Geger! Mahasiswi Cantik Asal Kupang Terjaring di Kamar Homestay karena Aplikasi “Hijau”

- Editor

Rabu, 25 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Geger! Mahasiswi Cantik Asal Kupang Terjaring di Kamar Homestay karena Aplikasi “Hijau”/Gambar: Ilustrasi

Geger! Mahasiswi Cantik Asal Kupang Terjaring di Kamar Homestay karena Aplikasi “Hijau”/Gambar: Ilustrasi

METRO NTT – Seorang mahasiswi muda asal Kelapa Lima, Kota Kupang bikin heboh setelah terciduk aparat kepolisian dalam operasi penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar Minggu malam, 18 Mei 2025. Gadis berusia 18 tahun itu diamankan di salah satu kamar Homestay Bintang di Jalan Bintang No. 7, Kelurahan Kelapa Lima.

Yang mengejutkan, mahasiswi ini ternyata diduga terlibat dalam praktik prostitusi online dengan menggunakan aplikasi yang dikenal publik sebagai “aplikasi hijau” alias MiChat.

Baca Juga:  Dugaan Pesanan Kasus di Polres Manggarai Barat, Pesan WhatsApp Oknum Reskrim Bocor, Berikut Isinya

Operasi yang dipimpin oleh AKP Julius Ronny Nanlohy Gonstal dari Unit Kecil Lengkap (UKL) 2 ini menyasar penginapan-penginapan yang rawan disalahgunakan untuk aktivitas ilegal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari hasil pemeriksaan di tempat, kami mendapati seorang wanita muda yang merupakan mahasiswi sedang menjajakan diri lewat aplikasi online,” ujar AKP Julius, dikutip dari tribratanewsntt.

Saat penggeledahan dilakukan, petugas menemukan dua alat kontrasepsi di dalam kamar sebagai barang bukti. Menurut hasil penelusuran, kamar tersebut dibuka sendiri oleh sang mahasiswi tanpa sepengetahuan orang tua.

Mahasiswi tersebut kemudian digelandang ke kantor polisi untuk dilakukan pembinaan secara humanis dan selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga.

Baca Juga:  Jangan Hanya Awak Kapal, Polisi Diminta Bongkar Peran KSOP dalam Tragedi Tenggelamnya KM Putri Sakinah

Pengelola Homestay Ditegur Keras

Tak hanya itu, polisi juga memberikan teguran tegas kepada pihak pengelola Homestay Bintang agar lebih ketat dalam verifikasi identitas tamu dan tidak menutup mata terhadap aktivitas mencurigakan.

“Kami harap pengelola ikut berperan aktif. Jangan biarkan penginapan dijadikan tempat praktik ilegal,” tegas AKP Julius.

Baca Juga:  Sedih, Seorang Pastor Dibunuh Pada Hari Rabu Abu

Operasi Pekat Turangga 2025 sendiri masih terus digelar secara rutin. Sasarannya antara lain adalah tempat hiburan, penginapan, dan ruang publik yang rawan menjadi titik kumpul prostitusi online, premanisme, hingga konsumsi miras.

Polda NTT juga mengingatkan para orang tua untuk lebih waspada dan aktif memantau aktivitas anak-anaknya, terutama terkait penggunaan aplikasi digital yang kian rawan disalahgunakan. ***

Berita Terkait

Perempuan Asal Malang Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Kupang, Baru Dua Hari Keluar dari Rumah Sakit
Antisipasi Laka Lantas dan Balap Liar, Satlantas Polres Manggarai Gelar Patroli Malam
Jejak Perdagangan Komodo hingga Thailand: Kolaborasi Polisi Bongkar Jaringan dari Manggarai Timur
SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum
Pria di Manggarai Ditangkap Usai Bobol Kios, Gasak Kain Songke hingga 200 Kg Kacang, Kerugian Rp18 Juta
ASTAGA! Siswa SMA di Ruteng Sudah Jadi Ayah, Sekolah Masih ‘Menunggu Undangan’
Guru Honorer di Manggarai Barat Ditangkap Usai Curi Motor Pelajar di Ruteng
Sengketa Tanah Ulayat Nyaris Picu Bentrokan, Kapolres Manggarai Datang Langsung, Warga Akhirnya Mundur

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 05:08

Perempuan Asal Malang Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Kupang, Baru Dua Hari Keluar dari Rumah Sakit

Rabu, 22 April 2026 - 02:05

Antisipasi Laka Lantas dan Balap Liar, Satlantas Polres Manggarai Gelar Patroli Malam

Rabu, 8 April 2026 - 13:38

Jejak Perdagangan Komodo hingga Thailand: Kolaborasi Polisi Bongkar Jaringan dari Manggarai Timur

Minggu, 29 Maret 2026 - 03:58

SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum

Kamis, 26 Maret 2026 - 03:36

Pria di Manggarai Ditangkap Usai Bobol Kios, Gasak Kain Songke hingga 200 Kg Kacang, Kerugian Rp18 Juta

Berita Terbaru