Gusur Pengurus Tanpa Prosedur, Para Keder Sebut Ketua PSI Manggarai Barat Gagal Paham

- Editor

Rabu, 3 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gusur Pengurus Tanpa Prosedur, Para Keder Sebut Ketua PSI Mabar Gagal Paham

Gusur Pengurus Tanpa Prosedur, Para Keder Sebut Ketua PSI Mabar Gagal Paham

METRO NTT — Situasi internal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Manggarai Barat semakin memanas. Para kader menyebut Ketua DPD PSI Manggarai Barat, Carles Angliwarman gagal paham saat melakukan tindakan sepihak menggusur nama pengurus dari struktur resmi partai tanpa melalui mekanisme organisasi.

Hal ini baru diketahui saat Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Manggarai Barat melakukan kunjungan koordinasi ke kantor DPD PSI pada Senin, 1 Desember 2025.

Masing-masing kader menyebut sikap Carles membuktikan bahwa ia tidak memahami mekanisme pemberhentian pengurus ketika ia memperkenalkan susunan pengurus baru yang berbeda dari struktur yang sebelumnya telah ditetapkan dan disahkan internal partai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagian nama yang sebelumnya tercatat sebagai pengurus hilang begitu saja tanpa pemberitahuan, evaluasi, atau rapat resmi.

Mereka menyebut kegagalan Carles selain tidak tidak prosedural tetapi juga mencederai prinsip demokrasi yang selama ini diklaim sebagai identitas PSI.

Baca Juga:  Sikap NasDem yang Menggeser Mitar, Berpotensi Meresahkan orang Kempo

“Seharusnya orang seperti Carles Angliwarman paham bahwa PSI berdiri atas dasar transparansi, partisipasi, dan keterbukaan. Tapi yang terjadi justru sebaliknya,” ujar salah satu kader PSI, Paul Ganor, Rabu malam.

Menurut Paul, mekanisme pergantian struktur organisasi di PSI memiliki prosedur jelas dan tidak bisa diputuskan secara personal, apalagi emosional. Hal ini menandakan Ketua PSI Manggarai Barat tidak memahami organisasi partai politik.

“Dalam beberapa peristiwa yang telah berlangsung selama ini ketua DPD PSI Mabar ini tidak tahu memimpin rapat saat ada pertemuan partai. Dan di saat para kader memberi masukan tidak diterima. Hal yang menyebabkan keputusan ditingkat partai tidak terencana, terukur dan terstruktur dengan baik.” ungkap Paul

“Dalam struktur PSI, pergantian jabatan, evaluasi kader, hingga rotasi kepengurusan harus melalui mekanisme musyawarah. Tidak bisa didasarkan pada kehendak seseorang, termasuk ketua,” tambahnya.

Baca Juga:  TRAGIS! Seorang Ibu Lompat ke Jurang di Manggarai Barat, Jeritannya Terdengar Tapi Terlambat Diselamatkan

Paul bahkan menyebut Carles tidak hanya melanggar aturan partai, tetapi juga menabrak nilai budaya lokal Manggarai.

“Di Manggarai itu ada prinsip lonto leok — musyawarah mufakat. Tapi Carles bertindak seperti pemilik partai, bukan pengurus organisasi,” katanya.

Nada serupa disampaikan kader lain, Ricky Morgan. Ia menyebut penghapusan nama kader dari struktur tanpa rapat dan evaluasi merupakan tindakan sewenang-wenang.

“Kami baru mengetahui nama kami hilang saat KPUD datang. Tidak ada rapat, tidak ada pemberitahuan. Ini bukan partai keluarga. Ketua tidak bisa merasa punya kuasa mutlak,” kata Ricky.

Selama kepemimpinan Carles, kata dia, komunikasi internal disebut macet. Rapat jarang dilakukan, kegiatan organisasi minim koordinasi, dan sebagian pengurus merasa hanya menjadi penonton.

“Semua diputuskan sendiri. Ada lingkaran kecil yang mengendalikan semuanya. Ini jauh dari semangat PSI yang katanya modern dan transparan,” ujarnya.

Sejumlah kader berencana melayangkan surat resmi kepada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Nusa Tenggara Timur dan DPP PSI di Jakarta untuk meminta evaluasi sekaligus pembekuan kepemimpinan Carles.

Baca Juga:  Warga Kampung Maluk, Desa Gara Keluhkan Sulitnya Air Minum Bersih ke Cabup Maksi Ngkeros

Jika tidak ada respon, mereka mengancam akan mundur massal dari struktur maupun keanggotaan.

“Kalau praktik politiknya seperti ini, apa bedanya PSI dengan partai lama yang penuh intrik kekuasaan? Kami bergabung karena ingin perubahan, bukan diatur seperti bawahan pribadi,” kata Ricky.

Hingga laporan ini diterbitkan, Carles Angliwarman belum memberikan tanggapan resmi. Ketika dikonfirmasi salah satu jurnalis melalui pesan singkat, Carles memilih mengirimkan video lagu Kegagalan Cinta milik Rhoma Irama ketimbang memberikan klarifikasi.

Kisruh ini muncul ketika PSI tengah berupaya memperkuat konsolidasi di daerah menjelang agenda politik nasional mendatang. Jika konflik internal ini tak segera diatasi, langkah PSI di Manggarai Barat diperkirakan akan limbung sebelum masuk gelanggang politik yang lebih besar.

Penulis : Tim Metro NTT

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Marselinus Demang Menang Pilkades Liang Sola, Unggul 101 Suara
Penetapan Calon dan Pengundian Nomor Urut Pilkades Golo Langkok Berjalan Lancar, Rikardus Ngaca Ajak Warga Wujudkan Politik Riang Gembira
Gabriel Kas Dapat Nomor Urut 1 di Pilkades Golo Watu, Sampaikan Pesan Persatuan dan Komitmen Bangun Desa
Rikardus Ngaca Maju Pilkades Golo Langkok 2026, Tawarkan Visi Desa Inovatif dan Tata Kelola Transparan
Resmi Daftar Calon Kepala Desa Golo Watu, Gabriel Kas Tepis Isu Miring dan Paparkan Visi Desa Mandiri Sejahtera
Transformasi Desa Pinggang: Gabriel Esong Tawarkan Penguatan BUMDes dan Pemberdayaan Warga
Anggota BPD PAW Desa Ponto Ara Dilantik, Camat Lembor Ingatkan Amanah dan Fungsi Pengawasan
Perkuat Sinergi Demokrasi, Bawaslu Bali Teken PKS dengan IARMI

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:08

Marselinus Demang Menang Pilkades Liang Sola, Unggul 101 Suara

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:38

Penetapan Calon dan Pengundian Nomor Urut Pilkades Golo Langkok Berjalan Lancar, Rikardus Ngaca Ajak Warga Wujudkan Politik Riang Gembira

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:32

Gabriel Kas Dapat Nomor Urut 1 di Pilkades Golo Watu, Sampaikan Pesan Persatuan dan Komitmen Bangun Desa

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:21

Rikardus Ngaca Maju Pilkades Golo Langkok 2026, Tawarkan Visi Desa Inovatif dan Tata Kelola Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:57

Resmi Daftar Calon Kepala Desa Golo Watu, Gabriel Kas Tepis Isu Miring dan Paparkan Visi Desa Mandiri Sejahtera

Berita Terbaru