METRO NTT — Selang dua minggu pasca terjadinya kebakaran yang meluluhlantahkan 12 unit rumah milik pedagang di Wae Kesambi, Dinas Sosial Kabupaten Manggarai Barat menyalurkan bantuan sosial kemanusiaan yang diserahkan langsung di lokasi kejadian yang beralamat di samping pasar Wae kesambi, desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Kamis 18/12/2025.
Informasi penyaluran bantuan ini baru disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Manggarai Barat, Marselinus Jebarus, kepada METRO NTT, Kamis 18/12/2025.
“Drop bantuan Korban kebakaran Pasar Batu Cermin,” kata Kadis yang akrab dipanggil Marsel itu merespon konfirmasi wartawan pada Selasa 16/12/2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat ditanya soal jenis bantuan yang disalurkan, pihaknya mengatakan “Barang permakanan, sandang dan perlengkapan lain,” jawabnya singkat.
Proses penyaluran bantuan ini dilakukan setelah mendapat laporan hasil kajian dan identifikasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai Barat.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Oktavianus Andi Bona Adu memberikan keterangannya saat dihubungi Wartawan media ini melalui pesan whatsap pada kamis siang.
“BPBD telah melakukan kaji cepat dan identifikasi korban terkait peristiwa kebakaran di pasar utk menjadi dasar instansi terkait misalnya dinsos dapat menyalurkan bantuan bencana kepada korban,” ungkapnya.
Ia menambahkan terkait rumah milik warga yang terbakar, pihaknya akan melaporkan ke Dinas Bina Marga dan Cipta Karya.
“Nanti kita laporkan semua hasil kajian kami ke dinas terkait seperti dinas cipta karya dan perumahan,” tegas Bona.
Bantuan ini disalurkan sebagai bentuk respon Pemerintah Daerah Manggarai Barat atas keluhan sejumlah korban dalam bencana kebakaran yang terjadi di belakang Pasar Wae Kesambi, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat pada Jumat 5/12/2025 sekitar pkl. 13.30 Wita.
Warga yang mengalami korban dalam peristiwa itu berjumlah 12 kepala Keluarga dan salah satu diantaranya yang masih tinggal di tempat kejadian itu adalah Kasidan.
Saat ditemui awak media ini, Kasidan mengeluh tidak bisa berbuat apa-apa setelah semua barang miliknya ludes terbalar lantas ia hanya bisa membangun camp kecil menggunakan seng bekas bangunan yang terbakar.
Di dalam camp kecil itu mereka sekeluarga termasuk anak bungsunya yang masih balita ikut menempati tempat itu dalam kondisi terpaksa karena tidak mampu membayar kontrakan apa lagi membangun rumah baru.
Dalam kondisi yang memperihatinkan itu Kasidan mengaku kaget saat sebuah mobil dari Dinas Sosial datang ke lokasi kejadian datang membawa bantuan untuk para korban.
“Saya bersama istri dan anak-anak saya mengucapkan terimakasih banyak kepada Bupati Manggarai Barat, melalui Dinas Sosial dan Bencana Daerah yang masih peduli terhadap keadaan kami selaku korban dalam bencana ini,” ungkap korban yang hari-hari bekerja sebagai penjual ayam di pasar itu.
“Semoga saja Pemerintah masih bisa melihat camp saya ini sehingga saya bersama keluarga bisa tinggal lagi di rumah yang layak,” tambahnya sembari meneteskan air mata usai menerima bantuan dari Dinas Sosial.
Hingga saat ini awak media ini belum berhasil menemui semua korban dalam kejadian itu terutama korban yang hanya menyisakan pakaian di badan dalam kejadian itu.
Penulis : Fendy
Editor : Redaksi






