
METRO NTT – Kepolisian Resor Manggarai bergerak cepat meredam potensi konflik antar warga yang dipicu sengketa tanah ulayat di Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (16/3/2026).
Ketegangan terjadi antara warga Gendang Bung Kaca dan warga Gendang Bung Leko. Informasi yang diterima polisi menyebutkan situasi sempat memanas dan berpotensi memicu bentrokan antar kedua kelompok warga.
Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah langsung memimpin personel turun ke lokasi untuk mengantisipasi konflik terbuka. Ia didampingi sejumlah pejabat utama Polres Manggarai, di antaranya Kasat Samapta Iptu Bagus Suhartono, Kasat Intelkam Iptu Adrianus Gon, serta Kasat Binmas Iptu Jonathan Taruk Lembang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setibanya di lokasi, aparat kepolisian mendapati kedua kelompok warga telah berkumpul. Suasana sempat tegang dan dikhawatirkan berkembang menjadi bentrokan fisik.
Namun berkat pendekatan persuasif yang dilakukan aparat, situasi berhasil dikendalikan. Polisi melakukan dialog dan negosiasi secara humanis dengan warga dari kedua pihak.
Salah satu momen yang menyita perhatian adalah ketika seorang personel Bhabinkamtibmas terlihat berlutut di tengah massa yang sedang bersitegang. Tindakan itu dilakukan sebagai bentuk pendekatan kemanusiaan untuk meredam emosi warga yang memanas.
Pendekatan tersebut akhirnya berhasil menenangkan situasi. Setelah melalui dialog yang cukup panjang, kedua kelompok warga sepakat menahan diri dan kembali ke kampung masing-masing.
Aparat kepolisian kemudian mengawal warga hingga tiba di rumah gendang mereka untuk memastikan situasi benar-benar kondusif.
Kapolres Manggarai juga mengimbau masyarakat dari kedua pihak agar tidak mudah terpancing emosi maupun provokasi yang dapat memicu konflik baru.
Ia meminta warga mempercayakan penanganan keamanan kepada pihak kepolisian dan tidak melakukan tindakan anarkis yang dapat merugikan diri sendiri maupun masyarakat lainnya.
Selain langkah pengamanan oleh kepolisian, Pemerintah Kabupaten Manggarai bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) juga turun melakukan mediasi di masing-masing rumah gendang warga yang bersengketa.
Upaya bersama antara aparat kepolisian dan pemerintah daerah diharapkan dapat menjadi jalan keluar bagi persoalan sengketa tanah ulayat tersebut sehingga dapat diselesaikan secara damai.
Hingga saat ini, situasi di wilayah Kecamatan Ruteng dilaporkan telah kembali kondusif. Meski demikian, personel Polres Manggarai masih disiagakan di lokasi untuk melakukan pengamanan serta mengantisipasi kemungkinan adanya provokasi dari pihak tertentu.
Kapolres Manggarai juga menambah jumlah personel di lapangan guna memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga dan situasi kamtibmas di wilayah tersebut tetap aman.
Penulis : Agustinus Ardi
Editor : Reims Nahal








