METRO NTT — Warga dari tiga desa di Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, memperbaiki jalan rusak milik pemerintah daerah secara swadaya. Perbaikan dilakukan selama dua hari, Jumat hingga Sabtu, 27–28 Januari 2026, dengan pendampingan Bhabinkamtibmas Polsek Lembor.
Jalan yang diperbaiki merupakan jalur penghubung Desa Wae Mowol, Desa Pong Majok, dan Desa Wae Kanta Barat. Perbaikan difokuskan pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan parah, mulai dari Torok di Desa Wae Mowol, Pasat di Desa Pong Majok, hingga Nara di Desa Wae Kanta Barat.
Seluruh kegiatan dilakukan atas inisiatif warga. Mereka mengumpulkan dana, menyediakan material seperti semen dan pasir, serta mengerahkan tenaga secara gotong royong. Meski berstatus sebagai jalan milik Pemerintah Daerah Manggarai Barat, warga menilai perbaikan mendesak dilakukan demi keselamatan pengguna jalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini murni swadaya masyarakat karena prihatin dengan kondisi jalan jalur Kampung Torok menuju Kampung Nara, Wae Kanta Barat,” kata Bhabinkamtibmas Polsek Lembor, Adrianus Don Bosko, Jumat siang.
Menurut Don, rata-rata warga menyumbang sekitar Rp10 ribu per kepala keluarga untuk pengadaan material, baik lokal maupun nonlokal. Selain itu, warga juga terlibat langsung dalam pekerjaan fisik perbaikan jalan.
“Dana, material, dan tenaga semuanya dari masyarakat setempat,” ujar Don, yang terlihat ikut bekerja bersama warga.
Warga yang terlibat berasal dari Kampung Ker, Kampung Pasat di Desa Pong Majok, serta Kampung Nara dan Kolong di Desa Wae Kanta Barat. Perbaikan dimulai dari ruas jalan dekat pemakaman umum Ker hingga menuju Kampung Nara dan Kolong, Wae Kanta Barat.
Hingga Sabtu sore, sejumlah titik jalan yang sebelumnya rusak berat telah diperbaiki sementara agar dapat dilalui dengan lebih aman oleh kendaraan dan pejalan kaki.
Penulis : Fendi Ruem
Editor : Renal






