Sedih, Polisi Nurhadi Tewas Usai Cium Cewek Bokingan Polisi

- Editor

Rabu, 9 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Nurhadi Tewas Usai Cium Cewek Bokingan Polisi

Polisi Nurhadi Tewas Usai Cium Cewek Bokingan Polisi

METRO NTT – Sebuah pesta privat di vila mewah Gili Trawangan berubah menjadi tragedi berdarah yang kini mengguncang institusi Polri. Seorang anggota polisi, Brigadir Nurhadi, ditemukan tewas mengenaskan di kolam vila usai pesta narkoba yang melibatkan dua perwira polisi dan dua wanita muda.

Kini, benang merah peristiwa ini mulai terurai dengan pengakuan mengejutkan dari salah satu tersangka, Misri Puspita Sari (23).

Dalam keterangannya melalui kuasa hukumnya, Yan Mangandar Putra, Misri membeberkan detik-detik terakhir sebelum kematian Nurhadi. Malam itu, Nurhadi berpesta narkoba bersama lima orang lainnya: Kompol I Made Yogi Purusa Utama, Ipda Haris Chandra, dirinya sendiri, dan seorang wanita penghibur bernama Melanie Putri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alkohol dan ekstasi berseliweran malam itu. Pil-pil haram dibawa Kompol Yogi, sementara Misri mengaku membeli obat penenang di Bali setelah ditransfer Rp2 juta oleh Yogi,” ungkap Yan dengan nada tegas.

Pukul 19.00 WITA, kelimanya tenggelam dalam euforia, berendam di kolam dalam keadaan setengah sadar. Nurhadi, yang sudah mabuk berat, kedapatan menciumi Melanie Putri — wanita yang disebut-sebut sebagai ‘milik’ Ipda Haris. Misri sempat memperingatkan Nurhadi, namun suasana mulai memanas dan Melanie segera dibawa pergi oleh Haris ke hotel sebelah.

Saat suasana mulai lengang, satu per satu meninggalkan kolam. Kompol Yogi memilih masuk kamar dan tidur. Misri yang masih berkeliaran di sekitar kolam, mengaku melihat Haris Chandra bolak-balik ke vila sebanyak tiga kali. Kamera CCTV mencatat detik krusial: pukul 19.58 WITA, Haris kembali masuk ke vila. Setelah itu, situasi mulai gelap—baik secara harfiah maupun dari ingatan Misri.

Baca Juga:  Kasus Tanah di Golo Mori, Kuasa Hukum Suhardi Tuduh Oknum DPRD Mabar Terlibat, Hasan Membantah

“Klien saya lalu membangunkan Kompol Yogi, kemudian masuk ke kamar mandi dan tidak keluar selama lebih dari 20 menit. Dalam keadaan mabuk berat, ia tidak menyadari apa yang terjadi di luar,” ujar Yan.

Saat Misri keluar, dunia sudah berubah. Brigadir Nurhadi ditemukan tak bernyawa, tubuhnya mengambang di kolam yang sebelumnya menjadi lokasi pesta. Pihak kepolisian awalnya menduga kematian akibat tenggelam. Namun, hasil penyelidikan yang lebih mendalam justru membuka kemungkinan adanya pembunuhan atau kelalaian berat.

Baca Juga:  Kapal Tenggelam di Labuan Bajo, Tanda Rendahnya Kontrol Atas Kelayakan Kapal Wisata

Tak butuh waktu lama, tiga orang ditetapkan sebagai tersangka: Kompol Yogi, Ipda Haris, dan Misri. Dua perwira polisi tersebut langsung dipecat dari kepolisian dan kini harus menghadapi jeratan hukum yang berat. Kepolisian masih mendalami peran masing-masing dalam kematian tragis Nurhadi, termasuk motif di balik pesta narkoba yang berujung maut ini.

Tragedi ini bukan sekadar kecelakaan. Ia menyeret kehormatan institusi, menyisakan luka mendalam bagi keluarga korban, dan membongkar realitas gelap di balik seragam kebanggaan negara.

Apakah kematian Brigadir Nurhadi murni kecelakaan atau bagian dari rencana pembunuhan dalam pesta dosa? Jawabannya masih menggantung. Namun satu hal pasti: malam itu di Gili Trawangan telah mengubah segalanya.

Berita Terkait

Perempuan Asal Malang Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Kupang, Baru Dua Hari Keluar dari Rumah Sakit
Antisipasi Laka Lantas dan Balap Liar, Satlantas Polres Manggarai Gelar Patroli Malam
Jejak Perdagangan Komodo hingga Thailand: Kolaborasi Polisi Bongkar Jaringan dari Manggarai Timur
SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum
Pria di Manggarai Ditangkap Usai Bobol Kios, Gasak Kain Songke hingga 200 Kg Kacang, Kerugian Rp18 Juta
ASTAGA! Siswa SMA di Ruteng Sudah Jadi Ayah, Sekolah Masih ‘Menunggu Undangan’
Guru Honorer di Manggarai Barat Ditangkap Usai Curi Motor Pelajar di Ruteng
Sengketa Tanah Ulayat Nyaris Picu Bentrokan, Kapolres Manggarai Datang Langsung, Warga Akhirnya Mundur

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 05:08

Perempuan Asal Malang Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Kupang, Baru Dua Hari Keluar dari Rumah Sakit

Rabu, 22 April 2026 - 02:05

Antisipasi Laka Lantas dan Balap Liar, Satlantas Polres Manggarai Gelar Patroli Malam

Rabu, 8 April 2026 - 13:38

Jejak Perdagangan Komodo hingga Thailand: Kolaborasi Polisi Bongkar Jaringan dari Manggarai Timur

Minggu, 29 Maret 2026 - 03:58

SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum

Kamis, 26 Maret 2026 - 03:36

Pria di Manggarai Ditangkap Usai Bobol Kios, Gasak Kain Songke hingga 200 Kg Kacang, Kerugian Rp18 Juta

Berita Terbaru