Perkuat Silahturahmi Uskup Labuan Bajo Ke Nu Mabar dan Berbagi Paket Sembako

- Editor

Selasa, 15 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manggarai Barat, Uskup terpilih Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus, bersama rombongan panitia tahbisan uskup menyambangi Kantor Sekretariat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Manggarai Barat (Mabar) di Wae Mata, Labuan Bajo, Senin (14/10/2024).

Melansir Katolikana.com silahturahmi Mgr. Maksimus Regus ke PCNU Mabar disertai dengan pembagian 200 paket sembako yang diselenggarakan oleh Seksi Sosial Karitatif Panitia Tahbisan Uskup.

Dalam kegiatan tersebut, Uskup Mgr. Maksimus Regus juga didampingi oleh

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dilokasi, Mgr. Maksi bersama rombongan diterima dengan hangat oleh Ketua PCNU Manggarai Barat dan seluruh jajarannya. Hadir pula ratusan umat muslim yang memenuhi halaman Kantor Sekretariat PCNU Manggarai Barat di Wae Mata.

Dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana yang hangat dan penuh persaudaraan, Mgr. Maksi meminta kesediaan NU beserta semua undangan yang hadir untuk bersama-sama membantu menyukseskan seluruh rangkaian acara tahbisannya sebagai Uskup Labuan Bajo.

Baca Juga:  Meski Belum Berkeluarga, Sekarang Bisa Memiliki Kartu Keluarga Sendiri, Simak Caranya Berikut

Mgr. Maksi menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi ini bukan hanya kegiatan monumental belaka. Akan tetapi justru menjadi gambaran untuk kehidupan bersama yang harus dihidupi ke depannya.

“Ternyata saat saya kembali telusuri dari sejarah, begitu banyak keluarga yang beragama Muslim. Karena itu, bagi saya, dalam banyak perjumpaan sebetulnya kita sudah melewati perjumpaan dalam keberagaman,” ucap Mgr. Maksi.

Yang Mulia juga menyampaikan pada saat waktu studinya di Malang dan Belanda, ia banyak berjumpa dengan umat Muslim NU. Menariknya, saat studi di Belanda, Mgr. Maksi justru dibimbing oleh orang yang tidak beragama.

Pengalaman hidup itu dimaknai Mgr. Maksi bahwa ada kehidupan yang lebih besar di mana manusia harus mengabdi. Ia menyebut dalam kehidupan ini ada alam, ada ekologi, juga ada orang-orang yang tidak percaya kepada Tuhan yang bersama-sama mendiami bumi ini.

Baca Juga:  Polres Manggarai Ungkap Identitas Pria yang Ditemukan Meninggal Dunia di Depan Gereja Katedral Lama Ruteng

Ia mengatakan di dalam kehidupan ini dengan satu-dua alasan untuk kita mengingat adanya kebaikan dan kasih. Mudah-mudahan itu menjadi jembatan yang memudahkan kita untuk saling bertemu dan melakukan hal-hal yang baik dalam kehidupan.

“Sebetulnya kita punya tugas lebih berat. Dengan tugas khusus menyembah Tuhan, kita bertugas melakukan kebaikan-kebaikan di dalam hidup ini. Jangan sampai mereka yang tidak menyebut nama Tuhan lebih baik lagi kelakuannya dari pada kita yang berdoa setiap hari,” kata Mgr. Maksi.

Ketua PCNU Manggarai Barat, Haji Ishak Jabi mengungkapkan bahwa pengurus NU mendukung sepenuhnya pembentukan Keuskupan Labuan Bajo. Termasuk juga penunjukkan Bapa Uskup Maksimus Regus.

Baca Juga:  Pemda Manggarai Gelar Buka Puasa Bersama, Bupati Nabit Tekankan Pentingnya Toleransi

Lebih lanjut, Haji Ishak mengatakan bahwa NU sangat bersyukur atas momen silaturahmi ini. Dia mengungkapkan bahwa toleransi umat beragama ini dampaknya bukan hanya dirasakan oleh jamaah NU saja, tetapi oleh umat semua agama.

“Atas nama warga Nahdliyin, kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Yang Mulia ke rumah kami. Hanya Allah yang tahu segala perasaan dan isi hati kami untuk mengungkapkan perasaan hati kami,” tuturnya.

Ia menambahkan pula bahwa selama ini dialog dan toleransi umat beragama di Labuan Bajo sangat baik. Secara khusus, kontribusi NU sangat terlihat dari beberapa kegiatan yang melibatkan pemuda NU, seperti kalau Natal tiba, pemuda NU selalu turut terlibat untuk menjaga keamanan. Sebaliknya pula, Pemuda Katolik juga memainkan peran serupa saat hari raya Idul Fitri.

Berita Terkait

Kehadiran Dandim Manggarai Barat Berbuah Solusi, Upah Buruh Proyek KDMP Pong Majok Akhirnya Dibayarkan, Pekerja: Kami Akhirnya Bisa Bernapas Lega
Berkat Pendampingan Kodim Manggarai Barat, Pembayaran Upah Buruh Proyek KDMP di Desa Liang Sola Akhirnya Terealisasi
Proyek Fisik KDMP Hampir Rampung Tahap Satu, Upah Buruh di Desa Liang Sola Belum Dibayar
52 Desa Persiapan di Kabupaten Manggarai Jalani Verifikasi Faktual, Golo Wangko Optimis Menuju Desa Definitif
Mario Pranda Surati Uskup Labuan Bajo, Singgung Ratusan Pegawai Jadi Korban Mutasi
Tak Perlu Antre, Bayar Pajak Kendaraan di NTT Kini Bisa Digital Lewat PRO NTT
6 Calon Jemaah Haji asal Kecamatan Lembor Resmi Dilepas, Camat: Pergi 6 Orang, Pulang Harus 6 Orang
Jalan Welu–Wuas Rusak Parah, Warga Minta Pemda Matim Segera Perbaiki di 2026

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:48

Kehadiran Dandim Manggarai Barat Berbuah Solusi, Upah Buruh Proyek KDMP Pong Majok Akhirnya Dibayarkan, Pekerja: Kami Akhirnya Bisa Bernapas Lega

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:32

Berkat Pendampingan Kodim Manggarai Barat, Pembayaran Upah Buruh Proyek KDMP di Desa Liang Sola Akhirnya Terealisasi

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:30

Proyek Fisik KDMP Hampir Rampung Tahap Satu, Upah Buruh di Desa Liang Sola Belum Dibayar

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:02

52 Desa Persiapan di Kabupaten Manggarai Jalani Verifikasi Faktual, Golo Wangko Optimis Menuju Desa Definitif

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:30

Mario Pranda Surati Uskup Labuan Bajo, Singgung Ratusan Pegawai Jadi Korban Mutasi

Berita Terbaru