Sengketa Tanah Ulayat Nyaris Picu Bentrokan, Kapolres Manggarai Datang Langsung, Warga Akhirnya Mundur

- Editor

Senin, 16 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah langsung memimpin personel turun ke lokasi untuk mengantisipasi konflik terbuka

Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah langsung memimpin personel turun ke lokasi untuk mengantisipasi konflik terbuka

METRO NTT – Kepolisian Resor Manggarai bergerak cepat meredam potensi konflik antar warga yang dipicu sengketa tanah ulayat di Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (16/3/2026).

Ketegangan terjadi antara warga Gendang Bung Kaca dan warga Gendang Bung Leko. Informasi yang diterima polisi menyebutkan situasi sempat memanas dan berpotensi memicu bentrokan antar kedua kelompok warga.

Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah langsung memimpin personel turun ke lokasi untuk mengantisipasi konflik terbuka. Ia didampingi sejumlah pejabat utama Polres Manggarai, di antaranya Kasat Samapta Iptu Bagus Suhartono, Kasat Intelkam Iptu Adrianus Gon, serta Kasat Binmas Iptu Jonathan Taruk Lembang.

Setibanya di lokasi, aparat kepolisian mendapati kedua kelompok warga telah berkumpul. Suasana sempat tegang dan dikhawatirkan berkembang menjadi bentrokan fisik.

Namun berkat pendekatan persuasif yang dilakukan aparat, situasi berhasil dikendalikan. Polisi melakukan dialog dan negosiasi secara humanis dengan warga dari kedua pihak.

Salah satu momen yang menyita perhatian adalah ketika seorang personel Bhabinkamtibmas terlihat berlutut di tengah massa yang sedang bersitegang. Tindakan itu dilakukan sebagai bentuk pendekatan kemanusiaan untuk meredam emosi warga yang memanas.

Pendekatan tersebut akhirnya berhasil menenangkan situasi. Setelah melalui dialog yang cukup panjang, kedua kelompok warga sepakat menahan diri dan kembali ke kampung masing-masing.

Baca Juga:  Polres Manggarai Bagi-bagi Takjil di Depan Mako, Pengendara yang Melintas Disapa Menjelang Buka Puasa

Aparat kepolisian kemudian mengawal warga hingga tiba di rumah gendang mereka untuk memastikan situasi benar-benar kondusif.

Kapolres Manggarai juga mengimbau masyarakat dari kedua pihak agar tidak mudah terpancing emosi maupun provokasi yang dapat memicu konflik baru.

Ia meminta warga mempercayakan penanganan keamanan kepada pihak kepolisian dan tidak melakukan tindakan anarkis yang dapat merugikan diri sendiri maupun masyarakat lainnya.

Selain langkah pengamanan oleh kepolisian, Pemerintah Kabupaten Manggarai bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) juga turun melakukan mediasi di masing-masing rumah gendang warga yang bersengketa.

Baca Juga:  Aksi Humanis Polisi di Ruteng, Sat Intelkam Polres Manggarai Bagi Takjil ke Pengguna Jalan

Upaya bersama antara aparat kepolisian dan pemerintah daerah diharapkan dapat menjadi jalan keluar bagi persoalan sengketa tanah ulayat tersebut sehingga dapat diselesaikan secara damai.

Hingga saat ini, situasi di wilayah Kecamatan Ruteng dilaporkan telah kembali kondusif. Meski demikian, personel Polres Manggarai masih disiagakan di lokasi untuk melakukan pengamanan serta mengantisipasi kemungkinan adanya provokasi dari pihak tertentu.

Kapolres Manggarai juga menambah jumlah personel di lapangan guna memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga dan situasi kamtibmas di wilayah tersebut tetap aman.

Penulis : Agustinus Ardi

Editor : Reims Nahal

Berita Terkait

SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum
Pria di Manggarai Ditangkap Usai Bobol Kios, Gasak Kain Songke hingga 200 Kg Kacang, Kerugian Rp18 Juta
ASTAGA! Siswa SMA di Ruteng Sudah Jadi Ayah, Sekolah Masih ‘Menunggu Undangan’
Guru Honorer di Manggarai Barat Ditangkap Usai Curi Motor Pelajar di Ruteng
Mahasiswa di Ruteng Todong Pisau Demi Rokok, Tim Jatanras Polres Manggarai Ringkus Pelaku
Penggeledahan Rumah Tersangka di Tanjung Boleng, Istri Tolak Tanda Tangan Berita Acara, Kades Soroti Perbedaan Alamat
Kekerasan Seksual terhadap Anak di Belu, Apa Saja Hak-Hak Korban? Berikut Ulasannya
Ingin Dapat Perlindungan Hukum, Alo Oba Polisikan Marsel Agot atas Dugaan Pengancaman

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 03:58

SKCK ADO Dihapus, Polda NTT Tunjukkan Kekuatan Big Data dalam Penegakan Hukum

Kamis, 26 Maret 2026 - 03:36

Pria di Manggarai Ditangkap Usai Bobol Kios, Gasak Kain Songke hingga 200 Kg Kacang, Kerugian Rp18 Juta

Minggu, 22 Maret 2026 - 12:48

ASTAGA! Siswa SMA di Ruteng Sudah Jadi Ayah, Sekolah Masih ‘Menunggu Undangan’

Senin, 16 Maret 2026 - 09:54

Guru Honorer di Manggarai Barat Ditangkap Usai Curi Motor Pelajar di Ruteng

Senin, 16 Maret 2026 - 09:48

Sengketa Tanah Ulayat Nyaris Picu Bentrokan, Kapolres Manggarai Datang Langsung, Warga Akhirnya Mundur

Berita Terbaru