untuk Infrastruktur Jalan Hotmix, Lapen, Air Minum Bersih dan 75 Rumah Layak Huni

Berita Terbaru