Sedih, Seorang Pastor Katolik Ditikam Hingga Tewas di Gereja oleh Sekelompok Pria

- Editor

Rabu, 19 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

METRO NTT — Pastor Katolik, Pastor Donald Martin Ye Naing Win, ditemukan tewas akibat penikaman di gerejanya di Myanmar. Ia diduga menjadi korban serangan anggota kelompok pemberontak anti-junta.

“Kami menerima kabar bahwa Pastor Donald Martin Ye Naing Win, seorang pastor dari Keuskupan Agung Mandalay, dibunuh secara brutal oleh sekelompok pria bersenjata pada Jumat malam,” ujar Ketua Konferensi Waligereja Myanmar, Kardinal Charles Bo, dalam sebuah pernyataan, dikutip AFP, Rabu (19/2/25).

Baca Juga:  Inilah Sosok Misri, Wanita Cantik yang Ikut Jadi Tersangka Kasus Kematian Brigadir Nurhadi

“Kami sangat terkejut dan sedih dengan berita ini. Kami mendesak mereka yang bertanggung jawab untuk mengambil tindakan yang tepat dan memastikan keadilan ditegakkan, sehingga insiden serupa tidak terjadi lagi di masa depan,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pastor Ye Naing Win diserang pada Jumat (14/2/25) oleh sepuluh orang yang berasal dari pasukan pertahanan rakyat (PDF) di kota Shwebo, wilayah Sagaing tengah.

Myanmar telah mengalami konflik sipil selama empat tahun antara junta militer dan berbagai kelompok bersenjata, termasuk PDF, yang terdiri dari mantan warga sipil yang mengangkat senjata untuk melawan kekuasaan militer.

Baca Juga:  Tragis! Mahasiswi Cantik Tewas Usai Melahirkan Diam-Diam, Sang Pacar Buang Bayi Hidup-Hidup ke Kolong Jembatan

Wilayah Sagaing menjadi salah satu daerah yang mengalami pertempuran paling sengit antara pasukan junta dan kelompok bersenjata yang menentang rezim tersebut.

Seorang pejabat PDF di desa Kangyitaw, lokasi pembunuhan terjadi, mengungkapkan bahwa sepuluh anggota kelompok itu memasuki gereja sekitar pukul 21.00 waktu setempat.

Baca Juga:  Iri dengan Warisan, Pria Ini Bakar Kakaknya Hidup-Hidup Saat Sedang Berdoa

Mereka memaksa pastor berusia 44 tahun itu untuk berlutut sebelum menghabisinya dengan senjata tajam. Saat ini, kesepuluh pelaku dikabarkan telah ditangkap.

Perang saudara di Myanmar bermula setelah militer menggulingkan pemerintahan sipil yang dipimpin Aung San Suu Kyi pada Februari 2021.

Konflik yang melibatkan berbagai pihak ini telah menyebabkan lebih dari 6.000 warga sipil kehilangan nyawa, dengan tuduhan pelanggaran hak asasi manusia yang serius terhadap semua kelompok yang terlibat.**

Sumber: enbeindonesia.com

Berita Terkait

Jejak Perdagangan Komodo hingga Thailand: Kolaborasi Polisi Bongkar Jaringan dari Manggarai Timur
SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum
Pria di Manggarai Ditangkap Usai Bobol Kios, Gasak Kain Songke hingga 200 Kg Kacang, Kerugian Rp18 Juta
ASTAGA! Siswa SMA di Ruteng Sudah Jadi Ayah, Sekolah Masih ‘Menunggu Undangan’
Guru Honorer di Manggarai Barat Ditangkap Usai Curi Motor Pelajar di Ruteng
Sengketa Tanah Ulayat Nyaris Picu Bentrokan, Kapolres Manggarai Datang Langsung, Warga Akhirnya Mundur
Mahasiswa di Ruteng Todong Pisau Demi Rokok, Tim Jatanras Polres Manggarai Ringkus Pelaku
Penggeledahan Rumah Tersangka di Tanjung Boleng, Istri Tolak Tanda Tangan Berita Acara, Kades Soroti Perbedaan Alamat

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 13:38

Jejak Perdagangan Komodo hingga Thailand: Kolaborasi Polisi Bongkar Jaringan dari Manggarai Timur

Minggu, 29 Maret 2026 - 03:58

SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum

Kamis, 26 Maret 2026 - 03:36

Pria di Manggarai Ditangkap Usai Bobol Kios, Gasak Kain Songke hingga 200 Kg Kacang, Kerugian Rp18 Juta

Minggu, 22 Maret 2026 - 12:48

ASTAGA! Siswa SMA di Ruteng Sudah Jadi Ayah, Sekolah Masih ‘Menunggu Undangan’

Senin, 16 Maret 2026 - 09:54

Guru Honorer di Manggarai Barat Ditangkap Usai Curi Motor Pelajar di Ruteng

Berita Terbaru