Kesehatan Semakin Memburuk, Keadaan Terkini Paus Fransiskus Alami 2 Kondisi ini

- Editor

Sabtu, 1 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

METRO NTT — Paus Fransiskus, yang dirawat di rumah sakit karena pneumonia, sempat mengalami “krisis” pernapasan yang menyebabkannya muntah pada Jumat (28/2).

Paus berusia 88 tahun itu saat ini dirawat di rumah sakit di Roma akibat pneumonia di kedua paru-parunya. Setelah kejadian tersebut, ia segera diberikan ventilasi mekanis non-invasif yang menunjukkan respon baik dalam pertukaran gas, setelah saluran napasnya dibersihkan.

Sumber-sumber Vatikan mengatakan dokter Paus membutuhkan waktu 24-48 jam untuk menentukan apakah ada kerusakan atau kemunduran pada kondisinya. Untuk saat ini mereka belum memberikan prognosis apa pun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bapa Suci mengalami krisis bronkospasme yang terisolasi, yang kemudian menyebabkan episode muntah saat menghirup udara dan kondisi pernapasan yang tiba-tiba memburuk,” kata Vatikan, dikutip dari BBC.

“Bapa Suci segera menjalani bronkoaspirasi dan memulai ventilasi mekanis non-invasif, dengan respons yang baik terhadap pertukaran gas.”

“Krisis pernapasan” terakhir terjadi sekitar pukul 14.00 waktu setempat, tetapi tidak diketahui berapa lama kondisi itu berlangsung. Kondisi terbaru ini muncul setelah beberapa hari Vatikan mengabarkan bahwa kondisi Paus mengalami “sedikit perbaikan”.

Baca Juga:  Izin Berlayar Terbit Saat Cuaca Buruk, Aktivis Desak APH Periksa KSOP atas Tenggelamnya Kapal di TNK

Sebelumnya, Paus dirawat di rumah sakit pada tanggal 14 Februari setelah mengalami kesulitan bernapas selama beberapa hari. Ia pertama kali dirawat karena bronkitis sebelum didiagnosis mengidap pneumonia pada kedua paru-parunya.

Baca Juga:  Sedang Diburu Netizen, Inilah Link Video Mesum yang Diduga Konten Kreator Bulan Sutena

Kemudian, pada tanggal 22 Februari, Vatikan mengatakan bahwa Paus telah mengalami krisis pernapasan dan berada dalam kondisi “kritis”, namun kemudian pada hari Minggu, 23 Februari, merilis pembaruan yang mengatakan bahwa ia “tidak menunjukkan krisis pernapasan lebih lanjut”.

Keesokan harinya, Paus mengeluarkan pernyataan yang meminta umat Katolik untuk berdoa untuknya setelah ia tidak dapat menyampaikan doa Angelus tradisional secara langsung selama minggu kedua berturut-turut .

Berita Terkait

Mario Pranda Surati Uskup Labuan Bajo, Singgung Ratusan Pegawai Jadi Korban Mutasi
Tak Perlu Antre, Bayar Pajak Kendaraan di NTT Kini Bisa Digital Lewat PRO NTT
6 Calon Jemaah Haji asal Kecamatan Lembor Resmi Dilepas, Camat: Pergi 6 Orang, Pulang Harus 6 Orang
Jalan Welu–Wuas Rusak Parah, Warga Minta Pemda Matim Segera Perbaiki di 2026
Pinjam 100 Miliar di Bank NTT, Bupati Agas:Pinjaman ini Fokus Untuk Infrastruktur Jalan Hotmix, Lapen, Air Minum Bersih dan 75 Rumah Layak Huni
Satlantas Polres Manggarai Gelar Police Goes To School di SMKN 1 Wae Ri’i, Edukasi Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini
Mutasi dan Promosi Pejabat Lingkup Pemkab Manggarai Digelar Bertahap
Antisipasi Laka Lantas dan Balap Liar, Satlantas Polres Manggarai Gelar Patroli Malam

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:30

Mario Pranda Surati Uskup Labuan Bajo, Singgung Ratusan Pegawai Jadi Korban Mutasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:05

6 Calon Jemaah Haji asal Kecamatan Lembor Resmi Dilepas, Camat: Pergi 6 Orang, Pulang Harus 6 Orang

Jumat, 24 April 2026 - 11:00

Jalan Welu–Wuas Rusak Parah, Warga Minta Pemda Matim Segera Perbaiki di 2026

Jumat, 24 April 2026 - 10:53

Pinjam 100 Miliar di Bank NTT, Bupati Agas:Pinjaman ini Fokus Untuk Infrastruktur Jalan Hotmix, Lapen, Air Minum Bersih dan 75 Rumah Layak Huni

Jumat, 24 April 2026 - 10:49

Satlantas Polres Manggarai Gelar Police Goes To School di SMKN 1 Wae Ri’i, Edukasi Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini

Berita Terbaru