Sosok IPDA Thomas Ola Payi: Ketulusan di Balik Seragam saat Jumat Agung di Labuan Bajo

- Editor

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi humanis IPDA Thomas Ola Payi membantu lansia saat ibadah Jumat Agung di Gereja Stella Maris Labuan Bajo menuai apresiasi, wujud nyata pelayanan Polri kepada masyarakat.

Aksi humanis IPDA Thomas Ola Payi membantu lansia saat ibadah Jumat Agung di Gereja Stella Maris Labuan Bajo menuai apresiasi, wujud nyata pelayanan Polri kepada masyarakat.

METRO NTT — Perayaan Paskah memang telah berlalu, namun kisah-kisah kemanusiaan yang terjadi di baliknya masih meninggalkan kesan mendalam. Salah satu momen yang menyita perhatian publik datang dari aksi seorang perwira polisi yang dengan sigap membantu seorang warga lanjut usia (lansia) saat ibadah Jumat Agung di Gereja Pariwisata Stella Maris.

Peristiwa itu terjadi di tengah padatnya jemaat yang menghadiri ibadah Jumat Agung. Sebuah mobil yang berhenti di depan gerbang gereja menjadi awal perhatian. Di dalam kendaraan tersebut, seorang lansia yang menggunakan kursi roda tampak kesulitan untuk turun.

Tanpa menunggu lama, IPDA Thomas Ola Payi yang saat itu bertugas sebagai Perwira Jaga di Pos Pengamanan (Pos Pam) gereja, langsung bergerak menghampiri. Dengan penuh kehati-hatian, ia menggendong lansia tersebut keluar dari mobil, kemudian membantunya duduk di kursi roda sebelum mendorongnya masuk ke area gereja agar bisa mengikuti ibadah dengan nyaman.

Saat dikonfirmasi, IPDA Thomas menyebut tindakannya sebagai bagian dari tanggung jawab moral sekaligus tugas sebagai anggota kepolisian.

“Sebagai anggota Polri, kami tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga harus hadir membantu masyarakat, apalagi mereka yang memiliki keterbatasan,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Baca Juga:  Sowan ke Heri Ngabut di Hari Ultah, Maksi Ngkeros Dapat Kado Dukungan

Ia menambahkan bahwa momen keagamaan seperti Jumat Agung merupakan waktu sakral bagi umat Kristiani. Karena itu, ia merasa penting memastikan setiap jemaat bisa beribadah tanpa hambatan, termasuk dari sisi akses.

“Kami di Pos Pam bukan sekadar berjaga. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman. Melihat jemaat bisa tersenyum dan beribadah dengan lancar, itu sudah menjadi kepuasan tersendiri,” tambahnya.

Aksi spontan tersebut pun menuai apresiasi dari warga yang menyaksikan langsung. Veronika (30), salah satu jemaat, mengaku terharu melihat kepedulian yang ditunjukkan aparat kepolisian.

“Jarang lihat polisi yang tanpa ragu menggendong lansia seperti itu. Ini benar-benar menunjukkan bahwa mereka melayani dengan hati,” katanya.

Baca Juga:  TRAGIS! Seorang Ibu Lompat ke Jurang di Manggarai Barat, Jeritannya Terdengar Tapi Terlambat Diselamatkan

Kehadiran aparat keamanan di lokasi ibadah, khususnya di kawasan wisata seperti Labuan Bajo, memang tak hanya berfungsi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Lebih dari itu, kehadiran mereka juga menjadi simbol rasa aman sekaligus kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Momen ini menjadi pengingat bahwa di balik seragam yang identik dengan ketegasan, terdapat sisi kemanusiaan yang tulus. Aksi sederhana namun penuh makna dari IPDA Thomas Ola Payi menunjukkan bahwa pelayanan publik sejatinya bukan hanya soal tugas, tetapi juga tentang empati.

Penulis : Agustinus Ardi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dampak Gempa, Puskesmas Wae Nakeng Alami Keretakan dan Pelayanan Dipindahkan ke Gedung Lama
KBM Tatap Muka di Manggarai Raya Dihentikan Sementara Pascagempa Flores
Kehadiran Dandim Manggarai Barat Berbuah Solusi, Upah Buruh Proyek KDMP Pong Majok Akhirnya Dibayarkan, Pekerja: Kami Akhirnya Bisa Bernapas Lega
Berkat Pendampingan Kodim Manggarai Barat, Pembayaran Upah Buruh Proyek KDMP di Desa Liang Sola Akhirnya Terealisasi
Proyek Fisik KDMP Hampir Rampung Tahap Satu, Upah Buruh di Desa Liang Sola Belum Dibayar
52 Desa Persiapan di Kabupaten Manggarai Jalani Verifikasi Faktual, Golo Wangko Optimis Menuju Desa Definitif
Mario Pranda Surati Uskup Labuan Bajo, Singgung Ratusan Pegawai Jadi Korban Mutasi
Tak Perlu Antre, Bayar Pajak Kendaraan di NTT Kini Bisa Digital Lewat PRO NTT

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:30

Dampak Gempa, Puskesmas Wae Nakeng Alami Keretakan dan Pelayanan Dipindahkan ke Gedung Lama

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:25

KBM Tatap Muka di Manggarai Raya Dihentikan Sementara Pascagempa Flores

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:32

Berkat Pendampingan Kodim Manggarai Barat, Pembayaran Upah Buruh Proyek KDMP di Desa Liang Sola Akhirnya Terealisasi

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:30

Proyek Fisik KDMP Hampir Rampung Tahap Satu, Upah Buruh di Desa Liang Sola Belum Dibayar

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:02

52 Desa Persiapan di Kabupaten Manggarai Jalani Verifikasi Faktual, Golo Wangko Optimis Menuju Desa Definitif

Berita Terbaru