Gegara Petik Kemiri, Alasan Pria di NTT Bunuh Adik Perempuan dan Keponakan

- Editor

Senin, 24 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

METRO NTT — Polisi mengungkap motif Agustinus Pobas (56) tegas membunuh saudari perempuannya, Yohana Pobas (51) dan anak kandung Yohana, Norci Elisabet Tamonob (9) alias keponakan Agustinus, hingga tewas. Agustinus emosi setelah mengetahui Yohana memetik kemiri di kebun orang tua mereka. Padahal, sebelumnya Agustinus sudah melarang.

Peristiwa mengerikan itu terjadi di RT 05, RW 03, Dusun B, Desa Snok, Kecamatan Amanatun Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), sekitar pukul 08.00 Wita, Minggu (23/2/2025).

Baca Juga:  Kisah Tragis Ibu Muda di NTT, Dibunuh Suami gegara Tolak Berhubungan Badan

“Pelaku melarang korban Yohana Pobas yang adalah saudari kandungnya mengambil kemiri di kebun milik orang tua mereka. Namun, korban masih tetap ambil sehingga terjadilah kejadian tersebut,” ungkap Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Joel Ndolu, Senin (24/2/2025).

Joel menuturkan kejadian itu berawal saat Yohana bersama Norci sedang mandi dan mencuci pakaian di mata air Naep, pada Minggu pagi. Tiba-tiba, Agustinus datang dengan membawa botol air dan menyiram Yohana di bagian mukanya.

Pria paruh baya itu lantas mengejar Yohana lalu menikamnya di bagian perut hingga luka parah. Yohana kemudian berupaya lari untuk menyelamatkan diri.

Agustinus kemudian mengejar Norci dan langsung menikamnya di bagian leher hingga tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Setelah melakukan tindakan sadis itu, Agustinus berupaya bunuh diri dengan menggorok lehernya, tetapi masih selamat.

Baca Juga:  Kasus Tanah di Golo Mori, Kuasa Hukum Suhardi Tuduh Oknum DPRD Mabar Terlibat, Hasan Membantah

Dia kemudian dibawa ke Puskesmas Ayotupas untuk dirawat. Sementara itu, Yohana sempat mendapatkan perawatan medis, tapi akhirnya meninggal diduga karena kehabisan darah.

“Kondisinya (Agustinus) saat ini sudah sadar,” pungkas Joel.

SUMBER: DETIK.COM

Berita Terkait

Perempuan Asal Malang Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Kupang, Baru Dua Hari Keluar dari Rumah Sakit
Antisipasi Laka Lantas dan Balap Liar, Satlantas Polres Manggarai Gelar Patroli Malam
Jejak Perdagangan Komodo hingga Thailand: Kolaborasi Polisi Bongkar Jaringan dari Manggarai Timur
SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum
Pria di Manggarai Ditangkap Usai Bobol Kios, Gasak Kain Songke hingga 200 Kg Kacang, Kerugian Rp18 Juta
ASTAGA! Siswa SMA di Ruteng Sudah Jadi Ayah, Sekolah Masih ‘Menunggu Undangan’
Guru Honorer di Manggarai Barat Ditangkap Usai Curi Motor Pelajar di Ruteng
Sengketa Tanah Ulayat Nyaris Picu Bentrokan, Kapolres Manggarai Datang Langsung, Warga Akhirnya Mundur

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 05:08

Perempuan Asal Malang Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Kupang, Baru Dua Hari Keluar dari Rumah Sakit

Rabu, 22 April 2026 - 02:05

Antisipasi Laka Lantas dan Balap Liar, Satlantas Polres Manggarai Gelar Patroli Malam

Rabu, 8 April 2026 - 13:38

Jejak Perdagangan Komodo hingga Thailand: Kolaborasi Polisi Bongkar Jaringan dari Manggarai Timur

Minggu, 29 Maret 2026 - 03:58

SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum

Kamis, 26 Maret 2026 - 03:36

Pria di Manggarai Ditangkap Usai Bobol Kios, Gasak Kain Songke hingga 200 Kg Kacang, Kerugian Rp18 Juta

Berita Terbaru